100 Sekolah di Batam Kompak Tolak Penghentian Program MBG: Evaluasi Tata Kelolanya, Jangan Hentikan Hak Gizi Siswa
KORANBATAM.COM 21 Jun 2026, 11:23:32 WIB
dibaca : 523 Pembaca BATAM
100 Sekolah di Batam Kompak Tolak Penghentian Program MBG: Evaluasi Tata Kelolanya, Jangan Hentikan Hak Gizi Siswa

Keterangan Gambar : Suasana pawai dukungan terhadap keberlanjutan program MBG oleh para ribuan guru, pelajar, pekerja dapur SPPBG, sopir hingga ibu hamil di kawasan depan Kantor Wali Kota Batam dan gedung DPRD Batam, Minggu (21/6/2026) pagi. /arsip iam/KoranBatam


KORANBATAM.COM - Kawasan pusat pemerintahan Batam Center seketika ramai. Lebih dari 7.000 pelajar dan guru dari 100 Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Batam turun ke jalan menggelar aksi pawai moral, Minggu (21/6/2026) pagi.

Aksi massa yang memadati area depan Kantor Wali Kota Batam hingga gedung DPRD Batam ini dilakukan demi menyuarakan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Meski berlangsung pada hari libur, antusiasme peserta tidak surut. Sejak pukul 06.30 WIB, ribuan siswa berpakaian seragam sekolah lengkap beserta para tenaga kependidikan di bawah naungan Dinas Pendidikan (Disdik) Batam sudah mulai memadati lokasi.

Pantauan KoranBatam di lapangan, para peserta tampak membentangkan berbagai poster kreatif. Sebagian besar berisi ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, sementara sebagian lainnya memuat pesan tentang nyata dan besarnya manfaat pemenuhan gizi gratis bagi anak sekolah.

“Program MBG ini sangat bermanfaat bagi masa depan anak-anak kita, jadi mari bersama-sama kita dukung agar tetap berlanjut! MBG yes, yes, yes!” teriak salah satu orator di atas mimbar yang langsung disambut gemuruh yel-yel dari ribuan peserta.

Di sisi lain, sang orator juga menegaskan bahwa, warga mendukung penuh penegakan hukum jika memang ada dugaan penyimpangan anggaran dalam pengelolaan program tersebut, namun dengan catatan program utamanya jangan sampai dihentikan.

Disdik Batam: Tindak Lanjuti Keluhan Orang Tua Murid

Keterangan gambar: Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan saat diwawancarai sejumlah wartawan di Batam Center, Batam, Kepulauan Riau, Minggu (21/6/2026) pagi. /arsip iam/KoranBatam

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Batam, Hendri Arulan, yang hadir di lokasi menjelaskan bahwa, pawai ini murni merupakan panggung aspirasi dari para orang tua murid dan masyarakat yang khawatir akan masa depan program tersebut.

“Pawai MBG ini kami laksanakan dalam rangka menindaklanjuti masukan dan keluhan dari orang tua. Kita ketahui bersama beberapa waktu lalu program MBG sempat tersendat atau dihentikan sementara karena suatu hal,” ujar Hendri kepada awak media.

Terkait isu miring mengenai sistem birokrasi, Hendri bersikap objektif dan meminta pihak terkait melakukan evaluasi internal tanpa mengorbankan hak gizi para siswa.

“Terkait tata kelola yang mungkin dinilai salah urus dan lain sebagainya, silakan diperbaiki untuk ke depan agar lebih baik. Namun terkait substansi program ini, dampaknya sangat luar biasa dan sangat berguna bagi anak-anak kita yang sedang menempuh pendidikan,” tegasnya.

DPRD Batam Pasang Badan, Siap Teruskan ke Pusat

Keterangan gambar: Sekretaris Komisi I DPRD Batam dari Fraksi Gerindra, Anwar Anas memberikan keterangan kepada wartawan di kawasan Batam Center, Batam, Kepulauan Riau, Minggu (21/6/2026) pagi. /arsip iam/KoranBatam

Aksi moral ini juga mendapat pengawalan langsung dari parlemen. Sekretaris Komisi I DPRD Batam dari Fraksi Gerindra, Anwar Anas menyatakan komitmennya untuk mengawal ketat mandat dan suara dari ekosistem penggerak MBG di Batam.

“Kami sangat tersentuh dengan gerakan moral ini. Mulai dari pekerja SPPBG (Satuan Pelayanan Program Makan Bergizi Gratis), anak sekolah, ibu hamil, sampai para sopir logistik MBG ikut turun ke jalan. Ini memberi kami semangat baru untuk memastikan program ini wajib jalan terus,” sebut pria yang akrab disapa Acang tersebut.

Anwar Anas membeberkan beberapa alasan krusial mengapa megaproyek nasional ini haram hukumnya untuk dihentikan:

Multiplier Effect Ekonomi: Terbukti efektif menyerap ribuan tenaga kerja lokal.

Sektor Pertanian Berputar: Menyerap penuh hasil panen para petani lokal di daerah.

Penyelamat Stunting: Dalam setahun perjalanannya, sukses menurunkan angka stunting secara drastis menuju target Indonesia Emas 2045.

Acang menambahkan, MBG merupakan pilar utama dari Asta Cita Presiden Prabowo yang dampaknya paling dirasakan langsung di akar rumput. Ia pun menyentil pihak-pihak yang mencoba menjatuhkan program ini untuk kepentingan politik.

“Kalau ada pihak yang ingin mengkritisi atau menawarkan gagasan lain, silakan adu nanti di Pemilu 2029, bukan dengan cara menjegal program yang saat ini sedang dirasakan manfaatnya oleh rakyat kecil,” cetusnya.

Sebagai langkah konkret, Fraksi Gerindra DPRD Batam berjanji akan segera meneruskan berkas tuntutan dan petisi warga Batam ini ke tingkat pusat melalui perwakilan mereka di DPR-RI, Endipat Wijaya, untuk disampaikan langsung ke meja Presiden.

Pawai akbar tersebut terpantau berlangsung dengan sangat tertib dan damai di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian hingga seluruh massa membubarkan diri secara teratur.

 

(iam)




JNE BATAM JNE BATAM- -
Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook

EKONOMI

;