- MaxOne Hotel Batam Kembali Gelar Buffet Jom Merarau, Makan Siang Sepuasnya Cuma Rp99 Ribu
- Gebrakan Baru MaxOne Batam: Menginap 24 Jam Bebas Jam Check-in, Bayar Mulai Rp718 Ribu
- Gelar Pengamanan Terpadu, AKP Rio Ardian Pastikan Laga Pembuka Veteran Cup Bebas Gangguan
- Pos Nume Yonif 136/TS Gelar Pengobatan Gratis dan Bagi Pakaian untuk Warga Puncak Jaya
- Cegah Sajam dan Narkoba Masuk THM, Polsek Bengkong Ketatkan Pengawasan
- Kabut Asap Kepung Padang, Pertamina Bagikan 2.850 Masker Gratis
- BP Batam Bidik Investor Global di Medical Fair Asia 2026, Unjuk Potensi KEK Kesehatan
- Peringati HUT ke-81 TNI AL, Kodaeral IV Bikin Pulau Penyengat Lebih Ceria dan Sehat
- Rojer Kajol Meriahkan Puncak Hari Jadi ke-26 LAM Kepri Batam Malam Ini
- Siap Bersaing dengan 70 Negara, Angela Lillo dari Batam Bawa Kebudayaan Riau ke Miss Global 2026
Amerika Serikat Jadi Pasar Terbesar, Ekspor Batam Tumbuh Signifikan di Awal 2026

Keterangan Gambar : Agenda First Cut Steel Ceremony proyek Tangguh Ubadari Carbon Capture Utilization-MD4 (TUCC-MD4) di PT Wasco Engineering Indonesia, Rabu (8/4/2026). /arsip BP Batam
KORANBATAM.COM - Kinerja ekspor Batam membuka tahun 2026 dengan sinyal kuat di pasar global. Amerika Serikat (AS) kembali menjadi motor utama dengan lonjakan ekspor sebesar 30,71 persen atau mencapai USD 860,32 juta pada periode Januari hingga Februari 2026.
Singapura menempati posisi kedua dengan nilai ekspor sebesar USD 704,47 juta atau tumbuh 4,52 persen.
Sementara itu, India mencatat lonjakan tertinggi dengan pertumbuhan mencapai 410,23 persen atau sebesar USD 344,67 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kuatnya kinerja di pasar utama ini menegaskan bahwa permintaan global terhadap produk Batam masih solid di tengah dinamika ekonomi dunia. Momentum positif juga terlihat di sejumlah negara lain.
Ekspor ke Tiongkok naik 49,63 persen menjadi USD 265,55 juta, Jerman tumbuh 65,36 persen menjadi USD 44,90 juta, serta Filipina melonjak signifikan hingga USD 89,68 juta.
Dari sisi sektor, industri manufaktur tetap menjadi tulang punggung. Mesin dan peralatan listrik mencatat nilai terbesar dengan pertumbuhan 24,75 persen atau USD 1.561,44 juta.
Disusul minyak dan lemak hewan/nabati yang tumbuh 44,77 persen (USD 194,46 juta), produk kimia naik 16,34 persen (USD 167,74 juta) serta perangkat optik yang melonjak 40,27 persen (USD 54,30 juta).
Di tengah capaian tersebut, total ekspor Batam pada Januari hingga Februari 2026 mengalami koreksi 3,67 persen atau tercatat sebesar USD 3.107,47 juta dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh sektor kapal, kakao/cokelat serta produk besi dan baja olahan.
“Data awal 2026 menunjukkan pasar utama Batam masih tumbuh dan beberapa sektor industri tetap mencatat kinerja yang positif. Fokus kami adalah menjaga momentum pada sektor-sektor yang sedang menguat, sambil memberi perhatian pada sektor-sektor yang terkoreksi,” ujar Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Francis saat menghadiri First Cut Steel Ceremony proyek Tangguh Ubadari Carbon Capture Utilization-MD4 (TUCC-MD4) di PT Wasco Engineering Indonesia, Rabu (8/4/2026).
Ia menegaskan, struktur ekspor Batam masih ditopang oleh pasar utama yang kuat serta sektor manufaktur yang tetap ekspansif, sehingga menjadi modal penting untuk menjaga pertumbuhan ke depan.
Oleh karena itu, BP Batam menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas kinerja ekspor melalui penguatan iklim investasi dan fasilitasi industri.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat daya saing produk Batam di pasar global sekaligus mengakselerasi pemulihan pada sektor-sektor yang mengalami koreksi.
(red)
▴-▴
▴JNE BATAM▴
▴-▴




















































































