- Delapan Pedoman Tegas Kapolda Kepri untuk Seluruh Jajaran
- Sambangi Polsek Belakang Padang-TK Kemala Bhayangkari, Kapolda Kepri Tekankan Pelayanan Humanis dan Integritas
- Kencangkan Keandalan Energi-Jamin Pasokan BBM Riau, Wadirut Pertamina Sidak Lapangan FT Sei Siak
- Pertamina Sumbagut Bagikan 2.200 Masker di Medan, BPBD Puji Sinergi Kebencanaan
- Kenal Pamit PJU Polda Kepri, Ini Instruksi Khusus Irjen Suhendri
- Antisipasi Penyelewengan BBM Subsidi, Pertamina Sumbagut Gandeng Binda Sumut
- Jalan Sei Ladi Ditutup Mulai 18 Oktober, Ini Jalur Alternatif Batam Center-Tiban
- Kualitas Udara Memburuk, Li Claudia Chandra Pimpin Pembagian Masker di Batam
- BP Batam Ambil Langkah Taktis Atasi Krisis Air, Pasokan Warga Jadi Prioritas Utama
- Bukan Sekadar Pameran, Batam Travel Mart VII 2026 Siap Sihir Agen Travel Dunia
Ardiwinata Beri Ilmu Pariwisata, Budaya dan Ekraf ke Pemandu Wisata APM Batam

Keterangan Gambar : Foto bersama anggota APM Batam usai mengikuti pelatihan bersama Kadisbudpar Batam, Ardiwinata di Mini Studio Museum Batam Raja Ali, Sabtu (25/4/2026). /arsip Disbudpar Batam
KORANBATAM.COM - Untuk menambah pengetahuan tentang Pariwisata, Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Asosiasi Pramuwisata Madani (APM) Batam adakan pembelajaran bagi 30 anggotanya dengan narasumber Kepala Dinas (Kadis) Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Batam, Ardiwinata, Sabtu (25/4/2026), di Mini Studio Museum Batam Raja Ali.
Tatik Marnikowati selaku Dewan Pengawas ikut dampingi peserta dalam kegiatan tersebut yang merasa perlu menambah pengetahuan anggota APM yang baru saja dibentuk.
“APM baru saja dibentuk tentu perlu terus menambah pengetahuan bagi anggota, terutama dalam bidang Kepariwisataan, Kebudayaanan dan Ekonomi Kreatif dan ucapan terima kasih kepada Bapak Kadis Budpar atas pemaparannya yang sangat terstruktur,” katanya.
Ardiwinata, Kadisbudpar Batam sebagai narasumber menjelaskan tentang pembagian Kebudayaan, Pariwisata dan Ekraf.
“Ini merupakan pertemuan awal. Saya akan menjelaskan secara umum tentang 10 pokok pikiran kebudayaan antara lain bahasa, tradisi lisan, permainan rakyat, olahraga tradisional, pengetahuan tradisional, tekhnologi tradisional, manuskrip, seni pertunjukan, rutus, adat istiadat. Kemudian ada 17 sub sektor Ekraf serta sertifikasi, promosi juga destinasi Pariwisata harus dipahami anggota APM,” katanya dalam siaran pers, Minggu (26/4).
Asosiasi Pramuwisata Madani adalah Asosiasi untuk profesi Pemandu Wisata lokal secara keanggotaan berasal dari putra putri tempatan benaung di Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri Batam dengan terus memberikan peluang untuk meningkatkan perekonomian masyarakat tempatan.
(iam)
▴-▴
▴JNE BATAM▴
▴-▴




















































































