- Kenduri Seni Melayu Batam Kembali Masuk KEN 2026 Kemenpar RI
- Calon Prajurit TNI AL Kodaeral IV Menjalani Tes Samapta
- Iptu Sutomo, Kapolsek Jemaja Bertemu Ketua LAM
- Pascabencana, Pertamina Sumbagut Hadir Perkuat Pemulihan Warga di Huntara Ketapiang bersama Direksi dan DPR RI
- Aspers Ksal Cek Langsung Penerimaan Prajurit Baru di Kodaeral IV, Berikut Pesannya
- Rayakan Valentine Sambil Makan Malam Romantis di Ketinggian Hotel Yello Batam
- BP Batam Jawab Tuntutan Warga Sengkuang, Percepat Solusi Air Bersih
- Bupati Batu Bara Tertarik Replikasi Model Investasi dan Air Bersih di Batam
- Warga Tiga Kelurahan di Batuampar Batam Demo: Solat-Mandikan Jenazah Sulit, Hanya Dapat Janji Manis Saja
- Maling Motor Bersenjata Pisau Badik Diringkus Polisi Bengkong, Satu Masih Diburu
Batam Gelar Event Tahun Baru Imlek 2577/2026, Persiapan Dimatangkan

Keterangan Gambar : Unsur terkait melakukan rapat koordinasi lintas sektor di kantor Disbudpar Batam, Rabu (7/1/2026. /Dok. Disbudpar Batam
KORANBATAM.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Batam melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) memfasilitasi persiapan pelaksanaan malam penyambutan tahun baru Imlek 2577/2026 yang akan digelar pada Senin (16/2/2026) malam, di area Jalan Komplek Bumi Indah, Nagoya (depan pos Babinsa), Batam, Kepulauan Riau (Kepri).
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektor yang dilaksanakan Rabu (7/1), di kantor Disbudpar Batam.
Rapat ini merupakan tindak lanjut dari permohonan resmi Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) terkait pelaksanaan acara penyambutan tahun baru Imlek 2577/2026 di Batam.
Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata menyampaikan bahwa, perayaan Imlek merupakan bagian dari kekayaan budaya yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat Batam yang majemuk.
“Malam penyambutan tahun baru Imlek ini bukan hanya perayaan budaya masyarakat Tionghoa, tetapi juga menjadi simbol kuat toleransi dan keberagaman di Batam. Pemkot Batam mendukung penuh kegiatan ini agar berjalan aman, tertib dan meriah dan sukacita,” kata Ardiwinata kepada KoranBatam.
Ia menjelaskan, acara akan dikemas dengan panggung hiburan yang menampilkan berbagai pertunjukan seni dan budaya serta akan ditutup dengan pertunjukan kembang api sebagai puncak acara.
“Koordinasi lintas sektor sangat penting, mengingat lokasi kegiatan berada di ruang publik. Semua aspek, mulai dari pengamanan, lalu lintas hingga kenyamanan masyarakat, harus dipersiapkan secara matang,” tegasnya.
Sementara itu, perwakilan dari PSMTI, Delvina Piododa menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkot Batam dan seluruh pihak terkait dalam penyelenggaraan perayaan Imlek tahun ini.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemkot Batam kepolisian dan seluruh pihak. Malam penyambutan tahun baru imlek ini kami harapkan menjadi momentum kebersamaan dan dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat, tanpa memandang latar belakang,” ucap Delvina.
Ia menambahkan, PSMTI bersama panitia berkomitmen untuk menyelenggarakan acara yang tertib, aman serta menjunjung tinggi nilai budaya dan kebersamaan.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh perwakilan Perangkat Daerah, Badan Pengusahaan (BP) Batam, unsur Polri, instansi teknis, panitia Chinis New Year serta manajemen lokasi kegiatan.
Pembahasan meliputi pengamanan, rekayasa lalu lintas (Lalin) di sekitar Jalan Komplek Bumi Indah, pelayanan kesehatan, kebersihan lingkungan hingga kesiapan teknis panggung dan area penonton.
Kegiatan ini disejalankan dengan rencana BP Batam menata pedestrian kawasan Nagoya melalui kegiatan Wilayah Penataan dan Pengembangan (WPP) Kawasan.
Pemkot Batam berharap pelaksanaan imlek nantinya di Nagoya dapat berjalan lancar serta menjadi daya tarik bagi masyarakat dan wisatawan, sekaligus memperkuat citra Batam sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi dan kebhinekaan.
(iam)
▴-▴


















































































