Berburu SDM Pertahanan Unggul, Tiga Pucuk Pimpinan TNI di Kepri Saring Calon Taruna Terbaik
KORANBATAM.COM 29 Jun 2026, 15:19:15 WIB
dibaca : 260 Pembaca DAERAH
Berburu SDM Pertahanan Unggul, Tiga Pucuk Pimpinan TNI di Kepri Saring Calon Taruna Terbaik

Keterangan Gambar : Dankodaeral IV dan juga Ketua Panselinda Tanjungpinang, Laksda TNI Berkat Widjanarko (kiri), melihat kesamaptaan jasmani peserta tes saat proses seleksi penerimaan calon taruna akademi TNI di aula GSG Raja Haji Fisabilillah Mako Kodaeral IV, Tanjung Sengkuang, Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, Senin (29/6/2026). /arsip Dispen Kodaeral IV


KORANBATAM.COM - Sebanyak 53 pemuda terbaik dari wilayah Kepulauan Riau (Kepri) kini berada di ambang gerbang karier militer profesional. Langkah mereka untuk menjadi pengawal kedaulatan negara diuji dalam Sidang Panitia Penentuan Akhir Daerah (Pantukhirda) seleksi penerimaan Calon Taruna Akademi TNI Tahun Anggaran 2026.

Sidang pleno krusial yang menyaring calon perwira dari tiga matra (AD, AL, AU) ini dipimpin langsung oleh Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) IV, Laksamana Muda (Laksda) TNI Berkat Widjanarko, S.E., M.Tr.Opsla. Agenda strategis tersebut digelar di Gedung Serbaguna (GSG) Raja Haji Fisabilillah Mako Kodaeral IV, Tanjung Sengkuang, Batam, Senin (29/6/2026).

Menegaskan soliditas TNI di wilayah perbatasan, Laksda TNI Berkat didampingi oleh Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 033/Wira Pratama (WP) Brigjen TNI Bambang Herqutanto, M.Han. (Wakil Ketua I Panselinda) dan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Raja Haji Fisabilillah (RHF) Kolonel Penerbang (Pnb) Agus Rohimat, M.Avn.Mgt. (Wakil Ketua II Panselinda) serta jajaran Ketua Tim Pemeriksa (Katim Rik).

Mengikis Stigma, Mengutamakan Meritokrasi

Sidang Pantukhirda tingkat daerah ini menjadi fase penyaringan paling menentukan sebelum para peserta dikirim ke seleksi tingkat pusat. Menepis segala bentuk spekulasi miring dalam rekrutmen militer, panitia menerapkan sistem seleksi integratif yang menutup rapat celah intervensi non-teknis.

Setiap lembar portofolio, rekam medis, kekuatan fisik (samapta), psikologi hingga uji mental ideologi para peserta dibedah secara transparan di hadapan pimpinan tiga matra.

Laksda TNI Berkat Widjanarko menegaskan, kompetisi kompetensi di era modern menuntut TNI untuk melahirkan perwira yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga unggul secara intelektual dan moral.

“Melalui sistem seleksi integratif, kita ingin memastikan proses ini bersih, profesional, dan bebas dari praktik yang melanggar ketentuan. Kita butuh putra-putri terbaik bangsa yang memiliki kualitas akademik, fisik, mental, serta integritas tinggi untuk dipersiapkan menjadi calon perwira TNI yang tangguh, modern, dan berdaya saing global,” ujar Dankodaeral IV melalui siaran pers Dinas Penerangan (Dispen) Kodaeral IV.

Sinergi Tiga Matra Menuju SDM Unggul

Lebih jauh, kehadiran para pucuk pimpinan Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU) dalam satu meja sidang ini mencerminkan komitmen kuat TNI dalam membangun standardisasi rekrutmen yang setara. Sinergi ini krusial demi memenuhi kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) komponen utama pertahanan negara yang kian kompleks.

Di akhir sidang, Laksda TNI Berkat menyampaikan pesan mendalam bagi para peserta yang nantinya dinyatakan lolos ke tingkat pusat. Ia mengingatkan bahwa persaingan di level nasional akan jauh lebih ketat.

“Kami berharap peserta yang terpilih dari daerah ini mampu memberikan performa terbaiknya di pusat. Mereka disiapkan untuk menjadi suksesor kepemimpinan TNI yang memiliki dedikasi tanpa pamrih, loyalitas tegak lurus, dan jiwa pengabdian yang tinggi kepada bangsa dan negara,” pungkasnya.

 

(iam)




JNE BATAM JNE BATAM- -
Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook

EKONOMI

;