- Menanam Kebiasaan di Pesisir Belawan: Saat Siswa SD Negeri 068426 Menyulap Sampah Jadi Karya
- Batam Hari Ini: Selundupan 100 Liquid Vape Rp800 Juta dari Malaysia Dibakar TNI AL
- Sapu Bersih Penghargaan, Harris Hotel Batam Center Sabet Juara Umum Making Bed & Art Towel 2026
- Kawal BBM Subsidi di Kepri, TNI AL Kodaeral IV Pastikan Pasokan Nelayan Aman dan Tepat Sasaran
- Lawan Perundungan di Pesantren, Polres Lingga Edukasi Santri Darul Iman
- Modus Baru Incar Vaper: TNI AL Gagalkan Pasokan Narkoba Senilai Rp800 Juta asal Malaysia
- Dekat dan Solutif, Cara Satgas Pamtas Yonif 136 Jaga Harmonisasi di Distrik Kalome
- Kunjungi PLN Batam, Dubes Daniel Blockert Tegaskan Swedia Siap Kawal Ketahanan Energi Kepri
- Menyatu Tanpa Jarak, Begini Cara Prajurit Yonif 136/Tuah Sakti Jalin Kedekatan dengan Warga Wandenggobak
- Menyusuri Gang Sempit Kelurahan Sadai, Polsek Bengkong Antar Sembako Langsung ke Pintu Rumah Warga
Bintang Basket Dunia Kumpul di Batam Juli Ini, Siap Sabet Panggung FIBA 3x3

Keterangan Gambar : FIBA 3x3 Women’s Series & Challenger 2026. /arsip Disbudpar Batam
KORANBATAM.COM - Kota Batam kembali membuktikan taringnya di kancah internasional. Kali ini, kota berlambang madani ini resmi ditunjuk menjadi tuan rumah dua ajang bola basket paling dinamis di dunia, yakni FIBA 3x3 Women’s Series Batam 2026 dan FIBA 3x3 Challenger Batam 2026. Turnamen elite ini dijadwalkan berlangsung pada 23-26 Juli 2026 mendatang.
Kejuaraan bergengsi ini dipastikan bakal menyedot perhatian dunia karena menjadi panggung perebutan poin krusial untuk peringkat global, sekaligus tiket menuju kompetisi internasional berikutnya. Tim-tim terbaik dari berbagai belahan dunia dipastikan akan menurunkan skuad terbaik mereka di Batam.
Ketua Local Organizing Committee (LOC), Suhadi menuturkan bahwa, kepercayaan yang diberikan FIBA merupakan sebuah kehormatan besar sekaligus pembuktian bahwa Batam memiliki infrastruktur yang mumpuni.
“Kami berkomitmen penuh untuk menyajikan penyelenggaraan yang profesional, aman, dan berkelas dunia. Momentum ini bukan sekadar turnamen, melainkan panggung untuk memperkenalkan Batam sebagai destinasi sport tourism (wisata olahraga) unggulan di Indonesia,” ujar Suhadi optimistis.
Dampak Multiplier Effect bagi Ekonomi Lokal
Kehadiran ratusan atlet, ofisial, media asing serta ribuan pencinta basket diproyeksikan akan memberikan dampak ekonomi berganda (multiplier effect) yang signifikan bagi Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), khususnya Kota Batam. Sektor perhotelan, transportasi, industri kuliner hingga pelaku ekonomi kreatif dipastikan akan merasakah berkah langsung dari perputaran ekonomi selama event berlangsung.
Saat ini, pihak LOC bersama pemerintah daerah, federasi, dan para sponsor terus mengebut persiapan hulu ke hilir guna memenuhi standar ketat dari FIBA. Fokus persiapan mencakup pembangunan venue pertandingan yang spektakuler, manajemen transportasi, sistem keamanan berlapis, fasilitas medis hingga kualitas penyiaran (broadcasting) internasional.
Sempurnakan Formula 3A Kota Wisata
Sinyal positif juga datang dari Pemerintah Kota (Pemkot) Batam. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata, menyambut baik gelaran ini. Menurutnya, sebuah kota wisata yang maju harus mampu mengolaborasikan tiga pilar utama: Akses, Amenitas, dan Atraksi.
“Kejuaraan FIBA internasional ini adalah wujud nyata dari Atraksi berkelas dunia. Kehadiran event ini secara otomatis akan mendongkrak angka kunjungan wisatawan, baik dari kalangan atlet, ofisial, maupun penonton mancanegara yang ingin menyaksikan langsung atmosfer pertandingan,” tutur Ardiwinata kepada KoranBatam, Sabtu (4/7).
Sebagai informasi, FIBA 3x3 merupakan format bola basket tiga lawan tiga resmi yang kini perkembangannya paling pesat di bumi dan telah resmi dipertandingkan di Olimpiade. Karakternya yang cepat, dinamis, dan penuh hiburan modern selalu berhasil menyedot animo penonton usia muda.
Melalui sinergi ini, LOC mengajak seluruh lapisan masyarakat Batam dan Indonesia untuk menjadi tuan rumah yang ramah dan suportif. Suksesnya agenda ini diharapkan mampu mempertebal portofolio Indonesia di mata dunia, sekaligus membuka peluang yang lebih lebar untuk membawa kompetisi olahraga global lainnya ke tanah air.
(iam)
▴JNE BATAM▴
▴-▴



















































































