- Spesial Ulang Tahun ke-26, Biznet Gelontorkan Promo Bandwidth 200 Mbps Rp150 Ribu di Batam
- Lestarikan Adat dan Buka Peluang Usaha, Disbudpar Batam Latih Perias Pengantin Melayu
- Tragedi di Golden Prawn Batam: Pelaku Dibekuk, Korban 7 Luka Tusuk, Terancam KUHP Baru
- Jangkau Wilayah Binaan, Satgas Yonif 136/TS Gelar Pengobatan Gratis di Puncak Jaya
- Prahara Sadap WA di Sekupang Batam, Istri Mengaku Babak Belur Dianiaya Suami
- Upaya Rutan Batam Wujudkan Lingkungan Pemasyarakatan Sehat lewat Tes VCT
- Cegah Sajam dan Senpi Ilegal, Satgas Yonif 136/TS Gelar Sweeping Humanis di Puncak Jaya
- Turun ke Waduk Nongsa, Amsakar Achmad Minta Gangguan Air di Batam Segera Tuntas
- Dankodaeral IV Pimpin Peringatan HUT ke-81 TNI di Batam, Tekankan Pengabdian PRIMA
- Batam Krisis Air Baku Imbas El Nino Ekstrem, BP Batam Kebut Interkoneksi Pipa Duriangkang
BP Batam Bangun 4 Jalan Strategis di 2026

Keterangan Gambar : Landing Point Fly Over Sei Ladi di Batam, Kepulauan Riau. /Dok. BP Batam
KORANBATAM.COM - Badan Pengusahaan (BP) Batam terus mendorong peningkatan infrastruktur jalan guna mendukung aktifitas masyarakat dan dunia usaha. Pada tahun 2026, BP Batam akan melaksanakan empat proyek pembangunan dan peningkatan jalan di kawasan strategis Batam.
Kepala Biro Umum BP Batam, M Taofan mengatakan, upaya tersebut dilakukan sebagai langkah strategis pihaknya untuk terus mendorong peningkatkan pertumbuhan ekonomi Batam.
Taofan menyebutkan, ada empat ruas jalan yang ditingkatkan sepanjang tahun 2026. Pertama, Jalan Gajah Mada sepanjang kurang lebih 1,3 kilometer, yang menghubungkan Landing Point Fly Over Sei Ladi menuju Simpang Laluan Madani.
Jalan ini akan dikembangkan menjadi enam lajur dua arah dengan konfigurasi tiga lajur di masing-masing sisi. Proyek ini dikontrak dengan anggaran Rp140 miliar dan mulai dikerjakan pada Januari ini.
Kedua, Jalan R Suprapto, yaitu ruas Simpang Batamindo menuju Dam Mukakuning sepanjang kurang lebih 1,4 kilometer. Proyek ini juga dilaksanakan pada Januari ini dan akan dibangun menjadi empat lajur dua arah di masing-masing sisi sebagai kelanjutan peningkatan jalan menuju kawasan industri Mukakuning. Adapun nilai proyek sebesar Rp50,8 miliar.
Selanjutnya, masih dalam tahap perencanaan, ada jalan kawasan industri Tanjung Gundap sepanjang kurang lebih 1,7 kilometer dan jalan Kawasan Industri Kabil sepanjang kurang lebih 1,5 kilometer. Keduanya akan menggunakan anggaran proyek masing-masing sebesar Rp27 miliar.
“Dengan infrastruktur yang memadai, kita ingin aktifitas ekonomi dan industri di Batam semakin tumbuh dan kompetitif,” ucap Taofan, Rabu (7/1).
BP Batam di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakilnya Li Claudia Chandra berkomitmen dalam pembangunan dan peningkatan infrastruktur yang berkelanjutan. BP Batam optimis, Batam menjadi kawasan investasi yang inklusif dan kompetitif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. (*)
▴-▴
▴JNE BATAM▴
▴-▴



















































































