- Prahara Sadap WA di Sekupang Batam, Istri Mengaku Babak Belur Dianiaya Suami
- Upaya Rutan Batam Wujudkan Lingkungan Pemasyarakatan Sehat lewat Tes VCT
- Cegah Sajam dan Senpi Ilegal, Satgas Yonif 136/TS Gelar Sweeping Humanis di Puncak Jaya
- Turun ke Waduk Nongsa, Amsakar Achmad Minta Gangguan Air di Batam Segera Tuntas
- Dankodaeral IV Pimpin Peringatan HUT ke-81 TNI di Batam, Tekankan Pengabdian PRIMA
- Batam Krisis Air Baku Imbas El Nino Ekstrem, BP Batam Kebut Interkoneksi Pipa Duriangkang
- Gaya Hidup Bebas Dompet, CIMB Niaga Rilis OCTO untuk Pejuang Mimpi
- PajamASRun 2026 Segera Digelar, Hadirkan Lari Unik Berkostum Piyama
- Dari Pencuci Piring hingga GM: Perjalanan Ivan Bakara Nakhodai Properti Swiss-Belhotel Batam
- Sempat Kabur ke Bekasi, Pelaku Penggelapan Uang Kios Pasar BTC Bengkong Akhirnya Tumbang
BP Batam Bidik Investor Global di Medical Fair Asia 2026, Unjuk Potensi KEK Kesehatan

Keterangan Gambar : Partisipasi aktif BP Batam dalam ajang Medical Fair Asia 2026 di Marina Bay Sands, Singapura, pada 9-11 September 2026. /arsip BP Batam
KORANBATAM.COM - Badan Pengusahaan (BP) Batam terus memperkuat posisinya di kancah internasional. Langkah ini dibuktikan lewat partisipasi aktif BP Batam dalam ajang Medical Fair Asia 2026 yang berlangsung di Marina Bay Sands, Singapura, pada 9-11 September 2026.
Pameran dagang internasional yang diselenggarakan oleh Messe Düsseldorf Asia Pte. Ltd. ini menjadi sarana strategis bagi BP Batam untuk mengenalkan potensi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Kesehatan Internasional Batam kepada lebih dari 1.000 peserta dan pelaku industri medis dunia.
Direktur Promosi dan Fasilitasi Investasi BP Batam, Dendi Gustinandar, menegaskan bahwa, momentum ini sangat krusial untuk memperluas jejaring bisnis sekaligus memperjelas posisi Batam sebagai destinasi investasi kesehatan terpadu di kawasan regional.
“Kami memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan Batam sebagai kawasan strategis yang didukung KEK bidang pariwisata kesehatan. Potensi ini kami tawarkan kepada investor sebagai bagian dari pengembangan ekosistem kesehatan terintegrasi dan berdaya saing di Asia Tenggara,” ujar Dendi.
Tak sekadar membuka stan promosi, Dendi juga dipercaya menjadi pembicara dalam sesi Market Entry Briefing: Indonesia. Di hadapan para investor global, ia memaparkan keunggulan geografis, kemudahan regulasi, serta prospek pertumbuhan pasar sektor kesehatan di Indonesia, khususnya di Batam.
Menurutnya, pengembangan sektor ini tidak hanya ditujukan untuk memperkuat layanan medis nasional, melainkan juga untuk mentransformasi Batam menjadi pusat layanan kesehatan berstandar internasional.
Masuknya modal asing diharapkan mampu memicu transfer teknologi, membuka lapangan kerja baru, serta memberikan multiplier effect bagi perekonomian lokal.
Langkah responsif BP Batam bersama Rumah Sakit BP Batam ini mendapat apresiasi penuh dari pimpinan daerah. Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra menyambut positif promosi proaktif tersebut.
Keduanya optimistis bahwa keterlibatan dalam forum kelas dunia ini akan memperkuat kepercayaan para pelaku usaha global terhadap kepastian iklim investasi di Batam.
Melalui keberadaan KEK Pariwisata Kesehatan Internasional, BP Batam berkomitmen menghadirkan investasi berkualitas yang tak hanya memperkokoh sektor medis, tetapi juga menyokong industri pariwisata dan sektor pendukung lainnya demi menegaskan peran Batam sebagai hub ekonomi regional yang kompetitif.
(Redaksi KoranBatam)
▴-▴
▴JNE BATAM▴
▴-▴




















































































