BP Batam dan PT ABHi Pacu Proyek Pipa: Pasokan Air Kawasan End of Line Ditargetkan Pulih Akhir 2026
KORANBATAM.COM 04 Sep 2026, 19:34:09 WIB
dibaca : 283 Pembaca SOROTAN BATAM
BP Batam dan PT ABHi Pacu Proyek Pipa: Pasokan Air Kawasan End of Line Ditargetkan Pulih Akhir 2026

Keterangan Gambar : Kepala BP Batam, Amsakar Achmad (kaos hitam), memberikan sambutan saat turun langsung meninjau kondisi salah satu stress area di Kavling Sagulung Berseri, Sei Lekop, RW 8 RT 3 dan RT 5, Batam, Jumat (4/9/2026). /arsip BP Batam


KORANBATAM.COM - Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama PT Air Batam Hilir (ABHi) terus mengakselerasi pemulihan dan penguatan layanan air minum di Kota Batam. Pasca-relokasi pipa berdiameter 800 milimeter di kawasan Muka Kuning, pemantauan teknis mencatat distribusi air ke sebagian besar wilayah terdampak kini berangsur normal.

Meski demikian, pemulihan belum sepenuhnya merata. Sejumlah pemukiman masih memerlukan penanganan khusus, di antaranya kawasan Sei Lekop, Sagulung Baru (Saguba), Tanjung Sengkuang, Batu Merah, Bengkong, serta area Marina yang mencakup Fantasy Residence, Galaxy, dan Jupiter.

Pihak BP Batam menjelaskan bahwa kendala di titik-titik tersebut tidak berkaitan langsung dengan perbaikan pipa di Muka Kuning. Secara teknis, kawasan tersebut dikategorikan sebagai stress area atau end of line (ujung jaringan distribusi) dengan elevasi tanah yang tinggi. Kondisi topografi ini menyebabkan pasokan air yang diterima warga bertekanan rendah atau berdurasi terbatas.

Turun Langsung ke Lokasi Terdampak

Guna memastikan kondisi lapangan, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, meninjau langsung salah satu stress area di Kavling Sagulung Berseri, Sei Lekop, Jumat (4/9/2026). Peninjauan berfokus pada lingkungan RT 3 dan RT 5 di wilayah RW 8, tempat sekitar 65 Kepala Keluarga (KK) mengalami keterbatasan akses air bersih.

Dalam dialog bersama warga, Amsakar menegaskan komitmen pemerintah untuk mendistribusikan solusi secara cepat dan terukur, baik solusi darurat maupun perbaikan permanen.

“Penyelesaian infrastruktur memang membutuhkan waktu, tetapi selama proses itu berjalan, pasokan air melalui mobil tangki harus tetap dilakukan secara konsisten,” tegas Amsakar di hadapan jajaran Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dan PT ABHi.

Untuk memastikan kebutuhan harian warga terpenuhi, BP Batam menginstruksikan penghitungan ulang armada tangki secara presisi. Langkah ini didukung oleh opsi penambahan armada melalui penyesuaian anggaran multiyears.

Amsakar menargetkan penguatan jaringan dapat rampung seluruhnya pada November hingga Desember tahun ini, sembari memastikan distribusi air tangki ke pemukiman warga tidak terputus.

Strategi Dua Jalur: Darurat dan Permanen

Sebagai langkah penanganan jangka pendek, BP Batam dan PT ABHi mengerahkan armada tangki air secara intensif dan terjadwal ke dedicated area. Distribusi diprioritaskan untuk pemukiman di Sei Lekop, Tanjung Sengkuang, Batu Merah, kawasan Bengkong (Permai, Harapan, Palapa), Kavling Berseri, serta fasilitas publik vital.

Di saat bersamaan, proyek infrastruktur jangka menengah dan panjang terus dikebut melalui dua segmen penanganan:

• Kawasan Tanjung Sengkuang, Batu Merah, dan Bengkong: Penguatan jaringan melalui Segmen Sukajadi, M3G, dan Segmen Ozon (Bukit Senyum) yang dikerjakan sejak Mei 2026 kini menunjukkan progres signifikan dan dijadwalkan rampung pada September 2026.

• Kawasan Saguba, Sei Lekop, dan Marina: Masuk dalam agenda prioritas (Quick Win). Pengerjaan jaringan primer dan tersier telah dimulai sejak Agustus 2026, disusul pengerjaan jaringan sekunder yang ditargetkan selesai November 2026. Keseluruhan sistem distribusi di wilayah ini diproyeksikan beroperasi optimal pada akhir 2026.

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, menyampaikan bahwa skema penanganan ini dirancang untuk menyelesaikan masalah hingga ke akarnya.

“Kami bekerja dengan skala prioritas yang jelas. Pengiriman mobil tangki difokuskan untuk kebutuhan darurat hari ini. Di saat yang sama, tim teknis memacu percepatan jaringan pipa agar masyarakat di area ujung pipa dapat menikmati aliran air yang stabil dan permanen,” ujar Denny.

BP Batam mengapresiasi kesabaran dan kerja sama masyarakat selama proses pembenahan infrastruktur berlangsung. Pihaknya berkomitmen untuk terus menyampaikan perkembangan operasional secara terbuka dan berkala demi menjamin kepastian layanan air minum bagi seluruh warga Kota Batam.

 

(Redaksi KoranBatam)




- ▴-▴JNE BATAM ▴JNE BATAM▴- ▴-▴
Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook

EKONOMI

;