Dari Helens hingga Tembak Langit, THM di Batam Diserbu Satpom Lanud dan 9 Gabungan Instansi
KORANBATAM.COM 30 Agu 2026, 15:18:35 WIB
dibaca : 321 Pembaca SOROTAN BATAM
Dari Helens hingga Tembak Langit, THM di Batam Diserbu Satpom Lanud dan 9 Gabungan Instansi

Keterangan Gambar : Suasana sejumlah prajurit POM gabungan melakukan pemeriksaan identitas pengunjung M-One KTV & Club di Kawasan Harbourbay, Batuampar saat gelar razia THM Batam, Minggu (30/8/2026) dini hari. /iam/KoranBatam


KORANBATAM.COM - Dalam upaya memperketat penegakan hukum, disiplin, dan tata tertib prajurit, Satuan Polisi Militer (Satpom) Pangkalan Angkatan Udara (Lanud) Hang Nadim menggelar Operasi Penegakan Ketertiban (Ops-Gaktib) Kepolisian Militer bersandi “WASPADA WIRA GARUDA” Triwulan III Tahun Anggaran 2026.

Operasi skala besar yang melibatkan unsur gabungan lintas instansi tersebut menyisir sedikitnya tujuh Tempat Hiburan Malam (THM) strategis di wilayah Kota Batam pada Minggu (30/8/2026) dini hari.

Pelaksanaan razia yang berlangsung sejak pukul 21.30 WIB hingga berakhir pukul 03.10 WIB ini dipimpin langsung oleh Komandan Satuan Polisi Militer (Dansatpom) Lanud Hang Nadim, Kapten POM Yose Rizal.

Sebanyak 41 personel gabungan dikerahkan untuk memastikan tidak ada keterlibatan oknum prajurit TNI maupun ASN TNI di lokasi-lokasi yang dilarang oleh aturan institusi.

Sinergi Lintas Instansi Menjaga Kondusivitas

Dansatpom Lanud Hang Nadim, Kapten POM Yose Rizal, menjelaskan bahwa operasi Gaktib ini tidak hanya menyasar penegakan internal militer, melainkan juga memperkuat sinergitas antarinstansi penegak hukum dan pemerintah daerah di wilayah Kepulauan Riau (Kepri)

“Kami menyelenggarakan kegiatan ini dengan mengundang instansi-instansi terkait, mulai dari POM Angkatan Darat, POM Angkatan Laut, Provost Polri, Satpol-PP, BNN, Bea Cukai, Imigrasi hingga Dinas Pariwisata,” ucap Kapten POM Yose Rizal kepada KoranBatam usai kegiatan di Kawasan Harbourbay.

Ia menambahkan, pembagian tugas lintas instansi dilakukan agar pemeriksaan di lapangan berjalan efektif sesuai dengan kewenangan masing-masing institusi.

“Tujuannya agar kita mengejar sasaran sesuai kewenangan. Jika dalam pemeriksaan ditemukan pelanggaran yang melibatkan unsur TNI, Polri maupun masyarakat sipil, penanganan akan langsung dilimpahkan kepada instansi yang berwenang,” tegasnya.

Adapun rincian kekuatan personel yang diturunkan meliputi:

• Satpom Lanud Hang Nadim: 13 Personel

• Satpol-PP Kota Batam: 7 Personel

• BNN Kota Batam: 5 Personel

• Pom Kodaeral IV (TNI AL): 5 Personel

• Denpom I/6 Batam (TNI AD): 3 Personel

• Provost Polresta Barelang: 3 Personel

• Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam: 3 Personel

• Bea dan Cukai KPU Batam: 3 Personel

• Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam: 2 Personel

Menyisir 7 Pusat Keramaian Malam

Dalam pergerakannya, tim gabungan secara ketat dan profesional melakukan pemeriksaan identitas serta pengawasan di tujuh titik lokasi THM secara berurutan, yaitu Helen's Night Mart (SNL), Alexa Bar & Resto, M-One KTV & Club, Galaxy KTV, Andrews, House Live, dan berakhir di Tembak Langit.

Operasi ini memfokuskan sasaran pada lima poin utama:

1. Meningkatkan disiplin, kepatuhan hukum, dan tata tertib prajurit TNI serta ASN TNI.

2. Mencegah prajurit TNI dan ASN memasuki tempat hiburan malam, lokasi prostitusi, atau tempat terlarang lainnya sesuai perintah pimpinan.

3. Mencegah potensi perselisihan atau perkelahian antarpersonel TNI, TNI-Polri, maupun dengan masyarakat.

4. Melakukan pemeriksaan dan penindakan langsung terhadap prajurit yang melanggar disiplin.

5. Mencegah penyalahgunaan senjata api oleh anggota TNI.

Hasil Operasi: Disiplin Prajurit Terjaga

Berdasarkan hasil pemeriksaan maraton hingga menjelang subuh di seluruh titik sasaran, petugas menyatakan tidak menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh anggota TNI dari seluruh matra (AD, AL maupun AU).

“Hasil operasi dinyatakan nihil pelanggaran dari unsur prajurit TNI. Tidak ada identitas pelanggar yang diamankan selama kegiatan berlangsung,” tulis laporan resmi pelaksanaan operasi tersebut.

Hasil nihil ini menunjukkan tingkat kesadaran dan kepatuhan hukum yang tinggi dari prajurit TNI di wilayah hukum Batam.

Langkah preventif melalui operasi Gaktib berkala ini dipastikan akan terus berlanjut demi memelihara wibawa institusi militer serta mendukung iklim keamanan yang kondusif di Kota Batam.

 

(iam /Redaksi KoranBatam)




- -JNE BATAM JNE BATAM- -
Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook

EKONOMI

;