- Kala Cangkir Kopi Meruntuhkan Canggung Antara Pimpinan Polisi dan Warga Kampung Tua
- Kado Kemerdekaan: Pertamina Tebar Promo Potongan Harga Bright Gas via Klik Indomaret
- Rapor Hijau Semester I 2026: Investasi Batam Tembus Rp38,97 Triliun, Serap Ribuan Tenaga Kerja
- Berkas P-21, Polsek Bengkong Pelimpahan Tahap II Tersangka Yehezkiel ke Kejari Batam
- Sambut HUT ke-81 RI, Pertamina Sumbagut Tebar Hadiah Spesial lewat MyPertamina
- Legenda Timnas Turun Gunung di Batam International Football Series 2026, Bangkitkan Gelora Sepak Bola Usia Dini
- Dorong Transparansi Lahan, BP Batam Apresiasi Puluhan Penerima Alokasi Lapor Mandiri via LMS
- Sinergi BP Batam dan Ombudsman RI: Perkuat Pelayanan Publik demi Dongkrak Daya Saing Investasi
- Lestarikan Tradisi Perantauan, Punokawan Batam Sajikan Lemper Raksasa 1,5 Meter di Ritual Rebo Wekasan
- Sinergi Tripartit di Kepri: Media, Jaksa, dan BPD Kolaborasi Wujudkan Desa Akuntabel
Dari Panggung Seni ke Mahkota Kecantikan: Dilza Salsabila Siap Unjuk Gigi di Miss Grand Indonesia 2026
Bawa Misi Budaya Kepri

Keterangan Gambar : Dilza Salsabila, atau yang akrab disapa Zaza tampil pada The Grand Press Conference: Dilza Salsabila Goes to Miss Grand Indonesia 2026 di Madley Id, K-Square Mall, Batam, Kepulauan Riau, Minggu (26/7/2026). /iam/KoranBatam
KORANBATAM.COM - Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di panggung kecantikan nasional resmi mengemuka. Dilza Salsabila, atau yang akrab disapa Zaza, secara resmi diperkenalkan sebagai Miss Grand Kepulauan Riau 2026, Senin (27/7/2026).
Momen pengenalan tersebut dikemas dalam ajang The Grand Press Conference: Dilza Salsabila Goes to Miss Grand Indonesia 2026 yang berlangsung di Madley Id, K-Square Mall, Kota Batam, Minggu (26/7/2026).
Setelah menyingkirkan sederet pesaing melalui proses audisi ketat, Dilza dijadwalkan bertolak ke Jakarta pada awal Agustus mendatang untuk memperebutkan mahkota Miss Grand Indonesia 2026.
Jika sukses mengamankan gelar utama di tingkat nasional, Zaza bakal melenggang mewakili Indonesia di ajang Miss Grand International yang akan digelar di India pada Oktober 2026 mendatang.
Modal Pengalaman Multitalenta
Langkah Zaza melenggang ke panggung pageant tidak berangkat dari ruang hampa.
Head of Committee (HOC) Miss Grand Kepulauan Riau, Rifyal Lamani, menilai bekal jam terbang Zaza di industri hiburan menjadi nilai tambah yang membedakannya dengan kontestan lain.
“Persiapannya relatif efektif karena Zaza dasarnya sudah matang sebagai entertainer. Beliau seorang penyanyi, aktris hingga konten kreator. Tugas kami dari tim pendamping adalah memperdalam wawasan kebudayaan lokal Kepri, memantapkan teknik catwalk, public speaking sampai table manner agar representasinya di tingkat nasional makin sempurna,” terang Rifyal, sore kemarin.
Membedah rekam jejaknya, Zaza memang telah mengenal panggung modeling sejak usia 3 tahun. Saat beranjak remaja, fokus kariernya sempat bergeser ke dunia tarik suara hingga berhasil merilis 8 single di bawah naungan label musik Nagaswara periode 2016-2021.
Kini, seluruh pengalaman multidimensi tersebut ia kombinasikan untuk menaklukkan tantangan baru.
“Dunia pageant memiliki standar dan dinamika yang berbeda dibanding modeling atau tarik suara. Namun, saya tidak merintisnya dari nol. Saya membawa seluruh potensi, wawasan, dan pengalaman karier yang pernah saya jalani untuk dipersembahkan bagi Kepulauan Riau,” tegas Zaza kepada awak media.
Sinergi Pemerintah dan Restu Keluarga
Dukungan terhadap Zaza mengalir deras, baik dari internal keluarga maupun jajaran pemerintah daerah. Sang ayah, Reynold Fernando, mengungkapkan rasa bangganya atas keberanian sang putri yang tidak pernah berhenti mengeksplorasi potensi diri.
“Zaza ini tipikal anak yang tidak bisa berdiam diri di zona nyaman, selalu ingin mencoba hal-hal baru. Pesan kami sebagai orang tua sederhana: tetaplah menjadi diri sendiri, rendah hati, dan jaga teguh kearifan serta adat budaya Melayu tempat kita bernaung,” ujar Reynold suami dari Martri Ningsih, Ibu Zaza.
Di sisi lain, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, menyoroti pentingnya peran Zaza sebagai duta budaya. Menurutnya, panggung ajang kecantikan nasional merupakan sarana efektif untuk mempromosikan identitas daerah serta mendorong industri pariwisata berbasis MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition).
“Kami mengapresiasi dan mendukung penuh keikutsertaan Ananda Dilza Salsabila. Harapan kita bersama, identitas kebudayaan Melayu seperti keindahan berpantun, kerapihan bertutur kata hingga busana adat dapat ditonjolkan di ajang nasional. Selain mengharumkan nama daerah, event ini turutan mendorong daya tarik wisata Kota Batam dan Kepri secara luas,” pungkas Ardiwinata saat dihubungi KoranBatam lewat WhatsApp.
Melalui persiapan intensif dan soliditas tim pendukung, masyarakat Kepulauan Riau menaruh harapan besar agar mahkota Miss Grand Indonesia 2026 dapat diboyong ke Bumi Melayu.
(iam)
▴-▴
▴JNE BATAM▴
▴-▴



















































































