- Kenduri Seni Melayu Batam Kembali Masuk KEN 2026 Kemenpar RI
- Calon Prajurit TNI AL Kodaeral IV Menjalani Tes Samapta
- Iptu Sutomo, Kapolsek Jemaja Bertemu Ketua LAM
- Pascabencana, Pertamina Sumbagut Hadir Perkuat Pemulihan Warga di Huntara Ketapiang bersama Direksi dan DPR RI
- Aspers Ksal Cek Langsung Penerimaan Prajurit Baru di Kodaeral IV, Berikut Pesannya
- Rayakan Valentine Sambil Makan Malam Romantis di Ketinggian Hotel Yello Batam
- BP Batam Jawab Tuntutan Warga Sengkuang, Percepat Solusi Air Bersih
- Bupati Batu Bara Tertarik Replikasi Model Investasi dan Air Bersih di Batam
- Warga Tiga Kelurahan di Batuampar Batam Demo: Solat-Mandikan Jenazah Sulit, Hanya Dapat Janji Manis Saja
- Maling Motor Bersenjata Pisau Badik Diringkus Polisi Bengkong, Satu Masih Diburu
Diikuti 89 Anak, Srikandi PLN Batam Aktif Cegah Stunting Jaga Generasi Masa Depan

Keterangan Gambar : Srikandi PT PLN Batam terlihat berfoto bersama dengan jajaran Puskesmas Botania dan peserta anak stunting, Rabu (17/12/2025). /Dok. PLN Batam
KORANBATAM.COM - Srikandi PT PLN Batam menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui kegiatan pencegahan stunting yang dilaksanakan di Pusat Kesehatan Masyarakat atau Puskesmas Botania, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) pada Rabu (17/12/2025).
Kegiatan ini merupakan rangkaian program pengentasan stunting hasil kolaborasi PLN Batam, Srikandi PLN Batam, Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) PLN Batam dan Puskesmas Botania.
Agenda pun melibatkan peran aktif PIKK PLN Batam yang diwakili oleh Riska Dinda Alamsyah, Mia Raditya Surya Danu, Kurnia M Romi Andry dan Anna Tresna bersama Srikandi PLN Batam dalam mengedukasi dan mendampingi masyarakat, khususnya ibu dan anak sebagai garda terdepan dalam pencegahan stunting.
Sebanyak 89 anak tercatat mengikuti program pencegahan stunting. Dari jumlah tersebut, 23 anak belum mengalami kenaikan berat badan dan akan ditindaklanjuti melalui pemeriksaan lanjutan oleh Dokter Spesialis Anak (DSA), dr Indrayanti dari rumah sakit (RS) Awal Bros Batam.
Ketua Srikandi PT PLN Batam periode 2023-2025, Euis Hermawati mengatakan bahwa, program ini menekankan pendekatan edukasi dan pendampingan berkelanjutan, tidak hanya pemberian bantuan semata.
“PLN Batam melalui Srikandi tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga mengedukasi masyarakat agar memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai gizi, kesehatan dan pola asuh anak,” ucapnya.
Ia juga menegaskan, PLN Batam tidak hanya hadir memberikan bantuan, namun juga untuk menjaga masa depan generasi yang akan datang.
“Stunting bukan hanya persoalan pertumbuhan anak, tetapi juga menyangkut kualitas generasi masa depan yang harus kita jaga sejak dini,” ujar dia.
Euis juga menyampaikan apresiasi kepada para kader posyandu yang telah mendampingi anak-anak selama program berlangsung.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada kader posyandu yang telah membantu pendampingan anak-anak stunting hingga berhasil meningkatkan status gizi dari gizi buruk menjadi gizi baik,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Botania, drg Fauzi Nuristianto mengapresiasi dukungan dan sinergi yang terjalin dengan Srikandi PLN Batam.
“Kami menyambut baik sinergi yang terjalin dengan Srikandi PLN Batam. Dukungan dari berbagai pihak sangat membantu dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan stunting, sehingga upaya ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kesehatan ibu dan anak,” ungkap drg Fauzi.
Ia juga mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepedulian Srikandi PLN Batam yang turut aktif mendukung upaya pencegahan stunting di wilayah Botania.
“Kolaborasi dengan berbagai pihak sangat membantu dalam memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat. Kami ucapkan banyak terimakasih dan apresiasi atas sinergi PLN Batam dengan Puskesmas Botania agar pesan pencegahan stunting dapat tersampaikan secara lebih luas dan berkelanjutan,” kata dia.
Pada kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan penyuluhan mengenai tumbuh kembang anak dan pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) yang disampaikan oleh ahli gizi RS Awal Bros Batam sebagai penguatan edukasi bagi orang tua dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.
Selain itu, tim RS Awal Bros Batam turut menggelar demo memasak sehat sesuai standar MPASI guna memberikan contoh praktis pengolahan makanan bergizi yang aman, sehat dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi, PLN Batam memberikan reward berupa voucher maupun uang tunai kepada anak-anak yang mengalami peningkatan berat badan selama program berlangsung. Penerima penghargaan tersebut antara lain kategori Anak Mengalami Peningkatan Berat Badan:
1. Aqmar Nadhif (Posyandu Grand Citra).
2. Aisyah A.S (Posyandu Taman Hati).
3. Muhammad Angga (Posyandu Madu Sehat).
4. Ramadhan Khalif Putra (Posyandu Kita-Kita).
5. Ahmad Nadhif Pradipta (Posyandu Sehati).
6. Izzudin Daulay Alkosam (Posyandu Insani Mandiri).
7. Aruna Ardesifano Azzahra (Posyandu Anak Sehat).
8. Grace Lyona (Posyandu Anak Sehat).
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada kader posyandu terbaik yang telah berperan aktif dalam pendampingan anak stunting yaitu:
1. Afriani (Posyandu Anak Sehat).
2. Tengku Novi Adriani (Posyandu Grand Citra).
3. Jacklyn (Posyandu Insani Mandiri).
4. Dewi Eka Royani (Posyandu Kita-Kita).
5. Indah Tien Martuti (Posyandu Madu Sehat).
6. Musdalifah (Posyandu Sehati).
7. Ely Sugiarti (Posyandu Taman Hati).
Euis berharap upaya pemantauan kesehatan anak tetap dapat dilakukan meskipun program telah berakhir.
“Kami berharap pemeriksaan dan pendampingan anak tetap berjalan meskipun tanpa bantuan dari Srikandi, karena kesehatan anak adalah tanggung jawab bersama,” tukasnya.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Srikandi PLN Batam bersama PIKK PLN Batam turut menyalurkan bantuan sembako berupa beras kepada penerima bantuan stunting.
Melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara PLN Batam, fasilitas layanan kesehatan dan masyarakat diharapkan upaya pencegahan stunting dapat berjalan lebih efektif serta memberikan manfaat nyata bagi tumbuh kembang anak di Batam.
(red)
▴-▴


















































































