- Komandan Kodaeral IV Terima Al-Quran dari Dewan Pembina Yayasan Muslim Sinar Mas
- Polisi Ringkus Buruh Bangunan Nyolong Motor di Bengkong Kolam
- Kapolsek Batuampar dan Bhayangkari Tebar Kebaikan Ramadan: Bagi Ratusan Takjil Gratis di Lampu Merah
- Momentum Cap Go Meh 2026, Li Claudia Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Alam
- BP Batam Hadirkan Pangan Terjangkau untuk Pegawai dan Masyarakat
- Asita Kepri Gelar Buka Bersama dan Ramadhan Charity 2026
- Terhentinya Petualangan Bandit Jalanan Perampas Gelang Emas Viral di Bengkong Batam
- Safari Ramadan di Pulau Karas, Amsakar Tekankan Semangat Kolaborasi Wujudkan Batam Madani
- 49 Ribu Peserta PBI JK Dinonaktifkan, BPJS Kesehatan Imbau Masyarakat Cek Status Kepesertaan
- BP Batam Gandeng Komunitas Promosikan WPP New Nagoya
Ditpam BP Batam, TNI dan Polri Tertibkan Tambang Pasir Ilegal di KKOP Bandara

Keterangan Gambar : Petugas gabungan membongkar sejumlah titik tambang pasir ilegal di KOP Bandara Hang Nadim, Nongsa, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (4/2/2026). /Dok. BP Batam
KORANBATAM.COM - Direktorat Pengamanan (Ditpam) Aset dan Kawasan Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama TNI dan Polri melaksanakan penertiban tambang pasir ilegal di Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) Bandara Hang Nadim, Nongsa, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), pada Rabu (4/2/2026).
Sebanyak 200 personel gabungan dari Ditpam, Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Hang Nadim, Polsek Bandara, Komando Distrik Militer (Kodim) 0316/Batam dan Pengelola Kawasan Bandara BP Batam mengikuti kegiatan penertiban.
Direktur Pengamanan Aset dan Kawasan, Mujiyono mengatakan, Bandara Hang Nadim merupakan salah satu pintu gerbang datangnya investasi dan pariwisata di kota Batam.
Menurutnya, dengan adanya aktivitas ilegal di kawasan tersebut berpotensi menggangu layanan penerbangan dan telah merusak lingkungan. Untuk itu, pihaknya berupaya mengamankan dan menjaga KKOP Bandara melalui penertiban aktivitas ilegal dan sinergi lintas sektoral.
“Bandara merupakan obyek vital nasional yang harus diamankan dalam rangka menjaga dan meningkatkan investasi Kota Batam,” katanya usai memimpin apel.
Lebih lanjut, ia berharap dan menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas ilegal di kawasan bandara tersebut demi keselamatan penerbangan dan mendorong pertumbuhan investasi.
“Dan yang paling penting adalah keberlanjutan dari kegiatan ini sehingga kegiatan itu (tambang pasir) tidak terjadi lagi,” ujarnya.
(red)
▴-▴


















































































