HKTI Kepri Resmi Dilantik: Fokus Genjot Pangan Lokal dan Sukseskan MBG
KORANBATAM.COM 29 Jun 2026, 17:53:12 WIB
dibaca : 445 Pembaca EKONOMI & BISNIS
HKTI Kepri Resmi Dilantik: Fokus Genjot Pangan Lokal dan Sukseskan MBG

Keterangan Gambar : Ketua DPD HKTI Kepri, Nyanyang Haris Pratamura (kanan), saat diwawancarai wartawan usai acara pelantikan pengurus baru, Senin (29/6/2026). /1st


KORANBATAM.COM - Pengurus baru Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) resmi dilantik pada Senin (29/6/2026). Momentum pelantikan ini langsung menjadi babak baru bagi HKTI Kepri untuk menjawab tantangan besar: memutus rantai ketergantungan pasokan pangan dari luar daerah dan menyejahterakan para petani serta nelayan lokal.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HKTI Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, menegaskan bahwa konsolidasi organisasi di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota ini akan menjadi motor penggerak utama dalam mengawal program-program strategis pemerintah yang langsung menyentuh masyarakat.

“Ini menjadi kekuatan baru bagi kami untuk bersama-sama mengawal program pemerintah. Kami ingin memastikan potensi besar di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan Kepri bisa dioptimalkan secara maksimal,” ujar Nyanyang, yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur (Wagub) Kepri.

Fokus Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Salah satu langkah konkret yang menjadi prioritas HKTI Kepri dalam waktu dekat adalah menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG). HKTI akan berfokus pada peningkatan produksi komoditas pangan esensial di dalam daerah agar tidak perlu mendatangkan dari luar.

“Kami fokus mengembangkan peternakan ayam, produksi telur, serta sayur-mayur. Tujuannya jelas, agar kebutuhan program MBG di Kepri bisa dipasok langsung dari keringat petani kita sendiri,” tambah Nyanyang optimistis.

Tak hanya itu, HKTI Kepri berkomitmen mengawal program kerakyatan lainnya, mulai dari Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih hingga pengembangan Kampung Nelayan agar dampaknya benar-benar dirasakan langsung di lapangan.

Sektor Maritim dan Pertanian Modern Jadi Senjata Utama

Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, yang turut hadir mengingatkan bahwa status Kepri yang bukan daerah agraris bukan berarti tidak bisa mandiri pangan. Menurutnya, Kepri memiliki 'senjata rahasia' pada sektor kelautan.

“Sektor kelautan dan perikanan adalah kekuatan utama Kepri dalam menopang ketahanan pangan daerah. Selain itu, kami melihat masyarakat Kepri sudah mulai bergerak maju dengan mengembangkan pertanian modern melalui sistem greenhouse,” kata Sudaryono.

Meski demikian, Wamentan tidak menampik adanya tantangan nyata di lapangan seperti masalah distribusi pupuk, pemasaran hasil panen, dan penyediaan sarana produksi. Di sinilah ia berharap HKTI mengambil peran vitalnya.

“Peran HKTI adalah menjadi jembatan. Mengadvokasi dan membawa aspirasi serta persoalan yang dihadapi petani ke pemerintah pusat untuk dicarikan solusinya, sekaligus memastikan program pemerintah sampai ke masyarakat,” tegas Sudaryono.

Melalui sinergi kuat antara pemerintah pusat, daerah, HKTI, dan seluruh pemangku kepentingan, kepengurusan baru ini optimistis Kepri mampu keluar dari bayang-bayang ketergantungan pangan luar daerah, sekaligus membawa angin segar bagi peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan di Bumi Segantang Lada.

 

(*)




- ▴-▴JNE BATAM ▴JNE BATAM▴- ▴-▴
Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook

EKONOMI

;