- Batam Blackout Senin Pagi, PLN Buru Penyebab Gangguan dan Opsi Pemulihan
- Rotasi Besar-besaran di Polda Kepri: Enam Dir dan Kabid Resmi Berganti Posisi
- Sasar 2 Titik Rawan di Batam, Ditresnarkoba Polda Kepri Ciduk 21 Positif Narkoba
- Permudah Akses Warga ke Tanjung Banon, BP Batam Siapkan Rute Trans Batam hingga Armada Kapal
- BP Batam Pacu Solusi Krisis Air Nongsa: Dari Interkoneksi Pipa hingga Doa Bersama
- Razia THM Batam: Dua Remaja Terjaring, 7 Kelab Malam Ternama Disisir Petugas
- Film UNIFORM: Cinta di Balik Seragam Siap Tayang 22 Oktober, Angkat Pesona Batam ke Layar Lebar
- Serah Terima Ibu Asuh Polwan Polda Kepri: Fokus Perkuat Peran Operasional dan Kepemimpinan
- Polsek Bengkong Salurkan Paket Sembako Kapolresta Barelang ke Kelompok Nelayan
- Kasrem 033/WP Hadiri Sertijab Kapolda Kepri, Komitmen Sinergitas TNI-Polri Makin Solid
Jalan Gajah Mada Batam Direkonstruksi Total per 25 Juli, Ini Rute Pengalihan Lalu Lintasnya

Keterangan Gambar : Keterangan gambar: Poster skema rekayasa lalu lintas di Jalan Gajah Mada, tepatnya pada ruas Pura Agung Amerta Bhuana hingga Taman Kota, mulai Sabtu (25/7/2026). /arsip BP Batam
KORANBATAM.COM - Badan Pengusahaan (BP) Batam resmi memulai proyek rekonstruksi menyeluruh di Jalan Gajah Mada, tepatnya pada ruas Pura Agung Amerta Bhuana hingga Taman Kota, mulai Sabtu (25/7/2026). Langkah ini diambil guna meningkatkan ketahanan infrastruktur jalan dan menjamin keselamatan pengguna jalan di salah satu urat nadi transportasi Kota Batam tersebut.
Proyek penataan infrastruktur ini diperkirakan memakan waktu sekitar empat minggu, bergantung pada dinamika cuaca serta kompleksitas teknis di lapangan.
Berbeda dari perbaikan berkala pada umumnya, pengerjaan kali ini mengusung metode rekonstruksi total. Tim teknis tidak hanya menambal permukaan yang berlubang, tetapi membongkar struktur beton yang rusak, memperbaiki dan memadatkan lapisan pondasi bawah, melakukan pengecoran ulang dengan beton bertulang hingga ditutup dengan lapisan aspal baru.
Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menegaskan bahwa, rekonstruksi skala penuh ini merupakan bentuk investasi jangka panjang pemerintah dalam mendukung kelancaran mobilitas warga dan arus logistik daerah.
“Kami memilih melakukan rekonstruksi secara menyeluruh pada titik-titik yang mengalami kerusakan berat agar hasilnya jauh lebih kokoh dan memiliki umur pakai yang lebih panjang. Ini penting demi menjaga kualitas infrastruktur jalan agar tetap aman dan nyaman saat dilintasi masyarakat,” ujar Ariastuty, Jumat (24/7/2026).
Skema Rekayasa Lalu Lintas Bertahap
Guna meminimalkan potensi kemacetan selama proses pengerjaan, BP Batam bekerja sama dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Barelang untuk memberlakukan rekayasa arus lalu lintas secara bertahap.
• Tahap Pertama:
Petugas akan menutup sementara ruas jalan di depan Universitas Internasional Batam (UIB) yang mengarah ke Taman Kota (arah Nagoya). Pengendara yang hendak melintas akan dialihkan menuju Flyover Sei Ladi hingga Flyover Laluan Madani.
• Tahap Kedua:
Pekerjaan akan bergeser ke sisi jalan seberangnya. Pada fase ini, petugas hanya akan memberlakukan penutupan satu lajur (contraflow atau pengerjaan parsial), sehingga arus kendaraan tetap dapat mengalir di bawah pengaturan petugas di lapangan.
Ariastuty menambahkan, skema rekayasa ini bersifat dinamis dan akan terus dievaluasi secara berkala mengikuti kondisi riil di lapangan.
“Pengaturan lalu lintas akan terus kami evaluasi bersama Satlantas Polresta Barelang. Jika terjadi penumpukan atau dibutuhkan penyesuaian demi keselamatan pengendara, rekayasa arus akan langsung disesuaikan berdasarkan rekomendasi petugas di lapangan,” jelasnya.
Menutup keterangannya, BP Batam mengimbau seluruh pengguna jalan agar tetap waspada, mematuhi rambu-rambu petunjuk yang telah dipasang, mengikuti instruksi petugas, serta memprioritaskan rute alternatif selama proyek berlangsung demi kenyamanan bersama.
(red)
▴-▴
▴JNE BATAM▴
▴-▴




















































































