Jalankan Arahan Presiden Prabowo, BP Batam Sukses Dorong Capaian Investasi Lampaui 55 Persen Target
KORANBATAM.COM 21 Agu 2026, 05:10:08 WIB
dibaca : 267 Pembaca EKONOMI & BISNIS
Jalankan Arahan Presiden Prabowo, BP Batam Sukses Dorong Capaian Investasi Lampaui 55 Persen Target

Keterangan Gambar : Poster investasi Batam Semester I 2026. /arsip BP Batam


KORANBATAM.COM - Kinerja investasi Kota Batam terus menunjukkan tren positif dan melesat signifikan sepanjang Semester I tahun 2026. Berdasarkan penghitungan dengan metode bottom-up Badan Pengusahaan (BP) Batam, nilai realisasi investasi periode Januari hingga Juni 2026 berhasil menyentuh angka Rp38,97 triliun.

Capaian impresif ini setara dengan 55,67 persen dari total target investasi tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp70 triliun. Secara tahunan (year-on-year), angka penanaman modal di Batam tumbuh pesat sebesar 62,75 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.

Lompatan performa ekonomi ini ditopang secara seimbang oleh dua pilar utama. Penanaman Modal Asing (PMA) mencatatkan kenaikan sebesar 53,68 persen, sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tumbuh pesat hingga 78,25 persen.

Kepastian Hukum dan Kemudahan Berusaha Jadi Kunci

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa melesatnya angka investasi ini merupakan buah dari komitmen menjaga kepercayaan investor melalui kepastian hukum dan kemudahan perizinan berusaha.

Menurut Amsakar, parameter keberhasilan investasi tidak hanya diukur dari besarnya nilai nominal modal yang masuk, tetapi juga dari keberhasilan pemerintah dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif, transparan, dan kompetitif.

“Sebagaimana arahan Presiden Prabowo, kepastian dan kemudahan berusaha menjadi faktor kunci dalam menarik minat investor. Prinsip inilah yang terus saya bangun bersama Bu Li Claudia untuk mendorong penguatan ekosistem industri di Batam,” ujar Amsakar dalam keterangannya, Kamis (20/8/2026).

Amsakar menambahkan, BP Batam kini memfokuskan pengembangan pada sektor-sektor bernilai tambah tinggi (high value-added) untuk memperkuat struktur perekonomian daerah. Sektor-sektor strategis tersebut meliputi industri digital dan kreatif, kedirgantaraan (aerospace), logistik internasional, perdagangan dan keuangan internasional, pariwisata kesehatan (health tourism), serta industri ringan.

“Kami tidak hanya mengejar angka realisasi investasi, tetapi juga membangun ekosistem usaha yang efisien, transparan, dan berdaya saing global,” imbuhnya.

Pengembangan Kawasan Terpadu dan Manfaat Nyata bagi Warga

Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menjelaskan bahwa BP Batam tengah menyiapkan program strategis melalui konsep Wilayah Penataan dan Pengembangan (WPP).

Konsep terpadu ini dirancang untuk mengintegrasikan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, meningkatkan nilai kawasan, memperkuat daya saing investasi, serta mengakselerasi transformasi Batam menuju kota ekonomi modern.

“Target saya dan Pak Amsakar bukan sekadar menjadikan Batam sebagai wadah penanaman modal. Kami ingin Batam menjadi tempat yang memberikan kepastian untuk tumbuh, ruang bagi dunia usaha untuk berkembang, sekaligus menciptakan manfaat ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Li Claudia.

Li Claudia memungkasi, pertumbuhan investasi harus berjalan selaras dengan pengembangan kawasan dan penguatan ekosistem usaha lokal. Kehadiran modal baru diharapkan dapat membuka lapangan kerja, menggerakkan roda ekonomi daerah, dan membawa kesejahteraan nyata bagi seluruh warga Batam.

 

(Redaksi KoranBatam)




- ▴-▴JNE BATAM ▴JNE BATAM▴- ▴-▴
Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook

EKONOMI

;