- Kala Cangkir Kopi Meruntuhkan Canggung Antara Pimpinan Polisi dan Warga Kampung Tua
- Kado Kemerdekaan: Pertamina Tebar Promo Potongan Harga Bright Gas via Klik Indomaret
- Rapor Hijau Semester I 2026: Investasi Batam Tembus Rp38,97 Triliun, Serap Ribuan Tenaga Kerja
- Berkas P-21, Polsek Bengkong Pelimpahan Tahap II Tersangka Yehezkiel ke Kejari Batam
- Sambut HUT ke-81 RI, Pertamina Sumbagut Tebar Hadiah Spesial lewat MyPertamina
- Legenda Timnas Turun Gunung di Batam International Football Series 2026, Bangkitkan Gelora Sepak Bola Usia Dini
- Dorong Transparansi Lahan, BP Batam Apresiasi Puluhan Penerima Alokasi Lapor Mandiri via LMS
- Sinergi BP Batam dan Ombudsman RI: Perkuat Pelayanan Publik demi Dongkrak Daya Saing Investasi
- Lestarikan Tradisi Perantauan, Punokawan Batam Sajikan Lemper Raksasa 1,5 Meter di Ritual Rebo Wekasan
- Sinergi Tripartit di Kepri: Media, Jaksa, dan BPD Kolaborasi Wujudkan Desa Akuntabel
Kabar Baik: Pertamax dan Pertamax Turbo di Aceh hingga Kepri Resmi Turun Harga per 1 Agustus 2026

Keterangan Gambar : Situasi salah satu SPBU di Medan. /arsip Pertamina
KORANBATAM.COM - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut kembali menyesuaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi secara berkala, yang resmi berlaku mulai Sabtu, 1 Agustus 2026. Penurunan harga ini berlaku serentak untuk lini produk Pertamax (RON 92) dan Pertamax Turbo di seluruh wilayah cakupan Sumatra bagian utara.
Kebijakan evaluasi harga ini mengacu pada regulasi pemerintah dengan mempertimbangkan pergerakan harga minyak mentah dunia, fluktuasi nilai tukar rupiah, serta daya beli masyarakat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menjelaskan bahwa penyesuaian berkala ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan energi berkualitas tinggi dengan harga yang kompetitif bagi publik.
“Penyesuaian harga BBM non-subsidi dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika pasar global dan nilai tukar mata uang. Melalui kebijakan ini, kami berharap masyarakat dapat menikmati produk BBM unggulan Pertamina dengan harga yang semakin terjangkau, tanpa mengesampingkan keandalan pasokan energi di kawasan Sumbagut,” ujar Fahrougi.
Daftar Harga Baru BBM Non-Subsidi Sumbagut (Per 1 Agustus 2026)
1. Provinsi Aceh & Sumatera Utara
• Pertamax (RON 92): Turun menjadi Rp16.300 per liter (sebelumnya Rp16.650).
• Pertamax Turbo: Turun menjadi Rp18.700 per liter (sebelumnya Rp19.750).
2. Provinsi Sumatera Barat, Riau, & Kepulauan Riau
• Pertamax (RON 92): Turun menjadi Rp16.650 per liter (sebelumnya Rp17.000).
• Pertamax Turbo: Turun menjadi Rp19.100 per liter (sebelumnya Rp20.150).
3. Kawasan Bebas / Free Trade Zone (FTZ)
* FTZ Sabang:
Pertamax (RON 92): Turun menjadi Rp14.950 per liter (sebelumnya Rp15.250).
* FTZ Batam:
Pertamax (RON 92): Turun menjadi Rp15.150 per liter (sebelumnya Rp15.500).
Pertamax Turbo: Turun menjadi Rp17.400 per liter (sebelumnya Rp18.350).
Stok Dipastikan Aman
Menanggapi perubahan harga ini, Pertamina menjamin ketersediaan pasokan energi di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) regional Sumbagut tetap dalam kondisi aman dan mencukupi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap bertransaksi sesuai kebutuhan serta menggunakan jenis BBM yang sesuai dengan spesifikasi mesin kendaraan agar performa tetap optimal,” tambah Fahrougi.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih detail mengenai harga terbaru maupun layanan Pertamina lainnya, dapat menghubungi Pertamina Customer Solution di nomor 135 atau memantau akun media sosial resmi @pertamina_sumbagut.
(red)
▴-▴
▴JNE BATAM▴
▴-▴




















































































