- Kala Cangkir Kopi Meruntuhkan Canggung Antara Pimpinan Polisi dan Warga Kampung Tua
- Kado Kemerdekaan: Pertamina Tebar Promo Potongan Harga Bright Gas via Klik Indomaret
- Rapor Hijau Semester I 2026: Investasi Batam Tembus Rp38,97 Triliun, Serap Ribuan Tenaga Kerja
- Berkas P-21, Polsek Bengkong Pelimpahan Tahap II Tersangka Yehezkiel ke Kejari Batam
- Sambut HUT ke-81 RI, Pertamina Sumbagut Tebar Hadiah Spesial lewat MyPertamina
- Legenda Timnas Turun Gunung di Batam International Football Series 2026, Bangkitkan Gelora Sepak Bola Usia Dini
- Dorong Transparansi Lahan, BP Batam Apresiasi Puluhan Penerima Alokasi Lapor Mandiri via LMS
- Sinergi BP Batam dan Ombudsman RI: Perkuat Pelayanan Publik demi Dongkrak Daya Saing Investasi
- Lestarikan Tradisi Perantauan, Punokawan Batam Sajikan Lemper Raksasa 1,5 Meter di Ritual Rebo Wekasan
- Sinergi Tripartit di Kepri: Media, Jaksa, dan BPD Kolaborasi Wujudkan Desa Akuntabel
Kawal BBM Subsidi di Kepri, TNI AL Kodaeral IV Pastikan Pasokan Nelayan Aman dan Tepat Sasaran

Keterangan Gambar : Pertemuan Kodaeral IV dengan PT Pertamina (Persero), Pemerintah Kecamatan Belakang Padang, serta pihak swasta seperti SPBU Kabil, di Pulau Ngenang, Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau, belum lama ini. /arsip Dispen Kodaeral IV
KORANBATAM.COM - Jajaran Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IV memperketat pengawasan dan pendampingan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di wilayah perbatasan Kepulauan Riau (Kepri). Langkah strategis ini diambil guna memastikan pasokan energi bagi masyarakat pesisir dan nelayan tepat sasaran sekaligus mencegah potensi penyalahgunaan.
Dalam pelaksanaannya, prajurit Kodaeral IV secara aktif turun ke lapangan melakukan pembinaan potensi maritim di pulau-pulau terpencil. Salah satu fokus utamanya adalah memberikan pendampingan bagi Koperasi Penambang Boat Bahtera Sejahtera dalam mengawal distribusi BBM subsidi.
Pengawalan ketat ini dinilai krusial. Selain untuk menjamin hak masyarakat yang membutuhkan, pengawasan ini bertujuan meminimalisasi risiko penyimpangan distribusi yang dapat memicu penghentian kuota subsidi dari pemerintah.
Untuk memastikan rantai pasok berjalan lancar, Kodaeral IV juga konsisten berkolaborasi dengan PT Pertamina (Persero), Pemerintah Kecamatan Belakang Padang, serta pihak swasta seperti SPBU Kabil dalam berbagai program sosialisasi dan pengawasan berkala.
Sulaiman, Lurah Ngenang di Pulau Ngenang, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, menyambut baik asistensi yang dilakukan oleh korps baret biru tersebut. Menurutnya, kehadiran TNI AL menjadi angin segar sekaligus solusi konkret atas dinamika yang kerap dihadapi masyarakat pesisir terkait akses energi.
“Kehadiran prajurit Kodaeral IV tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga memperkuat hubungan dengan masyarakat serta mendorong percepatan pembangunan di wilayah kepulauan,” ujar Sulaiman dalam siaran pers Dinas Penerangan (Dispen) Kodaeral IV, Sabtu (18/7/2026).
Dampak positif dari pengawasan ini langsung dirasakan oleh warga dan pengurus Koperasi Penambang Boat Bahtera Sejahtera. Mereka mengaku aktivitas melaut dan transportasi air kini jauh lebih lancar karena distribusi BBM subsidi menjadi lebih tertib, transparan, dan minim kelangkaan.
Melalui kemitraan erat dengan seluruh pemangku kepentingan, TNI AL menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan di wilayah maritim Indonesia, khususnya di area-area berbatasan langsung dengan negara tetangga.
(iam)
▴-▴
▴JNE BATAM▴
▴-▴




















































































