Kemanunggalan di Kampung Baktis: Saat Prajurit Yonif 136/Tuah Sakti Jadi Garda Depan Kesehatan Warga
KORANBATAM.COM 09 Jul 2026, 14:17:06 WIB
dibaca : 364 Pembaca DAERAH
Kemanunggalan di Kampung Baktis: Saat Prajurit Yonif 136/Tuah Sakti Jadi Garda Depan Kesehatan Warga

Keterangan Gambar : Prajurit Satgas dan Tim Nakes Yonif 136/TS melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap salah seorang warga kampung Baktis, Puncak Jaya, Papua Tengah, Kamis (9/7/2026). /arsip Tuah Sakti


KORANBATAM.COM - Komitmen nyata dalam mengabdi kepada masyarakat terus ditunjukkan oleh Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Republik Indonesia-Papua Nugini (RI-PNG) Kewilayahan Batalyon Infanteri (Yonif) 136/Tuah Sakti (TS).

Tidak hanya fokus pada aspek pengamanan wilayah, personel Satgas juga hadir sebagai garda terdepan pelayanan kemanusiaan melalui aksi jemput bola pelayanan kesehatan (Yankes) gratis bagi warga di pedalaman Papua Tengah.

Aksi sosial kali ini menyasar warga Kampung Baktis, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah. Di bawah komando Kapten Ckm dr. Ridho Viandalas, tim medis Satgas bergerak langsung memberikan pemeriksaan kesehatan, pengobatan gratis, hingga edukasi intensif mengenai pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Dalam pelaksanaannya, tim kesehatan melayani berbagai keluhan penyakit yang kerap diderita warga setempat, mulai dari nyeri otot, diare hingga demam. Guna mempercepat masa pemulihan, tim medis mendistribusikan obat-obatan dan suplemen sesuai kebutuhan, termasuk Sirup Paracetamol, Vitamin C, dan Maltiron Plus. Pendekatan yang humanis dan persuasif membuat warga merasa nyaman dan tidak ragu untuk mengonsultasikan kondisi kesehatan mereka.

Lebih dari sekadar membagikan obat, momentum ini juga dimanfaatkan para prajurit untuk membangun komunikasi sosial yang hangat. Melalui interaksi yang inklusif dan penuh kekeluargaan, personel Satgas dapat mendengarkan langsung aspirasi serta kebutuhan mendasar masyarakat, yang kian memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat.

Komandan Satgas Yonif 136/TS, Letkol Inf Yudi Satria Prabowo, menegaskan bahwa, kehadiran pasukannya harus membawa dampak konkret yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di wilayah penugasan.

“Kehadiran Satgas bukan hanya menjalankan tugas pengamanan wilayah, tetapi juga memastikan masyarakat merasakan manfaat dari kehadiran TNI. Melalui pelayanan kesehatan ini, kami ingin membantu meningkatkan kualitas kesehatan warga sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Letkol Inf Yudi Satria Prabowo dalam keterangan resminya, Kamis (9/7/2026).

Langkah nyata ini mendapat apresiasi mendalam dari masyarakat setempat. Merinus Wonda (55 tahun), salah seorang warga Kampung Baktis, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas kepedulian yang ditunjukkan oleh para prajurit. Bagi warga, kehadiran tim medis TNI menjadi angin segar di tengah keterbatasan akses fasilitas kesehatan di wilayah mereka.

“Kami sangat senang dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah datang memeriksa kesehatan kami. Obat-obatan yang diberikan sangat membantu, karena kami tidak selalu mudah mendapatkan pelayanan kesehatan. Semoga Tuhan selalu melindungi Satgas Yonif 136/Tuah Sakti dalam menjalankan tugas,” tutur Merinus.

Melalui dedikasi dan konsistensi ini, Satgas Yonif 136/TS membuktikan bahwa esensi tugas seorang prajurit melampaui batas pertahanan fisik, melainkan juga menjadi pembawa harapan, kepedulian, dan solusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat di garda terdepan Indonesia.

 

(red)




- ▴-▴JNE BATAM ▴JNE BATAM▴- ▴-▴
Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook

EKONOMI

;