- Dankodaeral IV Pimpin Peringatan HUT ke-81 TNI di Batam, Tekankan Pengabdian PRIMA
- Batam Krisis Air Baku Imbas El Nino Ekstrem, BP Batam Kebut Interkoneksi Pipa Duriangkang
- Gaya Hidup Bebas Dompet, CIMB Niaga Rilis OCTO untuk Pejuang Mimpi
- PajamASRun 2026 Segera Digelar, Hadirkan Lari Unik Berkostum Piyama
- Dari Pencuci Piring hingga GM: Perjalanan Ivan Bakara Nakhodai Properti Swiss-Belhotel Batam
- Sempat Kabur ke Bekasi, Pelaku Penggelapan Uang Kios Pasar BTC Bengkong Akhirnya Tumbang
- Jejak-Jejak Sang Komandan Brimob: Irjen Suhendri Pulang Kampung Pimpin Polda Kepri, Asep Safrudin Promosi Kabareskrim
- Dukung Garuda Raih Juara, Pemkot Batam Gelar Nobar Final Indonesia vs Thailand di FIFA ASEAN Cup 2026
- Sentuh Hati Warakawuri dan Anak Yatim, Bhayangkari Batu Ampar Turun Usung Sembako
- Polda Kepri Ungkap Peran 11 Tersangka Bentrokan Setokok, Isu Stafsus dan Pembunuh Bayaran Didalami
Kuliner Big Takoyaki Diserbu, Pengunjung BWR ke-7 di Taman Dang Anom Batam Membludak

Keterangan Gambar : Pengunjung memadati stand Big Takoyaki saat berburu kuliner buka puasa di BWR ke-7, Taman Dang Anom, Batam Center, Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (21/2/2026) malam. /arsip Disbudpar
KORANBATAM.COM - Pembukaan Batam Wonderfood & Art Ramadhan (BWR) yang ke-7 berlangsung meriah di Taman Dang Anom, kawasan Batam Center pada Selasa (17/2/2026) malam.
Kegiatan tahunan yang menjadi ruang berburu kuliner hingga menikmati beragam festival itu resmi dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, ditandai dengan penyalaan obor secara simbolis.
Puluhan tenant menggelar kuliner tradisional dan kekinian event bazar yang dilaksanakan setiap bulan suci Ramadan salah satunya yang diserbu pengunjung stand Big Takoyaki.
Kuliner kekinian ini sangat lezat disenangi anak-anak muda. Berbahan dasar tepung, takoyaki merupakan adonan khusus telur, dashi bubuk, air, bumbu penyedap, kaldu bubuk dengan potongan isian sosis, crab stick, cumi, bakso, keju mozarella, saus takoyaki, mayonnaise, cakalang katsuobushi, rumput laut bubuk, saus mentai dan bon cabe sungguh menggugah selera sebagai menu pembuka puasa
Dengan harga terjangkau, big takoyaki jumbo original diharga Rp22.000, sedangkan mentai jumbo diharga Rp25.000. Lalu takoyaki mini original per 7 pices seharga Rp15.000, mentai per 6 pices Rp20.000.
Yogi, Pemilik stand Big Takoyaki menjalankan usahanya bersama istri. Ia mengaku sangat senang dapat bergabung untuk pertama kalinya di event BWR ini.
“Sangat senang untuk pertama kali bergabung di event bazar BWR ini, dan alhamdullilah juga menjadi viral. Saya sangat bersyukur setiap hari jualan saya sold out, serta berjanji akan terus mengikutinya di tahun-tahun depan,” ucapnya.
Event bazar yang dibuka Sekda Batam, Firmansyah ini memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan BWR yang digagas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam.
Menurutnya, konsistensi pelaksanaan hingga tahun ketujuh mencerminkan komitmen dalam menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya sektor kuliner dan ekonomi kreatif.
Ia mengingatkan agar suasana ramadan tetap dijaga dengan penuh kekhusyukan. Saat waktu Magrib tiba, aktivitas bazar diharapkan dihentikan sementara agar pengunjung dan pelaku usaha dapat berbuka puasa serta menunaikan salat Magrib.
Firmansyah juga menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah menyediakan musala dan mendorong pelaksanaan salat berjemaah. Selain itu, pelaku usaha diimbau menjaga kebersihan dan kesehatan makanan yang dijual.
Untuk memastikan keamanan pangan, kata dia, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akan melakukan pengecekan kualitas makanan yang dipasarkan di area BWR.
Langkah tersebut diharapkan memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang berbuka puasa di lokasi kegiatan.
“Semoga selama Ramadan kita dapat menjalankan ibadah dengan baik dan khusyuk,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata melaporkan bahwa BWR telah digelar selama tujuh tahun dan secara konsisten menjadi wadah bagi pelaku ekonomi kreatif. Kegiatan ini bahkan pernah tercatat dalam kalender event Nusantara.
Ia menjelaskan, BWR tidak hanya menghadirkan bazar kuliner untuk berbuka puasa, tetapi juga menyediakan fasilitas pendukung seperti musala dan ruang bermain keluarga.
“Tahun ini, sebanyak 75 tenan ambil bagian dalam kegiatan yang berlangsung dari 17 Februari hingga 1 Maret 2026,” sebut Ardiwinata kepada KoranBatam, Sabtu (21/2).
Adapun pelaksanaan BWR ke-7 turut melibatkan berbagai unsur, antara lain Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Batam, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Disbudpar. Selain bazar kuliner, rangkaian kegiatan juga diisi dengan buka puasa bersama, program kolaborasi dengan AirAsia serta santunan anak yatim piatu.
(iam)
▴-▴
▴JNE BATAM▴
▴-▴




















































































