- Kala Cangkir Kopi Meruntuhkan Canggung Antara Pimpinan Polisi dan Warga Kampung Tua
- Kado Kemerdekaan: Pertamina Tebar Promo Potongan Harga Bright Gas via Klik Indomaret
- Rapor Hijau Semester I 2026: Investasi Batam Tembus Rp38,97 Triliun, Serap Ribuan Tenaga Kerja
- Berkas P-21, Polsek Bengkong Pelimpahan Tahap II Tersangka Yehezkiel ke Kejari Batam
- Sambut HUT ke-81 RI, Pertamina Sumbagut Tebar Hadiah Spesial lewat MyPertamina
- Legenda Timnas Turun Gunung di Batam International Football Series 2026, Bangkitkan Gelora Sepak Bola Usia Dini
- Dorong Transparansi Lahan, BP Batam Apresiasi Puluhan Penerima Alokasi Lapor Mandiri via LMS
- Sinergi BP Batam dan Ombudsman RI: Perkuat Pelayanan Publik demi Dongkrak Daya Saing Investasi
- Lestarikan Tradisi Perantauan, Punokawan Batam Sajikan Lemper Raksasa 1,5 Meter di Ritual Rebo Wekasan
- Sinergi Tripartit di Kepri: Media, Jaksa, dan BPD Kolaborasi Wujudkan Desa Akuntabel
Lawan Perundungan di Pesantren, Polres Lingga Edukasi Santri Darul Iman

Keterangan Gambar : Sosialisasi Satbinmas Polres Lingga soal pencegahan perundungan (bullying) di Pondok Pesantren Darul Iman, Dabo Singkep, Jumat (17/7/2026). /arsip Humas Polres Lingga
KORANBATAM.COM - Kepolisian Resor (Polres) Lingga terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari kekerasan. Melalui Satuan Binmas (Satbinmas), Polres Lingga menggelar sosialisasi pencegahan perundungan (bullying) sekaligus menyalurkan bantuan keperluan siswa dalam kegiatan Martamuda di Pondok Pesantren Darul Iman, Dabo Singkep, Jumat (17/7/2026).
Agenda ini dipimpin langsung oleh tiga personel Satbinmas Polres Lingga, yakni Briptu Andi Amir, Bripda Mexwuel Pasaribu, dan Bripda Sandy Kurnia Prama Yudha. Di hadapan para santri, mereka menekankan pentingnya membangun karakter, memperkuat kepedulian antarsesama, serta menanamkan nilai saling menghormati di lingkungan pesantren.
Dalam paparannya, personel Satbinmas mengajak seluruh santri untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan menghargai setiap perbedaan. Mereka juga mengupas tuntas berbagai bentuk perundungan yang harus dihindari, mulai dari perundungan fisik, verbal, sosial hingga komitmen siber (cyberbullying).
Tak sekadar memberi edukasi, para santri juga digugah keberaniannya untuk tidak tinggal diam. Mereka diimbau segera melapor kepada ustaz, pengurus pondok, Bhabinkamtibmas, maupun langsung ke Polres Lingga jika melihat atau menjadi korban perundungan.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap dunia pendidikan, Satbinmas Polres Lingga turut menyerahkan bantuan sarana penunjang berupa buku tulis, pena, sapu, hingga bola kaki. Bantuan ini diharapkan mampu memicu motivasi dan semangat para santri dalam menuntut ilmu.
Secara terpisah, Kapolres Lingga AKBP Dr. Pahala Martua Nababan, melalui Pejabat Sementara (PS) Kasat Binmas Polres Lingga, Iptu Heriyanra Kurniawan, menegaskan bahwa, penanganan perundungan memerlukan kerja keras kolektif. Lingkungan pendidikan harus menjadi garda terdepan dalam penguatan karakter dan komunikasi yang sehat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan pola pikir bahwa saling menghormati dan menjauhi perundungan adalah cerminan akhlak mulia. Polres Lingga akan terus hadir secara konsisten untuk membangun sinergi dengan lembaga pendidikan demi memastikan lingkungan belajar tetap aman, nyaman, dan kondusif,” ujar Iptu Heryanra dalam keterangan resminya, Sabtu (18/7/2026).
Lewat edukasi preventif ini, para santri kini mengantongi pemahaman yang lebih matang mengenai dampak buruk perundungan. Kolaborasi erat antara Polres Lingga dan Pondok Pesantren Darul Iman ini diharapkan menjadi cetak biru (blueprint) dalam membangun budaya saling peduli di ekosistem pendidikan keagamaan.
(red)
▴-▴
▴JNE BATAM▴
▴-▴




















































































