Layanan Stroke RSBP Batam Raih Diamond Status WSO: Warga Tak Perlu Lagi Berobat ke Luar Negeri
KORANBATAM.COM 08 Agu 2026, 15:53:14 WIB
dibaca : 306 Pembaca KESEHATAN
Layanan Stroke RSBP Batam Raih Diamond Status WSO: Warga Tak Perlu Lagi Berobat ke Luar Negeri

Keterangan Gambar : Penghargaan Diamond Status dari WSO kepada RSBP Batam. /arsip BP Batam


KORANBATAM.COM - Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam kembali mencatatkan prestasi gemilang di panggung kesehatan internasional. Rumah sakit milik BP Batam ini resmi meraih Diamond Status dari World Stroke Organization (WSO) predikat tertinggi berskala global yang diberikan kepada fasilitas kesehatan dengan kinerja unggul dalam penanganan emergency pasien stroke.

Capaian bergengsi ini menjadi bukti konkret peningkatan mutu medis secara berkesinambungan di Batam. Sebelum mengamankan predikat Diamond, RSBP Batam bertahap telah mengantongi status Gold dan Platinum.

Transformasi berjenjang ini menegaskan konsistensi rumah sakit dalam membangun ekosistem penanganan stroke yang responsif, presisi, dan sesuai dengan protokol global.

Dalam operasionalnya, RSBP Batam dinilai berhasil menerapkan tindakan medis kritis seperti trombolisis dan trombektomi secara cepat dan terukur. Penanganan pada kurun waktu emas (golden period) ini terbukti efektif menekan risiko kecacatan permanen sekaligus meningkatkan peluang keselamatan jiwa pasien.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa, pencapaian ini merupakan buah dari kerja keras serta komitmen kolektif seluruh tenaga medis dan jajaran manajemen.

“Penghargaan Diamond Status dari WSO ini adalah bentuk pengakuan dunia bahwa layanan stroke di RSBP Batam telah memenuhi standar tertinggi internasional,” ujar Amsakar.

Ia menambahkan, keberhasilan ini tidak sekadar menjadi kebanggaan institusi, tetapi juga memperkuat posisi Batam sebagai kawasan yang memiliki fasilitas kesehatan modern yang mampu bersaing di tingkat regional maupun global.

“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan keselamatan pasien. Yang terpenting, masyarakat Batam kini memiliki kepastian untuk mendapatkan penanganan stroke terbaik tanpa harus dirujuk atau berobat keluar kota, bahkan ke luar negeri,” tegasnya.

Dukungan senada disampaikan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra. Menurutnya, pengakuan internasional ini lahir dari budaya kerja rumah sakit yang mengutamakan keselamatan dan keselamatan pasien (patient safety).

“Pengakuan WSO menjadi motivasi kuat bagi kami untuk terus mempresisikan penanganan medis agar semakin cepat, tepat, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi kesehatan dunia,” tutur Li Claudia.

Sementara itu, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menilai Diamond Status bukan akhir dari capaian, melainkan titik awal untuk mempertahankan dan menaikkan standar operasional.

“Fokus kami ke depan adalah memperkuat kompetensi tenaga medis secara berkelanjutan, modernisasi teknologi, serta penguatan tata kelola rumah sakit. Kami ingin kepercayaan masyarakat terhadap mutu layanan kesehatan di Batam terus meningkat,” pungkas Ariastuty.

Dengan raihan penghargaan tertinggi dari WSO ini, RSBP Batam kian memperkokoh perannya sebagai benteng pelayanan kesehatan terdepan di Kepulauan Riau sekaligus penopang daya saing wilayah Batam sebagai kawasan berfasilitas publik modern.

 

(Redaksi KoranBatam)




- -JNE BATAM JNE BATAM- -
Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook

EKONOMI

;