- Listrik Batam Pulih 100 Persen, BP Batam Kawal Pemulihan Air dan Sektor Industri
- OPINI: Menakar Kejadian Blackout PLN Batam: Murni Gangguan Teknis dan Pentingnya Mitigasi Sistemik
- Di Balik Patroli Simpatik Yonif 136/TS di Puncak Senyum: Jaga Keamanan, Merawat Kesejahteraan
- Olahan Limbah Ikan Pesisir Nongsa Batam Tembus Pasar Malaysia dan Singapura
- BP Batam Gandeng Ombudsman RI, Akselerasi Layanan Publik dan Kepastian Investasi
- Lanud Hang Nadim Guyur Bantuan Air Bersih untuk Warga Sambau Batam
- Mati Listrik di Kepri, Kapolda Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi Hoaks dan Minta PLN Evaluasi
- Banjir Susulan Terjang Padang, Pertamina Pasok Sembako dan LPG Dapur Umum
- Kodaeral IV Siagakan Pasukan dan Alutsista, QRNC Resmi Dibentuk Tanggap Bencana
- Tingkatkan Kepercayaan Publik, Polda Kepri Rilis Slogan Polisi Bersama Masyarakat
Mangkuk Gizi dan Pelukan Hangat Prajurit Tuah Sakti di Pedalaman Puncak Jaya

Keterangan Gambar : Momen prajurit TNI dari Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 136 Tuah Sakti menyuapi bubur bayi ke salah seorang anak di Kampung Tinggi Nambut, Puncak Jaya, Papua Tengah, Senin (8/6/2026). /arsip Satgas Tuah Sakti
KORANBATAM.COM - Bagi Nividi (35 tahun), kehadiran para pria berseragam loreng pagi itu bukan sekadar kunjungan biasa. Di tengah dinginnya angin yang berembus di Distrik Tinggi Nambut, Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, Senin (8/6/2026), kehadiran mereka membawa kehangatan yang dinanti oleh ibu-ibu di kampungnya.
Hari itu, prajurit Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Republik Indonesia-Papua Nugini (RI-PNG) Kewilayahan Batalyon Infanteri (Yonif) 136/Tuah Sakti (TS) datang tidak dengan senjata yang disiagakan.
Tangan-tangan kekar para prajurit justru sibuk memegang mangkuk-mangkuk hangat berisi bubur bayi. Fokus mereka satu yakni, kesehatan dan senyum anak-anak Kampung Tinggi Nambut, generasi masa depan Papua Tengah.
“Kami senang dan berterimakasih karena bapak-bapak TNI selalu peduli kepada anak-anak kami. Kehadiran Satgas membuat kami merasa diperhatikan,” ujar Nividi dengan mata berbinar.
Suasana haru sekaligus ceria menyelimuti kampung saat para prajurit membaur, menyuapi balita dan mengajak anak-anak bermain. Tidak hanya memberi asupan gizi, Satgas Tuah Sakti juga menggelar pelayanan kesehatan door-to-door. Pemeriksaan fisik sederhana dilakukan dan obat-obatan dibagikan gratis kepada warga yang mengeluhkan gangguan kesehatan.
Bagi Komandan Pos (Danpos) Tinggi Nambut, Kapten Infanteri (Inf) Firsan Hadly, ini adalah cara TNI merajut kekeluargaan di beranda negeri.
“Kami ingin hadir lebih dekat, berbagi kebahagiaan. Satgas bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi menjadi bagian dari keluarga masyarakat di sini,” kata Kapten Firsan.
(iam)
▴-▴
▴JNE BATAM▴
▴-▴





















































































