Masuk Top KEN Kemenparekraf, Puncak Kenduri Seni Melayu 2026 Siap Digelar 2 Juli di Batam
Hadirkan Didik Nini Thowok hingga Seniman Malaysia
KORANBATAM.COM 18 Jun 2026, 23:13:50 WIB
dibaca : 416 Pembaca SENI DAN BUDAYA
Masuk Top KEN Kemenparekraf, Puncak Kenduri Seni Melayu 2026 Siap Digelar 2 Juli di Batam

Keterangan Gambar : Pertunjukan seni tari pada event Kenduri Seni Melayu di Batam, Kepulauan Riau. /arsip Disbudpar Batam


KORANBATAM.COM - Puncak perhelatan Kenduri Seni Melayu (KSM) 2026 bersiap menyapa masyarakat. Event budaya megah unggulan Kota Batam ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari berturut-turut, mulai tanggal 2 hingga 5 Juli 2026 mendatang, di Dataran Engku Putri, Batam Center, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Mengusung tema “Menyemai Benih Budaya, Memetik Ranggi Peradaban”, KSM tahun ini akan menyuguhkan perpaduan apik antara seni pertunjukan panggung, permainan rakyat, kuliner khas Melayu hingga kolaborasi akbar para seniman domestik dan mancanegara.

Rangkaian acara ini merupakan muara dari suksesnya gelaran pra-KSM yang sebelumnya telah memukau masyarakat di Kecamatan Sagulung, Tanjung Uma, dan Sungai Beduk. Kini, seluruh penampil terbaik dari berbagai wilayah tersebut akan kembali dipertemukan di satu panggung utama.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, menegaskan bahwa KSM bukan sekadar agenda hiburan tahunan biasa. Lebih dari itu, festival ini merupakan wadah pelestarian dan pemajuan kebudayaan Melayu yang telah konsisten dijaga selama lebih dari dua dekade.

“Kenduri Seni Melayu adalah ruang temu bagi para seniman, budayawan, komunitas, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga warisan leluhur agar tetap hidup, berkembang, dan relevan bagi generasi masa kini. Budaya bukan hanya untuk dikenang, tetapi dirayakan dan diwariskan,” ujar Ardiwinata kepada KoranBatam via pesan WhatsApp, Kamis (18/6/2026).

Ardiwinata menambahkan, penyelenggaraan KSM ke-27 ini terasa semakin istimewa karena memperkuat posisi Batam sebagai etalase kebudayaan Melayu yang terbuka bagi dunia luar di kawasan regional serumpun.

Sajikan Pengalaman Budaya yang Lengkap

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Disbudpar Batam sekaligus Produser Pelaksana KSM 2026, Samson Rambah Pasir, menjelaskan bahwa pihaknya telah merancang berbagai rangkaian acara demi memberikan pengalaman budaya yang komplet bagi warga lokal maupun wisatawan.

“KSM tahun ini dikemas sangat kaya. Tidak hanya seni pertunjukan panggung, kami juga menghadirkan permainan rakyat, bazar ekonomi kreatif, kuliner tradisional Melayu, pembacaan puisi penyair serumpun, hingga kolaborasi seni lintas generasi,” kata Samson.

Dimeriahkan Maestro Nasional dan Internasional

Daya tarik regional KSM 2026 dibuktikan dengan kehadiran sejumlah nama besar di panggung seni. Tahun ini, penonton akan disuguhkan penampilan spesial dari:

Roslan Madun (Seniman legendaris asal Malaysia)

Didik Nini Thowok (Maestro seni pertunjukan Indonesia)

Kris Karmila (Seniman asal Brunei Darussalam)

• Perwakilan seniman dari Thailand

Yayasan Pelatihan Tari Laksamana Pekanbaru, serta puluhan sanggar seni, musisi, dan penyair lokal Kepri.

Sebagai salah satu festival budaya terbesar, Kenduri Seni Melayu mencatatkan sejarah impresif karena konsisten digelar tanpa jeda sejak tahun 1999.

Berkat konsistensi tersebut, KSM kembali berhasil lolos kurasi ketat dan masuk dalam daftar 110 event unggulan nasional Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 oleh Kementerian Pariwisata RI.

Melalui semangat kolaborasi ini, Kenduri Seni Melayu 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ruang silaturahmi yang mempererat persaudaraan serumpun, tetapi juga menjadi magnet pariwisata yang mendongkrak roda ekonomi kreatif di Kota Batam.

 

(iam)




JNE BATAM JNE BATAM- -
Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook

EKONOMI

;