Menengok Progres Sekolah Rakyat Merah Putih Rempang, Calon Role Model Pendidikan Gratis Nasional
KORANBATAM.COM 16 Jul 2026, 11:29:27 WIB
dibaca : 362 Pembaca PENDIDIKAN
Menengok Progres Sekolah Rakyat Merah Putih Rempang, Calon Role Model Pendidikan Gratis Nasional

Keterangan Gambar : Sejumlah pemangku kepentingan Kota Batam melakukan peninjauan langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih di Rempang, Selasa (14/7/2026). /arsip BP Batam


KORANBATAM.COM - Badan Pengusahaan (BP) Batam terus mengakselerasi realisasi salah satu program prioritas nasional di Kepulauan Riau. Proyek strategis pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih di kawasan Rempang yang dirancang sebagai kawasan pendidikan terintegrasi, kini resmi memasuki tahapan krusial berupa pembersihan lahan (land clearing).

Kepastian tersebut diperoleh setelah Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, meninjau langsung progres di lapangan pada Selasa (14/7/2026). Peninjauan ini dilakukan guna memastikan seluruh perencanaan dan tahapan fisik berjalan kondusif, aman, serta memenuhi seluruh standardisasi teknis yang dipersyaratkan.

Amsakar menjelaskan, sekolah terpadu yang berdiri di atas lahan seluas 18,5 hektare ini memanfaatkan wilayah Hak Pengelolaan Lahan (HPL) milik BP Batam. Menurutnya, tahap awal pembersihan lahan ini adalah fondasi penentu sebelum melangkah ke fase konstruksi fisik yang lebih kompleks.

“BP Batam terus melakukan pengawasan melekat terhadap program prioritas nasional ini. Komitmen kami adalah mengawal setiap proses agar berlangsung secara terencana, aman, dan sesuai target mutu. Ini adalah proyek masa depan yang harus kita amankan bersama,” ujar Amsakar.

Dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu, Sekolah Rakyat Merah Putih disiapkan untuk memberikan lingkungan belajar yang berkualitas, inklusif, serta fokus pada penguatan karakter dan kompetensi siswa tanpa dipungut biaya sepeser pun. Sekolah ini diharapkan mampu mendongkrak daya saing generasi muda lokal secara signifikan.

Proyek mercusuar ini juga mendapat perhatian khusus dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Pemerintah pusat menilai, pembangunan infrastruktur pendidikan gratis berkualitas tinggi di Rempang merupakan langkah konkret untuk menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam percepatan pembangunan ini. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, aparat, serta elemen masyarakat menjadi kunci utama agar manfaat pembangunan ini segera dirasakan secara berkelanjutan.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi yang aman dan kondusif. Investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah investasi pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Sekolah ini akan menjadi motor penggerak transformasi sosial dan ekonomi daerah,” tegas Li Claudia.

Li Claudia juga menambahkan bahwa Sekolah Rakyat Merah Putih di Rempang diproyeksikan sebagai percontohan (role model) skala nasional untuk pembangunan sarana pendidikan serupa di berbagai pelosok Indonesia. Melalui pola pembinaan terintegrasi ini, diharapkan anak-anak di Batam memiliki akses setara untuk tumbuh dan mengaktualisasikan potensi terbaiknya.

 

(red)




- -JNE BATAM JNE BATAM- -
Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook

EKONOMI

;