- RUPST CIMB Niaga Setujui Laporan Tahunan-Keuangan Konsolidasian Tahun Buku 2025
- Pertamina Patra Sumbagut Hadirkan Pasar Murah untuk 1.000 Warga di Padang
- Investasi Digital Menguat, BP Batam Dukung Proyek Pusat Data DayOne-PLN Batam
- Volume Peti Kemas Tumbuh Jumlah Penumpang Melonjak
- Tim Terpadu Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kurahan Sei Binti Sagulung
- Iptu Yuli Endra Raih Penghargaan usai Ungkap Penyelundupan PMI Ilegal
- Kodaeral IV Hadiri Pelepasan Jamaah Calon Haji Batam 2026 ke Tanah Suci
- Jawab Kebutuhan Peserta, Direksi Baru BPJS Kesehatan Beberkan 8 Program Andalan
- Saling Besinergi Jaga Ketahanan Energi
- Kepala BP Batam Jadi Narasumber Kuliah Kerja Pasis Seskoau Tahun 2026
Menyemai Cahaya Literasi di Bumi Cendrawasih

Keterangan Gambar : Prajurit TNI AD dari Satgas Yonif 136/TS mengajar siswa SD Inpres Pagaleme, Distrik Mulia, Berelema, Ilamburawi, Puncak Jaya, Papua Tengah, Rabu (11/3/2026). /PEN 136 TS
KORANBATAM.COM - Di tengah rutinitas menjaga wilayah Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Republik Indonesia dan Papua Nugini (RI-PNG), Batalyon Infanteri (Yonif) Raider Khusus (RK) 136/Tuah Sakti (TS) meluangkan waktu untuk membantu mengajar dan memberikan motivasi di Sekolah Dasar (SD) Inpres Pagaleme pada Rabu (11/3/2026).
SD Inpres Pagaleme yang terletak di Kampung Pagaleme, Distrik Mulia, Desa/Kelurahan Berelema, Kecamatan Ilamburawi, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah merupakan wilayah pedalaman Papua.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program unggulan Satgas Yonif 136/TS yakni Tsamawa atau Tuah Sakti Membawa Tawa yang bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan sekaligus menghadirkan keceriaan bagi anak-anak di Bumi Cendrawasih.
“Tentunya dunia pendidikan adalah salah satu hal penting yang harus kita turut serta peduli, karena ini menyangkut generasi penerus,” ujarnya dalam siaran pers, Kamis (12/3).
Menurut Yudi, program Tsamawa berhasil mengubah stigma anak-anak terhadap TNI. Dari awal yang pemalu, mereka kini membangun hubungan emosional yang kuat, hal itu membuktikan bahwa TNI adalah saudara semua anak bangsa.
“Pendidikan menjadi salah satu kepedulian semua pihak, sehingga buta huruf di Kabupaten Puncak Jaya dapat diberantas dan akan muncul generasi baru pemuda-pemudi untuk melanjutkan estafet pembangunan menuju cita-cita bangsa,” ucapnya.
Meski fasilitas belajar masih terbatas, dan proses belajar mengajar dilakukan di ruangan sementara, para siswa tetap menunjukkan semangat belajar yang tinggi.
Kehadiran personel Satgas Yonif 136 Tuah Sakti disambut penuh antusias para siswa. Suasana belajar pun dipenuhi tawa, dan keceriaan hingga kegiatan selesai.
Hal tersebut mencerminkan kedekatan antara prajurit TNI dengan masyarakat dan menjadi wujud kepedulian dalam mendukung pendidikan serta menumbuhkan semangat belajar generasi muda Papua.
(iam)
▴-▴




















































































