- Satu Tahun Pengabdian Kodam XIX/Tuah Tambusai: Menunggal Bersama Rakyat, Mengabdi untuk Negeri
- Menyemai Bintang dari Mukakuning: Batam Grassroot Football Festival 2026 Jadi Pijakan Menuju Panggung Dunia
- Memperkuat Barisan Kamtibmas, Polsek Bengkong Rangkul Komunitas Driver Online SMB
- Basarnas Tanjungpinang Ungkap Data Kedaruratan Laut: 20 Laka Laut, 10 Meninggal, 6 Masih Hilang
- Memupuk Nasionalisme di Pegunungan Tengah Papua: Satgas Yonif 136/TS Bagikan Bendera Merah Putih
- Lewat Program Cadiak Pandai, Pertamina Sumbagut Sabet Penghargaan Platinum TJSL & CSR Award 2026
- Semarak HUT ke-81 RI: BP Batam Pamerkan Inovasi dan Unjuk Sinergi di Pawai Pembangunan
- Konferensi Pers Kodaeral IV: Kapal Bendera Tanzania Disergap, 1,3 Ton Ketamine dan 8 WNA Diamankan
- Upaya Satgas Yonif 136/TS Bangun Papua Damai lewat Silaturahmi Door to Door di Wongdama
- Kemanunggalan di Tengah Musibah: Prajurit TNI Padamkan Kebakaran Rumah Warga di Cibereng Indramayu
Menyemai Cahaya Literasi di Bumi Cendrawasih

Keterangan Gambar : Prajurit TNI AD dari Satgas Yonif 136/TS mengajar siswa SD Inpres Pagaleme, Distrik Mulia, Berelema, Ilamburawi, Puncak Jaya, Papua Tengah, Rabu (11/3/2026). /PEN 136 TS
KORANBATAM.COM - Di tengah rutinitas menjaga wilayah Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Republik Indonesia dan Papua Nugini (RI-PNG), Batalyon Infanteri (Yonif) Raider Khusus (RK) 136/Tuah Sakti (TS) meluangkan waktu untuk membantu mengajar dan memberikan motivasi di Sekolah Dasar (SD) Inpres Pagaleme pada Rabu (11/3/2026).
SD Inpres Pagaleme yang terletak di Kampung Pagaleme, Distrik Mulia, Desa/Kelurahan Berelema, Kecamatan Ilamburawi, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah merupakan wilayah pedalaman Papua.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program unggulan Satgas Yonif 136/TS yakni Tsamawa atau Tuah Sakti Membawa Tawa yang bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan sekaligus menghadirkan keceriaan bagi anak-anak di Bumi Cendrawasih.
“Tentunya dunia pendidikan adalah salah satu hal penting yang harus kita turut serta peduli, karena ini menyangkut generasi penerus,” ujarnya dalam siaran pers, Kamis (12/3).
Menurut Yudi, program Tsamawa berhasil mengubah stigma anak-anak terhadap TNI. Dari awal yang pemalu, mereka kini membangun hubungan emosional yang kuat, hal itu membuktikan bahwa TNI adalah saudara semua anak bangsa.
“Pendidikan menjadi salah satu kepedulian semua pihak, sehingga buta huruf di Kabupaten Puncak Jaya dapat diberantas dan akan muncul generasi baru pemuda-pemudi untuk melanjutkan estafet pembangunan menuju cita-cita bangsa,” ucapnya.
Meski fasilitas belajar masih terbatas, dan proses belajar mengajar dilakukan di ruangan sementara, para siswa tetap menunjukkan semangat belajar yang tinggi.
Kehadiran personel Satgas Yonif 136 Tuah Sakti disambut penuh antusias para siswa. Suasana belajar pun dipenuhi tawa, dan keceriaan hingga kegiatan selesai.
Hal tersebut mencerminkan kedekatan antara prajurit TNI dengan masyarakat dan menjadi wujud kepedulian dalam mendukung pendidikan serta menumbuhkan semangat belajar generasi muda Papua.
(iam)
▴-▴
▴JNE BATAM▴
▴-▴



















































































