- Menanam Kebiasaan di Pesisir Belawan: Saat Siswa SD Negeri 068426 Menyulap Sampah Jadi Karya
- Batam Hari Ini: Selundupan 100 Liquid Vape Rp800 Juta dari Malaysia Dibakar TNI AL
- Sapu Bersih Penghargaan, Harris Hotel Batam Center Sabet Juara Umum Making Bed & Art Towel 2026
- Kawal BBM Subsidi di Kepri, TNI AL Kodaeral IV Pastikan Pasokan Nelayan Aman dan Tepat Sasaran
- Lawan Perundungan di Pesantren, Polres Lingga Edukasi Santri Darul Iman
- Modus Baru Incar Vaper: TNI AL Gagalkan Pasokan Narkoba Senilai Rp800 Juta asal Malaysia
- Dekat dan Solutif, Cara Satgas Pamtas Yonif 136 Jaga Harmonisasi di Distrik Kalome
- Kunjungi PLN Batam, Dubes Daniel Blockert Tegaskan Swedia Siap Kawal Ketahanan Energi Kepri
- Menyatu Tanpa Jarak, Begini Cara Prajurit Yonif 136/Tuah Sakti Jalin Kedekatan dengan Warga Wandenggobak
- Menyusuri Gang Sempit Kelurahan Sadai, Polsek Bengkong Antar Sembako Langsung ke Pintu Rumah Warga
Mimpi Besar dari Pedalaman Papua, Saat Prajurit Tuah Sakti Jadi Guru di SD Negeri Kalome

Keterangan Gambar : Suasana raut kebahagiaan terpancar jelas dari wajah puluhan siswa SD Negeri Kalome saat Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 136/TS menjadi guru sehari sekaligus membagikan perlengkapan sekolah di Puncak Jaya, Papua Tengah, Selasa (23/6/2026). /arsip Satgas Tuah Sakti
KORANBATAM.COM - Raut kebahagiaan terpancar jelas dari wajah puluhan siswa di pedalaman Papua Tengah. Di tengah keterbatasan fasilitas, kehadiran para prajurit TNI dari Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG Kewilayahan Batalyon Infanteri (Yonif) 136/Tuah Sakti (TS) berhasil menyulut asa dan keceriaan baru di ruang kelas.
Melalui Pos Kalome, para prajurit Korps Infanteri ini menggelar aksi sosial dengan menjadi guru sehari sekaligus membagikan perlengkapan sekolah kepada siswa-siswi SD Negeri Kalome, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan dipimpin langsung oleh Wakil Komandan Pos (Wadanpos) Kalome, Letnan Dua (Letda) Infanteri Riki Nasir. Aksi nyata ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial Satgas untuk menanamkan wawasan kebangsaan, meningkatkan motivasi belajar, sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan masyarakat di wilayah penugasan.
Dalam suasana kelas yang interaktif dan penuh tawa, personel Satgas tidak hanya mengajar materi pelajaran dasar, tetapi juga menyuntikkan motivasi agar anak-anak Papua tidak takut bermimpi besar. Suasana kian riuh saat para prajurit membagikan paket alat tulis berupa buku, pensil, dan penghapus kepada sekitar 30 siswa yang hadir.
Wadanpos Kalome, Letda Inf Riki Nasir, menyampaikan bahwa kegiatan mengajar ini lahir dari kepedulian dan tanggung jawab moral TNI untuk memastikan mutiara-mutiara penerus bangsa di perbatasan tetap mendapatkan asupan pendidikan yang layak.
“Kegiatan mengajar ini kami laksanakan sebagai upaya tulus membantu mencerdaskan anak-anak bangsa di daerah penugasan. Harapannya, kehadiran TNI dapat memberikan manfaat nyata yang menyentuh hati dan mempererat tali persaudaraan,” ujar Letda Inf Riki melalui siaran pers yang diterima KoranBatam, Rabu (24/6/2026) pagi.
Pendidikan, Investasi Masa Depan Bumi Cendrawasih
Senada dengan hal itu, Komandan Pos (Danpos) Kalome, Letnan Satu (Lettu) Inf Jeril Wiputra Marai, menegaskan bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang yang paling berharga untuk masa depan tanah Papua dan Indonesia.
“Anak-anak ini adalah aset bangsa yang kelak akan memimpin daerah mereka. Mereka harus terus didukung dan diberi motivasi agar semangat belajarnya tidak padam. Kami ingin mereka tahu bahwa mereka berhak bermimpi setinggi langit untuk membanggakan keluarga dan negaranya,” kata Lettu Inf Jeril penuh optimisme.
Kepolosan dan rasa terima kasih yang tulus pun terlontar dari salah satu siswi SD Negeri Kalome, Tince. Sambil memeluk erat buku tulis barunya, ia mengaku sangat senang atas kehadiran para tentara di sekolahnya.
“Saya senang sekali om TNI datang mengajar dan memberikan buku serta pensil kepada kami. Terima kasih karena sudah membantu kami belajar. Saya jadi lebih semangat untuk sekolah dan meraih cita-cita,” ungkap Tince dengan mata berbinar penuh kegembiraan.
Melalui pendekatan yang humanis dan menyentuh hati ini, Satgas Pamtas Yonif 136/Tuah Sakti berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program kreatif yang berdampak langsung bagi kesejahteraan warga perbatasan. Semangat saling menjaga dan mengasihi ini diharapkan menjadi benteng kokoh dalam menjaga kedaulatan NKRI.
(iam)
▴JNE BATAM▴
▴-▴



















































































