Musim Lebaran 2026, PELNI Catat Lonjakan Penumpang Jelang Puncak Arus Mudik
KORANBATAM.COM 17 Mar 2026, 21:31:13 WIB
dibaca : 457 Pembaca DAERAH
Musim Lebaran 2026, PELNI Catat Lonjakan Penumpang Jelang Puncak Arus Mudik

Keterangan Gambar : Petugas Pelni melakukan pemeriksaan calon penumpang kapal sebelum diberangkatkan, belum lama ini. /arsip Pelni Cabang Batam


KORANBATAM.COM - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang menjelang puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah. Peningkatan ini salah satunya dipengaruhi oleh kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diberlakukan pemerintah pada tanggal 16 sampai 17 Maret 2026.

Berdasarkan data per tanggal 16 Maret 2026 pukul 08.00 WIB, jumlah penjualan tiket untuk periode arus mudik keberangkatan periode 6 hingga 22 Maret 2026 telah mencapai 278.530 tiket.

Adapun realisasi jumlah penumpang periode keberangkatan 6-15 Maret 2026 sebanyak 185.697 orang, atau meningkat sekitar 3,2 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang hanya 179.972 orang.

Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda menyampaikan bahwa, pada periode 6-15 Maret 2026, keberangkatan tertinggi terjadi pada 11 Maret 2026 dengan realisasi 25.779 penumpang, melonjak sekitar 54,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai 16.645 penumpang.

“Kami melihat antusiasme mudik tahun ini jauh lebih tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya. Untuk mengantisipasi hal tersebut, kami telah meningkatkan kesiapan operasional secara menyeluruh dengan menambah personil pelayanan dan pengawasan ketat di atas kapal maupun pelabuhan,” ujar Ditto di Jakarta, dalam keterangan persnya, Selasa (17/3).

Ditto juga menambahkan bahwasanya, puncak arus mudik kapal PELNI diperkirakan akan terjadi pada 18 Maret 2026 atau H-3 lebaran dengan jumlah penumpang mencapai 27.350 penumpang.

“PELNI menyediakan sebanyak 751.550 tiket selama periode Angkutan Lebaran tanggal 6 Maret-6 April 2026. Adapun rute-rute barat terutama Batam-Belawan, diprediksi menjadi rute terpadat tahun ini,” ucapnya.

Ditto turut mengingatkan agar penumpang selalu mematuhi protokol keselamatan di atas kapal, menjaga kebersihan dan mengikuti arahan awak kapal selama perjalanan.

“Kami mengimbau seluruh calon penumpang untuk memesan tiket jauh-jauh hari melalui channel resmi supaya terhindar dari antrean panjang di pelabuhan. Kami juga memastikan setiap kapal dan anak buah kapal (ABK) PELNI siap melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” kata dia.

Terpisah, Kepala Cabang (Kacab) Pelni Batam, Edwin Kurniansyah berpesan untuk menghindari kemacetan saat menuju pelabuhan Bintang 99 Persada Batam dan menghindari antrian saat pencetakan boarding pas agar penumpang datang lebih awal sebelum keberangkatan kapal.

“Bisa juga cek-in secara mandiri melalui aplikasi Pelni Mobile 12 jam sebelum keberangkatan kapal,” sebut Edwin dalam pesan WhatsApp Grop Media Pelni Batam kemarin malam.

Demi kelancaran angkutan lebaran, PELNI telah menggelar workshop keselamatan kapal untuk seluruh ABK, menyiapkan posko bersama dan monitoring Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyesuaikan rute serta jadwal pelayaran serta menempatkan tambahan personil pengamanan internal dan eksternal baik di atas kapal maupun di pelabuhan.

Tiket kapal PELNI dapat diperoleh di seluruh channel pembelian, seperti aplikasi PELNI Mobile, website PELNI, contact center 162, loket cabang, fitur Lifestyle BCA Mobile, my BCA, Sukha by Livin Mandiri, BNI agen46, agen BRI link BRImo, Gopay, Dana, Telkomsel, jaringan Indomaret dan OMI mitra Indogrosir, jaringan Alfamart dan Alfamidi, ATA Tour, Fastpay, easybook.com, via.com, MMBC, Darmawisata Indonesia hingga Versa dan Topindo.

Untuk pembayaran, PELNI sudah bekerja sama dengan BRIVA, BNI Virtual Account, Permata Bank, Mandiri Virtual Account, Indomaret dan OMI mitra Indomaret, jaringan Alfamart dan Alfamidi, iSaku, Finpay dan Fastpay. 

Pelabuhan Keberangkatan Terpadat per tanggal 16 Maret 2026:

1. Batam (22.840 pax)
2. Balikpapan (22.300 pax)
3. Makassar (22.002 pax)
4. Ambon (14.446 pax)
5. Kumai (14.119)

Pelabuhan Kedatangan Terpadat per tanggal 16 Maret 2026:

1. Surabaya (36.936 pax)
2. Belawan (22.670 pax)
3. Makassar (21.033 pax)
4. Bau-Bau (17.768 pax)
5. Ambon (13.663 pax)

Ruas Terpadat per tanggal 16 Maret 2026:

1. Batam - Belawan (20.251 pax)
2. Balikpapan - Surabaya (10.980 pax)
3. Kumai - Semarang (8.727 pax)
4. Makassar - Surabaya (7.009 pax)
5. Belawan - Batam (5.851 pax)


(iam)




- -
Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook

EKONOMI

;