- Satu Tahun Pengabdian Kodam XIX/Tuah Tambusai: Menunggal Bersama Rakyat, Mengabdi untuk Negeri
- Menyemai Bintang dari Mukakuning: Batam Grassroot Football Festival 2026 Jadi Pijakan Menuju Panggung Dunia
- Memperkuat Barisan Kamtibmas, Polsek Bengkong Rangkul Komunitas Driver Online SMB
- Basarnas Tanjungpinang Ungkap Data Kedaruratan Laut: 20 Laka Laut, 10 Meninggal, 6 Masih Hilang
- Memupuk Nasionalisme di Pegunungan Tengah Papua: Satgas Yonif 136/TS Bagikan Bendera Merah Putih
- Lewat Program Cadiak Pandai, Pertamina Sumbagut Sabet Penghargaan Platinum TJSL & CSR Award 2026
- Semarak HUT ke-81 RI: BP Batam Pamerkan Inovasi dan Unjuk Sinergi di Pawai Pembangunan
- Konferensi Pers Kodaeral IV: Kapal Bendera Tanzania Disergap, 1,3 Ton Ketamine dan 8 WNA Diamankan
- Upaya Satgas Yonif 136/TS Bangun Papua Damai lewat Silaturahmi Door to Door di Wongdama
- Kemanunggalan di Tengah Musibah: Prajurit TNI Padamkan Kebakaran Rumah Warga di Cibereng Indramayu
Optimalisasi Kinerja, Rutan Batam Perkuat Integritas dan Komitmen

Keterangan Gambar : Suasana penandatanganan pakta integritas, lembar komitmen dan perjanjian kinerja, Jumat (6/2/2026). /Arsip Rutan Batam
KORANBATAM.COM - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam resmi mencanangkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) pada Jumat (6/2/2026). Hal tersebut untuk mewujudkan institusi bersih, berintegritas serta memberikan pelayanan publik yang berkualitas.
Kepala Rutan Batam, Fajar Teguh Wibowo menegaskan, pembangunan zona integritas bukan hanya sebatas pemenuhan administrasi ataupun sekadar kegiatan seremonial, melainkan harus diwujudkan dalam sikap, budaya kerja, perilaku dan kinerja nyata seluruh pegawai dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Hari ini Rutan Batam mencanangkan zona integritas menuju pembangunan WBK dan WBBM tahun 2026. Ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa pungutan liar, gratifikasi, dan penyalahgunaan wewenang,” tegasnya, Senin (9/2).
Menurutnya, membangun zona integritas menuju WBK dan WBBM merupakan pekerjaan berat. Kata dia, hal ini bisa terwujud jika adanya komitmen kuat dari seluruh jajaran, mulai dari pimpinan hingga pegawai paling bawah.
“Membangun zona integritas menuju WBK dan WBBM adalah kerja berat oleh karena itu semua pihak mulai dari pimpinan sampai bawahan harus punya komitmen yang kuat, mindset (pola pikir dan budaya kerja) yang sama sehingga keberhasilan membangun zona integritas ini dapat dicapai,” ujarnya.
Deklarasi zona integritas ditandai dengan penandatanganan fakta integritas oleh seluruh pejabat struktural dan pegawai Rutan Batam. Hal ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung Pemasyarakatan menuju WBK dan WBBM.
Dengan pencanangan ini, Rutan Batam menegaskan arah kebijakan ke depan yang berfokus pada penguatan integritas internal, peningkatan kualitas pelayanan serta membangun kepercayaan publik sebagai bagian dari reformasi birokrasi di lingkungan lembaga pemasyarakatan.
“Ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa pungutan liar, gratifikasi dan penyalahgunaan wewenang,” tukasnya.
(iam)
▴-▴
▴JNE BATAM▴
▴-▴



















































































