Optimalisasi Kinerja, Rutan Batam Perkuat Integritas dan Komitmen
KORANBATAM.COM 09 Feb 2026, 12:04:56 WIB
dibaca : 328 Pembaca BATAM
Optimalisasi Kinerja, Rutan Batam Perkuat Integritas dan Komitmen

Keterangan Gambar : Suasana penandatanganan pakta integritas, lembar komitmen dan perjanjian kinerja, Jumat (6/2/2026). /Arsip Rutan Batam


KORANBATAM.COM - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam resmi mencanangkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) pada Jumat (6/2/2026). Hal tersebut untuk mewujudkan institusi bersih, berintegritas serta memberikan pelayanan publik yang berkualitas.

Kepala Rutan Batam, Fajar Teguh Wibowo menegaskan, pembangunan zona integritas bukan hanya sebatas pemenuhan administrasi ataupun sekadar kegiatan seremonial, melainkan harus diwujudkan dalam sikap, budaya kerja, perilaku dan kinerja nyata seluruh pegawai dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Hari ini Rutan Batam mencanangkan zona integritas menuju pembangunan WBK dan WBBM tahun 2026. Ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa pungutan liar, gratifikasi, dan penyalahgunaan wewenang,” tegasnya, Senin (9/2).

Menurutnya, membangun zona integritas menuju WBK dan WBBM merupakan pekerjaan berat. Kata dia, hal ini bisa terwujud jika adanya komitmen kuat dari seluruh jajaran, mulai dari pimpinan hingga pegawai paling bawah.

“Membangun zona integritas menuju WBK dan WBBM adalah kerja berat oleh karena itu semua pihak mulai dari pimpinan sampai bawahan harus punya komitmen yang kuat, mindset (pola pikir dan budaya kerja) yang sama sehingga keberhasilan membangun zona integritas ini dapat dicapai,” ujarnya.

Deklarasi zona integritas ditandai dengan penandatanganan fakta integritas oleh seluruh pejabat struktural dan pegawai Rutan Batam. Hal ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung Pemasyarakatan menuju WBK dan WBBM.

Dengan pencanangan ini, Rutan Batam menegaskan arah kebijakan ke depan yang berfokus pada penguatan integritas internal, peningkatan kualitas pelayanan serta membangun kepercayaan publik sebagai bagian dari reformasi birokrasi di lingkungan lembaga pemasyarakatan.

“Ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa pungutan liar, gratifikasi dan penyalahgunaan wewenang,” tukasnya.


(iam)




- -
Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook

EKONOMI

;