Panggung Budaya Serumpun, Seniman Multitalenta asal Brunei Kris Karmila Bakal Guncang KSM 2026 di Batam
KORANBATAM.COM 22 Jun 2026, 18:38:04 WIB
dibaca : 383 Pembaca SELEBERITIS
Panggung Budaya Serumpun, Seniman Multitalenta asal Brunei Kris Karmila Bakal Guncang KSM 2026 di Batam

Keterangan Gambar : Hajah Karmila binti Haji Sapar atau Kris Karmila, seniman multitalenta asal Negara Brunei Darussalam. /arsip Disbudpar


KORANBATAM.COM - Perhelatan akbar Kenduri Seni Melayu (KSM) tahun 2026 dipastikan bakal berlangsung lebih semarak. Tidak sekadar menjadi ajang unjuk gigi para pelaku seni lokal, agenda tahunan ini bertransformasi menjadi ruang silaturahmi budaya lintas negara serumpun.

Salah satu magnet utama yang dipastikan hadir dalam festival budaya terbesar di Kota Batam ini adalah Kris Karmila, seniman multitalenta asal Negara Brunei Darussalam. Sosoknya yang dikenal sebagai penyanyi, penulis lirik, penyair, sekaligus pegiat musikal puisi legendaris akan menjadi daya tarik eksklusif bagi para pencinta sastra.

KSM 2026 sendiri dijadwalkan menghentak Batam selama empat hari berturut-turut, mulai 2 hingga 5 Juli 2026, terpusat di Dataran Engku Putri, Batam Center.

Rekam Jejak Emas Sang Maestro Brunei

Pemilik nama lengkap Hajah Karmila binti Haji Sapar ini bukanlah nama baru di belantika sastra Melayu. Aktif menelurkan karya kreatif sejak awal era 1990-an, ia telah mengarsiteki ratusan puisi dan komposisi lagu.

Beberapa mahakaryanya yang paling ikonik dan kerap dibawakan di panggung internasional antara lain:

• Kerinduan

• Munajat Ini Untukmu

• Tekad (yang juga sukses dibukukan sebagai kumpulan antologi puisi dan lirik lagu).

Sejak dulu, Kris Karmila merupakan pendeklamator puisi ulung yang kerap diundang sebagai delegasi kebudayaan Brunei Darussalam di berbagai festival negara-negara rumpun Melayu. Kehadirannya di Batam dinilai merepresentasikan nafas kelestarian sastra yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Disbudpar Batam: Bukti KSM Diakui Dunia Internasional

Keterangan gambar: Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata. /arsip Ardiwinata

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata, menyambut hangat kedatangan sang maestro. Menurutnya, partisipasi aktif dari seniman mancanegara membuktikan skala KSM sudah naik kelas ke level regional Asia Tenggara.

“Keikutsertaan Kris Karmila menunjukkan bahwa Kenduri Seni Melayu bukan lagi sekadar milik Batam atau Kepri, melainkan telah menjelma sebagai panggung budaya serumpun yang mempertemukan seniman, budayawan, dan masyarakat Melayu lintas negara. Ini kebanggaan besar bagi Kota Batam,” ujar Ardiwinata kepada KoranBatam, Senin (22/6/2026).

Senada, Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Disbudpar Batam, Samson Rambah Pasir, menambahkan bahwa keahlian teatrikal Kris Karmila akan memberikan impresi yang mendalam pada KSM edisi kali ini.

“Kris Karmila sangat piawai memadukan puisi, musik, dan sastra dalam satu harmoni pertunjukan yang kuat secara artistik. Kehadirannya tentu akan memperkaya ragam sajian budaya yang kami suguhkan untuk masyarakat Batam sekaligus wisatawan asing,” tutur Samson.

Melalui kolaborasi epik antara Kris Karmila dengan jajaran seniman dari Indonesia, Malaysia, dan berbagai daerah lainnya, KSM 2026 diproyeksikan tidak hanya menjadi media hiburan alternatif, melainkan sebagai pilar penguat identitas kebudayaan Melayu di kancah internasional.

 

(iam)




JNE BATAM JNE BATAM- -
Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook

EKONOMI

;