Percepat KEK Tanjung Sauh, BP Batam, Panbil Group dan PLN Batam Pacu Pasokan Listrik 300 MW
KORANBATAM.COM 24 Jul 2026, 10:39:46 WIB
dibaca : 415 Pembaca SOROTAN BATAM
Percepat KEK Tanjung Sauh, BP Batam, Panbil Group dan PLN Batam Pacu Pasokan Listrik 300 MW

Keterangan Gambar : Penandatanganan MoU penting antara BP Batam, Panbil Group, dan PLN Batam di Marketing Center BP Batam, Kamis (23/7/2026). /arsip BP Batam


KORANBATAM.COM - Langkah strategis kembali diambil Badan Pengusahaan (BP) Batam dalam mempercepat realisasi investasi dan akselerasi pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh.

Melalui penandatanganan dua nota kesepahaman (MoU) penting pada Kamis (23/7/2026) di Marketing Center BP Batam, penguatan infrastruktur dan percepatan perizinan resmi dipacu secara beriringan.

Kesepakatan pertama berfokus pada dukungan investasi dan percepatan perizinan KEK Tanjung Sauh, yang ditandatangani langsung oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Komisaris Utama PT Nusatama Properta Panbil, Johanes Kennedy Aritonang.

Guna menopang kebutuhan daya kawasan, kesepakatan kedua dijalin antara PT PLN Batam dan PT Panbil Utilitas Sentosa terkait penguatan keandalan sistem kelistrikan. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, dan Direktur Utama PT Panbil Utilitas Sentosa, Frans Richard Leonard.

PLTU Tanjung Sauh Siap Salurkan Listrik Akhir 2026

Chairman Panbil Group sekaligus Komisaris Utama PT Nusatama Properta Panbil, Johanes Kennedy Aritonang, mengungkapkan bahwa, pihaknya saat ini tengah merampungkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Sauh.

Pada tahap pertama, PLTU ini dirancang memiliki kapasitas 300 Megawatt (MW) dan diproyeksikan mulai mengalirkan daya ke jaringan kelistrikan Batam dan Bintan pada Desember 2026. Sementara itu, operasional unit kedua ditargetkan menyusul pada Maret 2027.

“Keberadaan PLTU Tanjung Sauh didukung oleh posisi yang sangat strategis dan siap terintegrasi dengan jaringan kelistrikan yang sudah ada, sehingga dapat saling melengkapi dengan PLTU Tanjung Kasam,” jelas Johanes.

Ia menambahkan, keterlibatan penuh BP Batam dalam pengawalan izin dan investasi menjadi kunci penting agar Tanjung Sauh dapat menjelma sebagai destinasi industri baru, sekaligus hub energi dan logistik yang kompetitif di tingkat regional.

Jawaban atas Lonjakan Kebutuhan Industri

Di sisi lain, Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, menyambut positif tambahan daya dari Tanjung Sauh. Menurutnya, arus masuk investasi yang masif ke Batam berdampak langsung pada lonjakan konsumsi listrik, baik dari sektor manufaktur/industri maupun rumah tangga.

“Pertumbuhan investasi menuntut kepastian pasokan energi yang besar dan andal. Kehadiran KEK Tanjung Sauh menjadi angin segar bagi PLN Batam dalam menjaga stabilitas kelistrikan wilayah,” ucap Kwin.

Menanggapi kolaborasi lintas sektor ini, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan apresiasi tingginya atas sinergi terukur antara pemerintah, pengembang kawasan, dan penyedia energi. Ia optimistis KEK Tanjung Sauh akan menjadi episentrum pertumbuhan ekonomi baru di Kepulauan Riau.

“Semoga kerja sama dan kontribusi nyata yang kita bangun bersama ini tidak hanya mempercepat arus investasi, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” tutur Amsakar menandaskan.

 

(red)




- ▴-▴JNE BATAM ▴JNE BATAM▴- ▴-▴
Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook

EKONOMI

;