- Menanam Kebiasaan di Pesisir Belawan: Saat Siswa SD Negeri 068426 Menyulap Sampah Jadi Karya
- Batam Hari Ini: Selundupan 100 Liquid Vape Rp800 Juta dari Malaysia Dibakar TNI AL
- Sapu Bersih Penghargaan, Harris Hotel Batam Center Sabet Juara Umum Making Bed & Art Towel 2026
- Kawal BBM Subsidi di Kepri, TNI AL Kodaeral IV Pastikan Pasokan Nelayan Aman dan Tepat Sasaran
- Lawan Perundungan di Pesantren, Polres Lingga Edukasi Santri Darul Iman
- Modus Baru Incar Vaper: TNI AL Gagalkan Pasokan Narkoba Senilai Rp800 Juta asal Malaysia
- Dekat dan Solutif, Cara Satgas Pamtas Yonif 136 Jaga Harmonisasi di Distrik Kalome
- Kunjungi PLN Batam, Dubes Daniel Blockert Tegaskan Swedia Siap Kawal Ketahanan Energi Kepri
- Menyatu Tanpa Jarak, Begini Cara Prajurit Yonif 136/Tuah Sakti Jalin Kedekatan dengan Warga Wandenggobak
- Menyusuri Gang Sempit Kelurahan Sadai, Polsek Bengkong Antar Sembako Langsung ke Pintu Rumah Warga
Perkuat Kemanunggalan di Batas Negeri, Satgas Pamtas Yonif 136 Gelar Aksi Sosial di Distrik Nume

Keterangan Gambar : Momen Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 136/TS memberikan pelayanan kesehatan saat aksi Komsos dan Anjangsana di Kampung Anepalui, Distrik Nume, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah. /arsip Satgas Tuah Sakti
KORANBATAM.COM - Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Republik Indonesia-Papua Nugini (RI-PNG) Kewilayahan Batalyon Infanteri (Yonif) 136/Tuah Sakti (TS) terus berkomitmen memperkuat sinergi dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat di wilayah perbatasan.
Langkah nyata ini dibuktikan melalui aksi Komunikasi Sosial (Komsos) dan Anjangsana yang digelar di Kampung Anepalui, Distrik Nume, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah.
Kegiatan humanis yang menyasar langsung masyarakat pedalaman ini dipimpin oleh Sersan Satu (Sertu) Jodi Nainggolan bersama tim kesehatan Pos Nume, di bawah arahan langsung Komandan Pos (Danpos) Nume, Kapten Infanteri Akhmad Sultoni Yahya.
Selain sebagai wadah silaturahmi, aksi turun ke lapangan ini bertujuan untuk memetakan langsung kondisi sosial serta kebutuhan dasar warga di wilayah perbatasan.
Dalam pelaksanaannya, prajurit Satgas Tuah Sakti memberikan pelayanan kesehatan terintegrasi mulai dari pemeriksaan medis gratis, pengobatan ringan, pembagian obat dan vitamin hingga edukasi pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
Tidak hanya itu, guna meringankan beban ekonomi warga, Satgas Yonif 136/TS juga menyalurkan bantuan kebutuhan pokok. Di sela-sela kegiatan, para prajurit turut merangkul tokoh masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.
Danpos Nume, Kapten Inf Akhmad Sultoni Yahya menegaskan bahwa, kehadiran Satgas Pamtas di Papua Tengah membawa misi ganda. Selain menjaga kedaulatan negara, TNI harus mampu menjadi solusi atas kesulitan masyarakat.
“Kami ingin selalu hadir membantu setiap kesulitan warga serta memperkuat kebersamaan demi terciptanya lingkungan yang aman dan sejahtera. Kehadiran Satgas bukan hanya untuk menjaga perbatasan, tetapi juga menjadi sahabat dan keluarga bagi masyarakat,” ujar Kapten Inf Akhmad Sultoni Yahya dalam rilis resminya, Minggu (5/7/2026).
Kehadiran para prajurit TNI ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Mama Sonet, salah seorang warga Kampung Anepalui, mengungkapkan rasa haru dan terima kasihnya atas kepedulian yang konsisten diberikan oleh Satgas Yonif 136/TS.
“Bapak-bapak TNI selalu datang membantu, mengobati, dan mendengarkan kami. Kami merasa diperhatikan dan tidak sendiri,” sebut Mama Sonet emosional.
Aksi nyata ini menjadi bukti otentik bahwa kehadiran TNI di garis depan perbatasan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, melainkan juga membawa dampak sosial-ekonomi yang signifikan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Papua yang berkelanjutan.
(red)
▴JNE BATAM▴
▴-▴




















































































