- Satu Tahun Pengabdian Kodam XIX/Tuah Tambusai: Menunggal Bersama Rakyat, Mengabdi untuk Negeri
- Menyemai Bintang dari Mukakuning: Batam Grassroot Football Festival 2026 Jadi Pijakan Menuju Panggung Dunia
- Memperkuat Barisan Kamtibmas, Polsek Bengkong Rangkul Komunitas Driver Online SMB
- Basarnas Tanjungpinang Ungkap Data Kedaruratan Laut: 20 Laka Laut, 10 Meninggal, 6 Masih Hilang
- Memupuk Nasionalisme di Pegunungan Tengah Papua: Satgas Yonif 136/TS Bagikan Bendera Merah Putih
- Lewat Program Cadiak Pandai, Pertamina Sumbagut Sabet Penghargaan Platinum TJSL & CSR Award 2026
- Semarak HUT ke-81 RI: BP Batam Pamerkan Inovasi dan Unjuk Sinergi di Pawai Pembangunan
- Konferensi Pers Kodaeral IV: Kapal Bendera Tanzania Disergap, 1,3 Ton Ketamine dan 8 WNA Diamankan
- Upaya Satgas Yonif 136/TS Bangun Papua Damai lewat Silaturahmi Door to Door di Wongdama
- Kemanunggalan di Tengah Musibah: Prajurit TNI Padamkan Kebakaran Rumah Warga di Cibereng Indramayu
Pongal Celebration 2026: Ada Makan Khas Sedap Aru Suvei Unava pada Festival Warga Tamil di Batam
Hadirkan 15 Penari India dan 100 Tamu dari Singapura

Keterangan Gambar : Pengunjung menikmati hidangan khas Aru Suvei Unavu pada perayaan budaya masyarakat Tamil di Ayola Signature Ocarina Batam, Kepulauan Riau, Minggu (8/2/2026). /Dok. Disbudpar Batam
KORANBATAM.COM - Perayaan Pongal Celebration 2026 yang digelar Batam Tamil Sangam berlangsung semarak di Ayola Signature Ocarina Batam, Minggu (8/2/2026). Festival budaya masyarakat Tamil ini tak hanya menjadi ajang pelestarian tradisi, tetapi juga magnet wisata budaya lintas negara.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata menyampaikan apresiasinya terhadap konsistensi Batam Tamil Sangam dalam menghadirkan kegiatan budaya yang memperkaya khazanah pariwisata Batam.
Menurutnya, Pongal menjadi bukti bahwa Batam adalah kota multikultural yang menjunjung tinggi keberagaman.
“Pongal Celebration bukan hanya perayaan budaya, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan lintas etnis dan negara. Ini sejalan dengan semangat Batam sebagai kota pariwisata dan kota investasi yang inklusif,” ucap Ardiwinata kepada KoranBatam.
Perayaan tahun ini semakin istimewa dengan kehadiran sekitar 100 peserta dari Singapura serta 15 penari tradisional yang didatangkan langsung dari India. Kehadiran mereka menambah nuansa autentik sekaligus memperkuat daya tarik internasional acara tersebut.
Pongal sendiri merupakan festival panen masyarakat Tamil yang sarat makna. Perayaan ini menjadi wujud rasa syukur kepada Matahari, Ibu Pertiwi serta hewan ternak yang telah membantu menghasilkan panen melimpah.
Nilai-nilai kebersamaan, rasa hormat kepada alam dan ungkapan terima kasih menjadi inti dari seluruh rangkaian acara.
Beragam pertunjukan seni, permainan tradisional, hingga prosesi memasak Pongal turut memeriahkan kegiatan. Pengunjung juga disuguhi hidangan khas Aru Suvei Unavu, sajian tradisional yang melambangkan kebersamaan dan keberkahan dalam budaya Tamil.
“Dengan antusiasme peserta dan dukungan lintas negara, Pongal Celebration 2026 diharapkan dapat terus menjadi agenda tahunan yang memperkuat citra Batam sebagai destinasi wisata budaya unggulan di kawasan regional,” tukasnya.
(iam)
▴-▴
▴JNE BATAM▴
▴-▴



















































































