- Sambut Libur Sekolah, Pelni Tebar Diskon Tiket 30 Persen dan Dongkrak Kapasitas KM Kelud
- Batam Bersiap Gelar BIMAC ke-2, Magnet Marching Arts Asia Tenggara
- Gustian Juanda Putra Resmi Jabat Kasi Intel Kejari Batam yang Baru, Oklandy Badarudin Alwy Isi Posisi Kasubsi I Intelijen
- Teguhkan Komitmen Pelayanan Prima, Kasubsi Bimbingan Kegiatan Pimpin Apel Pagi Rutan Batam
- Sentuh Pelosok Puncak Jaya, Satgas Yonif Tuah Sakti Gelar Pengobatan Gratis di Kampung Iginikame
- Sentuhan Humanis Satgas Yonif 136 Tuah Sakti: Jadi Sahabat dan Keluarga Warga Lungguneri Papua
- 20 Jurnalis Terpilih dalam Program CIMB Niaga SJF 2026
- Pertamina IT Teluk Kabung Laksanakan Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Pasumpahan, Semarakkan Hari Lingkungan Hidup Sedunia
- Kompetisi Liga Top Skor Batam 2026 Berakhir, Wagub Nyanyang Lepas 2 Klub Wakili Kepri di Level Nasional
- BP Batam Terima Audiensi Pengurus PMII, Bahas Isu Strategis Pembangunan
Ratusan Pelukis Ikuti Event Gerakan Nasional Indonesia Raya Menggambar 2026

Keterangan Gambar : Ardiwinata selaku Kepala Disbudpar Batam (lima dari kanan atas, pakai topi), berswafoto bersama KSRB dalam agenda event Indonesia Raya Menggambar 2026 di Dataran Alun-Alun Engku Putri, Batam Center, Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (17/5). /arsip Disbudpar Batam
KORANBATAM.COM - Ratusan peserta mengikuti event Indonesia Raya Menggambar tahun 2026 di Dataran Alun-Alun Engku Putri, Batam Center, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (17/5).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Komunitas Seni Rupa Batam (KSRB), dipimpin Kang Asep ini merupakan bagian dari gerakan seni kolaboratif nasional yang telah berkembang sejak tahun 2022 silam.
“Dengan mengusung tema merangkai imajinasi, menguatkan ekspresi bangsa, kegiatan ini menjadi ruang kreatif bagi pelajar, mahasiswa, komunitas seni hingga masyarakat umum untuk mengekspresikan ide dan pandangan melalui karya visual,” ucapnya dalam sambutan.
Selanjutnya, Pengelola Kampung Seni ini juga menyapaikan bahwa, kegiatan itu untuk pertama kali dilaksanakan.
“Mengingat KSRB Batam baru berusia satu tahun, dan merupakan event perdana KSRB. Mudah-mudahan setiap tahun bisa dilaksanakan, dari semua peserta akan diambil 10 lukisan terbaik,” ujar dia.
Sementara itu, Ardiwinata selaku Kepala Dinas Kebudayaan dan Parawisata (Disbudpar) Batam mewakili Walikota Batam, Amsakar Achmad menyampaikan apresiasi atas konsistensi komunitas seni rupa dalam menghadirkan kegiatan yang mampu membangun kreativitas sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Batam.
“Pada kegiatan Indonesia Raya Menggambar yang diinisiasi Komunitas Seni Rupa Batam. Seni rupa merupakan salah satu dari 17 subsektor ekonomi kreatif atau Ekraf yang menjadi perhatian pemerintah. Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena dari setiap goresan dan karya para seniman akan lahir ide, imajinasi, dan pesan kreatif yang mampu menginspirasi masyarakat,” kata dia dalam siaran pers kepada KoranBatam.
Ia menambahkan, kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi wadah penyaluran bakat seni, tetapi juga mampu meningkatkan literasi visual, membangun rasa percaya diri generasi muda, serta memperkuat interaksi positif antarkomunitas kreatif di Batam.
Selain lomba menggambar, kegiatan juga diramaikan dengan display karya anggota KSRB, edukasi singkat mengenai seni menggambar hingga apresiasi bagi karya terbaik yang nantinya berkesempatan dipamerkan pada agenda pameran bersama berikutnya.
Ardiwinata juga menegaskan bahwa, Pemerintah Kota (Pemkot) Batam terus memberikan perhatian terhadap perkembangan seni dan budaya di Batam, salah satunya melalui rencana pembangunan Taman Budaya Batam.
“Pemkot Batam terus berkomitmen menghadir ruang kreativitas bagi para seniman dan budayawan. Saat ini pembangunan Taman Budaya Batam di eks Gedung Beringin sedang dalam tahap perencanaan DED (Detail Engineering Design, red), dan diharapkan nantinya menjadi pusat aktivitas seni dan budaya masyarakat Batam,” sebutnya.
Melalui kegiatan Indonesia Raya Menggambar 2026 ini diharapkan semangat berkarya dan kolaborasi antar komunitas seni di Batam semakin tumbuh, sekaligus memperluas apresiasi masyarakat terhadap seni dan budaya lokal.
(iam)
▴-▴



















































































