Resmikan Batam Aero Engine, Pemkot dan BP Batam Siapkan Dukungan Investasi Berkelanjutan
KORANBATAM.COM 21 Agu 2026, 04:58:42 WIB
dibaca : 273 Pembaca EKONOMI & BISNIS
Resmikan Batam Aero Engine, Pemkot dan BP Batam Siapkan Dukungan Investasi Berkelanjutan

Keterangan Gambar : Penandatanganan prasasti peresmian The Inauguration of Batam Aero Engine di KEK Batam Aero Technic, Rabu (19/8/2026). /arsip BP Batam


KORANBATAM.COM - Industri penerbangan Indonesia mencatatkan tonggak sejarah baru dalam memperkuat ekosistem Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) nasional. Langkah strategis ini ditandai dengan peresmian fasilitas Batam Aero Engine (BAE) sekaligus Perumahan Batam Aero Technic yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batam Aero Technic (BAT), Rabu (19/8/2026).

Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Co-founder Lion Group yang juga Wakil Ketua MPR-RI, Rusdi Kirana. Momen penting ini disaksikan langsung oleh Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam Amsakar Achmad ,President Director (Presdir) Lion Group Capt Daniel Putut Kuncoro Adi serta Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) Kementerian Perhubungan Sokhib Al Rokhman.

Dalam sambutannya, Wali Kota Batam/Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengapresiasi tinggi kehadiran Batam Aero Engine. Menurutnya, investasi bernilai tinggi ini tidak hanya menjadi angin segar bagi industri penerbangan nasional, tetapi juga membawa efek berganda (multiplier effect) bagi pertumbuhan ekonomi regional.

“Investasi Batam Aero Engine ini sangat produktif dan kami optimistis akan memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat Batam. Sebagai pihak pemerintah, kami berkomitmen penuh memberikan dukungan agar agenda pengembangannya dapat berjalan lancar serta memberi manfaat luas bagi Indonesia,” ujar Amsakar.

Amsakar juga menggarisbawahi komitmen perusahaan dalam menjaga kesejahteraan sumber daya manusia (SDM) industri aviasi melalui penyediaan hunian khusus pekerja. Langkah ini dinilai relevan mengingat industri aviasi menuntut kualifikasi dan kompetensi tinggi.

Guna mendukung ekspansi bisnis ke depan, BP Batam menjamin kepastian tata kelola lahan yang transparan melalui penerapan Land Management System (LMS).

Pada kesempatan yang sama, Presdir Lion Group, Capt Daniel Putut Kuncoro Adi, menjelaskan bahwa, BAE didirikan untuk meningkatkan kapasitas perawatan mesin pesawat di dalam negeri. Dengan dukungan teknologi modern dan SDM tersertifikasi, fasilitas ini ditargetkan mampu melayani tak hanya maskapai domestik, tetapi juga pasar regional di Asia.

Dukungan senada disampaikan Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU), Sokhib Al Rokhman, yang hadir mewakili Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub.

Sokhib menegaskan bahwa, kemandirian armada penerbangan nasional sangat bergantung pada kesiapan ekosistem MRO lokal. Kehadiran BAE diharapkan dapat menekan ketergantungan industri penerbangan domestik terhadap bengkel MRO luar negeri.

“Kami mendorong BAE menjadi hub MRO yang efisien, responsif, dan berdaya saing tinggi di pasar Asia, sekaligus memperkuat rantai pasok industri penerbangan nasional,” pungkas Sokhib.

Agenda peresmian kemudian dilanjutkan dengan penyerahan kunci rumah secara simbolis kepada perwakilan karyawan Batam Aero Technic dan peninjauan kawasan KEK.

Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut, Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam Denny Tondano, jajaran manajemen Lion Group, serta jajaran pemangku kepentingan industri aviasi.

 

(Redaksi KoranBatam)




- ▴-▴JNE BATAM ▴JNE BATAM▴- ▴-▴
Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook

EKONOMI

;