- MaxOne Hotel Batam Kembali Gelar Buffet Jom Merarau, Makan Siang Sepuasnya Cuma Rp99 Ribu
- Gebrakan Baru MaxOne Batam: Menginap 24 Jam Bebas Jam Check-in, Bayar Mulai Rp718 Ribu
- Gelar Pengamanan Terpadu, AKP Rio Ardian Pastikan Laga Pembuka Veteran Cup Bebas Gangguan
- Pos Nume Yonif 136/TS Gelar Pengobatan Gratis dan Bagi Pakaian untuk Warga Puncak Jaya
- Cegah Sajam dan Narkoba Masuk THM, Polsek Bengkong Ketatkan Pengawasan
- Kabut Asap Kepung Padang, Pertamina Bagikan 2.850 Masker Gratis
- BP Batam Bidik Investor Global di Medical Fair Asia 2026, Unjuk Potensi KEK Kesehatan
- Peringati HUT ke-81 TNI AL, Kodaeral IV Bikin Pulau Penyengat Lebih Ceria dan Sehat
- Rojer Kajol Meriahkan Puncak Hari Jadi ke-26 LAM Kepri Batam Malam Ini
- Siap Bersaing dengan 70 Negara, Angela Lillo dari Batam Bawa Kebudayaan Riau ke Miss Global 2026
RSBP Batam Gandeng BPOM Perkuat Pengawasan Obat dan Keselamatan Pasien

Keterangan Gambar : Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait. /arsip BP Batam
KORANBATAM.COM - Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang bermutu dan berstandar tinggi bagi masyarakat. Langkah nyata ini ditunjukkan melalui pertemuan strategis bersama Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Batam pada Rabu (5/8/2026).
Langkah kolaboratif ini berfokus pada penguatan tata kelola serta pengawasan distribusi obat. Hal ini dilakukan guna memastikan seluruh produk kefarmasian yang diakses masyarakat terjamin keamanan dan mutunya.
Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menegaskan bahwa ketersediaan obat yang aman dan berkualitas merupakan fondasi utama yang tidak dapat dipisahkan dari keselamatan pasien (patient safety).
“Sinergi dengan BPOM Batam merupakan langkah penting untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan di RSBP Batam. Bagi kami, keselamatan pasien adalah prioritas utama. Karena itu, koordinasi ini diharapkan dapat menghadirkan pelayanan yang tidak hanya cepat, tetapi juga terjamin mutu serta keamanannya,” ujar Ariastuty dalam keterangan resminya, Jumat (7/8/2026).
Melalui pertemuan ini, kedua lembaga sepakat membangun sistem pengawasan terintegrasi yang mencakup seluruh rantai pasok kefarmasian mulai dari proses distribusi, manajemen penyimpanan di rumah sakit hingga penggunaan obat oleh pasien sesuai standar medis.
Respons Cepat Layanan Darurat & Edukasi Masyarakat
Selain pengawasan rutin, koordinasi ini juga merumuskan mekanisme penanganan cepat (fast-track) untuk kebutuhan obat-obatan dalam situasi medis darurat (urgent). Langkah ini diambil agar percepatan pemenuhan obat bagi pasien kritis tetap berjalan efisien tanpa melanggar regulasi teknis yang berlaku.
Tidak berhenti pada tata kelola internal, RSBP Batam dan BPOM Batam juga berkomitmen memberikan edukasi secara konsisten kepada masyarakat mengenai pentingnya penggunaan obat secara rasional dan bijak.
Melalui kemitraan strategis ini, RSBP Batam optimistis dapat terus meningkatkan kualitas layanan kefarmasian, sekaligus memberikan rasa aman dan tenang bagi masyarakat Kepulauan Riau dalam mengakses layanan kesehatan.
(Redaksi KoranBatam)
▴-▴
▴JNE BATAM▴
▴-▴



















































































