Satgas Yonif 136/TS Perkuat Kolaborasi bersama Pemda dan Lembaga Adat di Tanah Papua
Wujud Nyata Persatuan di Ujung Timur Indonesia
KORANBATAM.COM 18 Mar 2026, 13:57:31 WIB
dibaca : 597 Pembaca DAERAH
Satgas Yonif 136/TS Perkuat Kolaborasi bersama Pemda dan Lembaga Adat di Tanah Papua

Keterangan Gambar : Anjangsana TNI AD dari Satgas Pamtas RI-PNG Yonif RK 136/TS bersama Pemda dan LMA Kabupaten Puncak Mulia di Pos Nume, Papua Tengah, Selasa (17/3/2026). /arsip Satgas Yonif 136 Tuah Sakti


KORANBATAM.COM - Semangat kolaborasi dan persatuan antara aparat keamanan dan pemerintah daerah (Pemda) serta Lembaga Masyarakat Adat (LMA), kembali diperkuat dalam momen bermakna di Tanah Papua Tengah.

Pada Selasa (17/3/2026), Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Republik Indonesia-Papua Nugini (RI-PNG) Batalyon Infanteri (Yonif) Raider Khusus (RK) 136/Tuah Sakti (TS) melaksanakan kegiatan sinergitas bersama aparatur Pemda Kabupaten Puncak Mulia, di Pos Nume, Provinsi Papua Tengah.

Sinergi antara TNI Angkatan Darat (AD), Pemda dan LMA ini menjadi bukti nyata bahwa kekuatan untuk membangun Papua berasal dari kerja sama yang kokoh. TNI tidak hanya menjaga perbatasan dan stabilitas keamanan, tetapi juga mendukung secara aktif program-program strategis pemerintah daerah demi kesejahteraan masyarakat Puncak Mulia.

“Memiliki ubungan dan relasi yang kuat dengan Pemda setempat merupakan hal yang sangat krusial, karena menjadi kunci utama dalam membangun koordinasi yang efektif, memperkuat sinergi lintas sektor serta memastikan setiap langkah di lapangan berjalan selaras demi terciptanya stabilitas, keamanan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Wakil Komandan Pos (Wadanpos) Nume, Letnan Dua (Letda) Infanteri (Inf) Indra Sukma Yudha didampingi Kepala Distrik Nume, Datin Wonda dalam siaran pers yang diterima KoranBatam, Rabu (18/3) pagi.

Lebih dari itu, Letda Indra juga menekankan pentingnya menjaga situasi damai di tengah pemerataan pembangunan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat hubungan yang harmonis antara TNI, pemerintah distrik dan masyarakat guna memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat secara langsung,” ucapnya.

Letda Indra menambahkan bahwa, keberhasilan pembangunan akan tercapai jika semua elemen bersatu dalam tujuan yang sama.

“Kami satu tekad bersama Pemda, bahwa Papua harus bangkit. Tidak boleh ada ruang bagi mereka yang ingin memecah belah atau menghambat kemajuan. Kami siap mendukung dan mengawal pembangunan hingga ke pelosok,” sebutnya.

Pertemuan ini bukan sekadar simbolik, tetapi mencerminkan kemitraan strategis antara TNI dan aparatur sipil untuk menciptakan Papua yang damai, aman dan sejahtera.

Anjangsana sinergitas ini menjadi pengingat bahwa kedamaian adalah syarat utama pembangunan. Dan hanya dengan kebersamaan, Puncak Mulia dapat bergerak maju menuju masa depan yang lebih cerah dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia


(iam)




- -
Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook

EKONOMI

;