- Sea Eagle Boat Race 2025: Regu Dayung Jawa Barat Masuk Final
- Universitas Batam Wisuda 724 Mahasiswa S-2 Kedokteran, Farmasi hingga S-1 Akuntansi
- Didukung Wasit Nasional, Balap Perahu Dayung Tradisional 2025 Berjalan Kondusif
- Pelabuhan Gold Coast Ferry Internasional di Bengkong Resmi Buka Rute Batam-Singapura
- Polda Kepri Sita 57 Botol Miras dan 12 Minol, 9 Penjual Disanksi Tipiring
- BP Batam Tekankan Kepastian Usaha dan Peran Logistik dalam Pertumbuhan Ekonomi
- Bola Out, Sakit Hati dan Kartu Merah: Motif Penganiayaan di Bengkong Batam
- PLN Batam Gelar Konsultasi Publik Usulan Perubahan Regulasi Tarif Listrik
- Sinergi Berkelanjutan PLN dan Kementerian EDSM untuk Stabilitas Energi di Batam
- Istri Siri Dianiaya Suami gegara Kepergok Dekat dengan Tamu Wanita
Sea Eagle Boat Race 2025: Regu Dayung Jawa Barat Masuk Final
Tantang Tim dari Tanjungpinang dan Batam

Keterangan Gambar : Tim dayung Gajah Mada Indonesia Jawa Barat (dayung merah, kanan), dalam kompetisi Sea Eagle Boat Race 2025 di perairan Elang-elang Laut Belakang Padang, Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (29/11). /Dok. Disbudpar Batam
KORANBATAM.COM - Persaingan ketat menuju babak final perlombaan balapan perahu dayung tradisional Batam International Sea Eagle Boat Race 2025 sangat terasa di babak penyisihan. Di hari kedua, para tim dayung saling adu kecepatan kayuhan.
Adapun tim dayung yang berhasil ke babak final katagori umum di antaranya Hulubalang Lengkang dari Batam, Gajah Mada Indonesia Jawa Barat (Jabar), Pelantar 3 Tanjungpinang dan Batam 1 Bapenda. Sedangkan katagori Organisasi Perangkat Daerah (OPD)/instansi yakni tim Dinas Kebudayan dan Pariwisata (Disbudpar) A, Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertamanan (Perkimtan), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Dinas Perhubungan (Dishub). Pelaksanaan final akan dilaksanakan pada Minggu (30/11) besok, pukul 10.00 WIB.
Ketua Pelaksana, Ardiwinata yang juga Kepala Disbudpar Batam sangat puas terhadap kerja tim dayung.
“Alhamdulillah semua tim dapat menyelesaikan kayuhan sampai ke garis finish, dan selamat kepada tim yang masuk final untuk besok hari,” ucapnya.
Pelaksanan Batam International Sea Eagle Boat Race 2025 menunjukkan antusiasme tinggi dari berbagai daerah, bahkan dari luar negeri.
Event yang digelar pada tanggal 28 sampai 30 November di perairan Elang-Elang, Belakang Padang ini kini telah resmi menerima pendaftar dari Johor, Malaysia, yakni Johor Racing Team sebagai peserta internasional pertama pada tahun ini.
Selain dari Johor, juga datang dari luar Pulau Batam, yaitu dari Provinsi Jawa Barat dengan nama tim Gajah Mada Indonesia.
Kehadiran peserta lintas daerah dan negara ini menunjukkan semakin besarnya daya tarik Sea Eagle Boat Race setelah kembali dihidupkan setelah lebih dari satu dekade vakum. Ardiwinata juga sangat senang di event nostalgia setelah 12 tahun tidak digelar.
“Kehadiran Johor Racing Team dari Malaysia dan Gajah Mada Indonesia dari Jawa Barat menjadi bukti bahwa Sea Eagle Boat Race 2025 kini kembali diperhitungkan di tingkat regional. Ini sekaligus menunjukkan bahwa Batam memiliki potensi besar sebagai pusat event bahari yang mampu menarik minat peserta dari berbagai wilayah,” terangnya.
Ardiwinata menambahkan bahwa, meningkatnya jumlah peserta lintas daerah dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama di Belakang Padang yang menjadi tuan rumah.
“Peserta yang datang dari luar negeri dan luar pulau tentu akan memberikan dampak ekonomi langsung, baik untuk pelaku UMKM, transportasi laut hingga pelaku wisata. Ini sesuai dengan tujuan kami untuk menghidupkan kembali ekonomi pesisir dan menjadikan Batam sebagai destinasi event bahari unggulan,” ujarnya.
Sebelumnya, Sea Eagle Boat Race telah dipersiapkan melalui rapat koordinasi (Rakor) bersama unsur kecamatan, aparat keamanan, tokoh masyarakat serta berbagai instansi pendukung di Kecamatan Belakang Padang
Ardiwinata menutup statmantnya dengan mengharap tahun depan akan lebih baik lagi pelaksanaan event ini.
(iam)
▴-▴
▴-▴
























































































