- Prahara Sadap WA di Sekupang Batam, Istri Mengaku Babak Belur Dianiaya Suami
- Upaya Rutan Batam Wujudkan Lingkungan Pemasyarakatan Sehat lewat Tes VCT
- Cegah Sajam dan Senpi Ilegal, Satgas Yonif 136/TS Gelar Sweeping Humanis di Puncak Jaya
- Turun ke Waduk Nongsa, Amsakar Achmad Minta Gangguan Air di Batam Segera Tuntas
- Dankodaeral IV Pimpin Peringatan HUT ke-81 TNI di Batam, Tekankan Pengabdian PRIMA
- Batam Krisis Air Baku Imbas El Nino Ekstrem, BP Batam Kebut Interkoneksi Pipa Duriangkang
- Gaya Hidup Bebas Dompet, CIMB Niaga Rilis OCTO untuk Pejuang Mimpi
- PajamASRun 2026 Segera Digelar, Hadirkan Lari Unik Berkostum Piyama
- Dari Pencuci Piring hingga GM: Perjalanan Ivan Bakara Nakhodai Properti Swiss-Belhotel Batam
- Sempat Kabur ke Bekasi, Pelaku Penggelapan Uang Kios Pasar BTC Bengkong Akhirnya Tumbang
Sempat Terkendala Rem Tangan, Polisi Terjunkan Crane Evakuasi Porsche Cayman Miliaran Rupiah Terparkir Sembarangan di Cahaya Garden
Bikin Resah Pengunjung-Ganggu Akses Usaha Warga Sejak Maulid Nabi

Keterangan Gambar : Proses evakuasi sedan mewah miliaran rupiah menggunakan armada mobil crane yang terparkir sembarangan oleh pihak kepolisian di Komplek Ruko Townhouse, Cahaya Garden, Sadai, Bengkong, Kota Batam, Kepulauan Riau, Jumat (11/9/2026) siang. /iam/KoranBatam
KORANBATAM.COM - Sebuah mobil mewah jenis sedan Porsche Cayman warna putih tahun 2013 mendadak menjadi perhatian warga dan pengunjung area Komplek Ruko Townhouse, Cahaya Garden (CG), Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Mobil berpelat nomor hijau BP 1 VG tersebut ditinggalkan bebas begitu saja oleh pemiliknya selama hampir tiga minggu.
Pantauan KoranBatam, keberadaan kendaraan miliaran rupiah yang terparkir tidak teratur di depan kedai Alip Kopitiam tersebut memicu keluhan dari para pelaku usaha dan masyarakat sekitar. Pasalnya, posisi parkir mobil dinilai memakan area jalan dan mengganggu akses lalu lintas kawasan Ruko.
Pemilik usaha Alip Kopitiam menuturkan, kendaraan tersebut sudah berada di lokasi sejak Selasa (25/8/2026) siang.
“Sudah lama di situ, dari Selasa 25 Agustus sekitar pukul 13.30 WIB, pas momen Maulid Nabi. Karena posisi parkirnya miring dan memakan jalan, akses di sini jadi susah. Sudah hampir tiga minggu dibiarkan,” cetusnya.
Merespons keberatan warga, aparat kepolisian bergerak ke lokasi pada Jumat (11/9/2026) pagi untuk menindaklanjuti laporan tersebut. Proses evakuasi yang dipimpin oleh Kapolsek Bengkong, AKP Tigor Dabariba, S.H., didampingi, Kanit Intelkam Polsek Bengkong Ipda Arifin Tarigan dan Kanit Reskrim Polsek Bengkong Iptu Apriadi, S.H bersama personel kepolisian, sempat mengalami kendala teknis.
Sistem pengereman tangan (handbrake) yang aktif serta kondisi pintu mobil yang terkunci rapat membuat roda kendaraan tidak dapat berputar saat hendak ditarik mobil derek pada pukul 12.04 WIB.
Petugas kemudian mendatangkan armada mobil crane sekitar pukul 14.12 WIB. Kendaraan mewah tersebut akhirnya berhasil diangkat ke atas mobil derek pada pukul 14.39 WIB, setelah berkoordinasi dengan pengurus RT dan petugas keamanan Ruko setempat.
Kapolsek Bengkong, AKP Tigor Dabariba, S.H., membenarkan penindakan tersebut. Pihaknya mengambil langkah pengamanan guna mengembalikan kelancaran arus lalu lintas dan kenyamanan ketertiban masyarakat di kawasan tersebut.
“Posisi parkirnya sembarangan, dan tidak pada tempatnya, sehingga memicu perhatian publik. Karena warga sekitar merasa keberatan, kendaraan tersebut sementara kami amankan di Mapolsek Bengkong,” terang AKP Tigor.
Ia juga mengimbau kepada pemilik kendaraan yang merasa kehilangan atau mencari mobil tersebut untuk segera mendatangi Markas Polsek Bengkong dengan membawa dokumen kepemilikan yang sah.
(Redaksi KoranBatam)
▴-▴
▴JNE BATAM▴
▴-▴




















































































