- Batam Blackout Senin Pagi, PLN Buru Penyebab Gangguan dan Opsi Pemulihan
- Rotasi Besar-besaran di Polda Kepri: Enam Dir dan Kabid Resmi Berganti Posisi
- Sasar 2 Titik Rawan di Batam, Ditresnarkoba Polda Kepri Ciduk 21 Positif Narkoba
- Permudah Akses Warga ke Tanjung Banon, BP Batam Siapkan Rute Trans Batam hingga Armada Kapal
- BP Batam Pacu Solusi Krisis Air Nongsa: Dari Interkoneksi Pipa hingga Doa Bersama
- Razia THM Batam: Dua Remaja Terjaring, 7 Kelab Malam Ternama Disisir Petugas
- Film UNIFORM: Cinta di Balik Seragam Siap Tayang 22 Oktober, Angkat Pesona Batam ke Layar Lebar
- Serah Terima Ibu Asuh Polwan Polda Kepri: Fokus Perkuat Peran Operasional dan Kepemimpinan
- Polsek Bengkong Salurkan Paket Sembako Kapolresta Barelang ke Kelompok Nelayan
- Kasrem 033/WP Hadiri Sertijab Kapolda Kepri, Komitmen Sinergitas TNI-Polri Makin Solid
Senyum Anak-Anak PAUD Maranatha Puncak Jaya di Balik Kepedulian Prajurit Yonif 136/Tuah Sakti

Keterangan Gambar : Momen senyum Anak-Anak PAUD Maranatha, Kampung Kota Mulia, Distrik Mulia, Puncak Jaya, Papua Tengah, Jumat (21/8/2026). /arsip Satgas Tuah Sakti
KORANBATAN.COM - Tawa riang dan suasana hangat menyelimuti PAUD Maranatha, Kampung Kota Mulia, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Jumat (21/8/2026). Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Republik Indonesia-Papua Nugini (RI-PNG) Batalyon Infanteri (Yonif) 136/Tuah Sakti (TS) melalui Pos KP 55 menyalurkan bantuan makanan dan kebutuhan nutrisi bagi anak-anak di wilayah pedalaman tersebut.
Kegiatan yang menjadi bagian dari program Pembinaan Teritorial (Binter) ini dipimpin langsung oleh Komandan Tim (Dantim) 1 Pos KP 55, Sersan Satu (Sertu) Sarbarita Siahaan, bersama jajaran prajurit pos.
Penyaluran donasi ini bukan sekadar aksi sosial, melainkan ikhtiar nyata TNI dalam mempererat tali silaturahmi serta merajut kebersamaan dengan masyarakat di wilayah penugasan.
Aksi kemanusiaan ini bermula dari jalinan emosional yang erat antara anak-anak PAUD Maranatha dan para personel Satgas. Kedekatan yang terbangun saban hari membuat anak-anak merasa nyaman bercengkerama dengan para prajurit yang biasa mereka sapa “Om Tentara”. Dalam sebuah perbincangan hangat bersama Pratu Sutejo, anak-anak secara polos menyampaikan keinginan sederhana mereka untuk bisa makan enak dan bermain bersama.
Pesan kebaikan nan jujur itu begitu menyentuh hati Pratu Sutejo. Melalui unggahan di media sosial, ia membagikan kisah harapan anak-anak di pelosok Papua tersebut. Unggahan itu dibuat bukan untuk memicu iba, melainkan untuk menyebarkan pesan positif bahwa di tengah keterbatasan, impian sederhana anak-anak di garis batas negeri patut untuk diwujudkan.
Respons hangat datang dengan cepat. Cerita tersebut mengetuk hati para donatur serta jajaran prajurit Satgas Yonif 136/TS yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezeki mereka.
Dari kepedulian bersama tersebut, terkumpul bantuan pangan yang beragam, meliputi paket nasi putih, ayam goreng, mihun goreng, telur rebus, kue basah, biskuit hingga susu kemasan. Seluruh paket bantuan tersebut kemudian disalurkan langsung secara merata kepada anak-anak di PAUD Maranatha.
Dantim 1 Pos KP 55, Sertu Sarbarita Siahaan, menegaskan bahwa, jajarannya bertindak sebagai jembatan kebaikan dalam menyampaikan amanah para donatur secara tepat sasaran.
“Bantuan ini merupakan amanah dari orang-orang baik yang dengan tulus dan ikhlas ingin berbagi. Kami hadir untuk memastikan niat mulia tersebut sampai langsung kepada adik-adik kita. Semoga bantuan ini memberikan manfaat nyata sekaligus menjadi pemantik semangat bagi mereka untuk terus belajar meraih cita-cita,” ujar Sertu Sarbarita.
Kebahagiaan dan rasa haru dirasakan langsung oleh masyarakat setempat. Laodia (40 tahun), salah seorang warga Kampung Kota Mulia, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian yang diberikan Satgas Yonif 136/Tuah Sakti dan para donatur.
“Kami sangat berterimakasih kepada Satgas Yonif 136 dan seluruh donatur yang telah memberikan perhatian besar kepada anak-anak kami di PAUD Maranatha. Bantuan ini sangat berarti bagi mereka,” ucap Laodia.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa aksi kepedulian yang besar kerap lahir dari momen-momen sederhana. Satgas Yonif 136/TS membuktikan bahwa peran prajurit di batas negara tidak hanya menjaga kedaulatan wilayah, tetapi juga menjadi pengikat kasih dan penggerak kepedulian sosial demi masa depan anak-anak Indonesia di Papua.
(Redaksi KoranBatam)
▴-▴
▴JNE BATAM▴
▴-▴




















































































