- Listrik Batam Pulih 100 Persen, BP Batam Kawal Pemulihan Air dan Sektor Industri
- OPINI: Menakar Kejadian Blackout PLN Batam: Murni Gangguan Teknis dan Pentingnya Mitigasi Sistemik
- Di Balik Patroli Simpatik Yonif 136/TS di Puncak Senyum: Jaga Keamanan, Merawat Kesejahteraan
- Olahan Limbah Ikan Pesisir Nongsa Batam Tembus Pasar Malaysia dan Singapura
- BP Batam Gandeng Ombudsman RI, Akselerasi Layanan Publik dan Kepastian Investasi
- Lanud Hang Nadim Guyur Bantuan Air Bersih untuk Warga Sambau Batam
- Mati Listrik di Kepri, Kapolda Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi Hoaks dan Minta PLN Evaluasi
- Banjir Susulan Terjang Padang, Pertamina Pasok Sembako dan LPG Dapur Umum
- Kodaeral IV Siagakan Pasukan dan Alutsista, QRNC Resmi Dibentuk Tanggap Bencana
- Tingkatkan Kepercayaan Publik, Polda Kepri Rilis Slogan Polisi Bersama Masyarakat
Seorang Ibu Hilang saat Berlayar ke Tambelan Bintan, Kantor SAR Tanjungpinang Gelar Operasi Skala Besar

Keterangan Gambar : Petugas SAR gabungan menggelar apel persiapan pencarian penumpang kapal KMP Bahtera Nusantara 03 yang dilaporkan hilang dan diduga jatuh ke laut di perairan Bintan, Kepulauan Riau, Kamis (23/7/2026). /arsip SAR Tanjungpinang
KORANBATAM.COM - Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kelas A Tanjungpinang mengerahkan armada kapal KN SAR 209 untuk menyisir perairan Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), pada Kamis (23/7/2026) pagi. Langkah intensif ini diambil guna mencari seorang penumpang kapal roll-on/roll-off (Ro-Ro) Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Bahtera Nusantara 03 yang dilaporkan hilang dan diduga jatuh ke laut (Man Overboard).
Korban diketahui bernama Christina Lindasari (43 tahun). Peristiwa naas ini diperkirakan terjadi di lintasan pelayaran antara perairan Lobam dan Numbing, Kabupaten Bintan.
Kronologi Kejadian
Insiden bermula saat KMP Bahtera Nusantara 03 bertolak dari Pelabuhan Tanjung Uban menuju Tambelan pada Selasa (21/7/2026) malam, sekira pukul 23.00 WIB.
Keesokan harinya, Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 05.00 WIB, anak korban yang tersentak dari tidurnya mendapati sang ibu sudah tidak ada di posisinya. Upaya pencarian internal di atas kapal oleh penumpang dan kru tak membuahkan hasil hingga kapal mendekati pelabuhan tujuan.
Informasi mengenai hilangnya penumpang tersebut kemudian secara resmi diteruskan oleh pihak Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Tanjung Uban ke KPP Kelas A Tanjungpinang pada Rabu malam, pukul 19.30 WIB.
Respon Cepat dan Eskalasi Pencarian
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue KPP Tanjungpinang bergerak cepat. Tahap awal, tujuh personel langsung dikerahkan menuju Pelabuhan ASDP Kijang, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kijang, dan Pos Angkatan Laut (Posal) Kijang untuk berkoordinasi sekaligus memapelkan informasi kepada seluruh unsur potensi Search and Rescue (Pencarian dan Pertolongan) atau SAR dan nelayan sekitar.
Kepala KPP Kelas A Tanjungpinang, Fazzli, mengungkapkan bahwa, pemantauan intensif sebenarnya telah dilakukan sejak Rabu malam, namun kondisi lapangan dan jarak pandang belum memungkinan adanya titik terang.
“Mengingat waktu dan luasnya area perkiraan jatuhnya korban, kami memutuskan untuk meningkatkan skala pencarian pada Kamis pagi ini,” tegas Fazzli dalam keterangan tertulisnya, hari ini.
Pada pukul 07.30 WIB, sebanyak 22 personel tim penolong bertolak dari Dermaga Kampung Bulang menggunakan armada KN SAR 209. Tim bergerak menuju titik koordinat pencarian yang berjarak sekitar 37 Nautical Mile (NM) pada radial 130°.
Gunakan Metode Track Line
Fazzli menjelaskan, operasi pencarian hari kedua ini difokuskan pada pola track line, yakni dengan menyisir secara presisi sepanjang jalur pelayaran yang dilintasi KMP Bahtera Nusantara 03.
“Bentangan penyisiran mencakup jarak sejauh 40 NM dengan track spacing 2,5 NM. KN SAR 209 dijadwalkan tiba di titik lokasi pada pukul 10.30 WIB untuk langsung melakukan penyisiran maksimal. Kami berharap korban dapat segera ditemukan,” pungkas Fazzli.
Hingga berita ini diturunkan, seluruh unsur SAR gabungan masih berjibaku di lapangan di tengah dinamika gelombang dan cuaca perairan Kepri.
(iam)
▴-▴
▴JNE BATAM▴
▴-▴





















































































