Sinergi di Jantung Puncak Jaya: TNI-Polri Gelar Patroli Skala Besar, Berangus Kriminalitas Lewat Pendekatan Humanis
KORANBATAM.COM 01 Jul 2026, 16:38:43 WIB
dibaca : 235 Pembaca DAERAH
Sinergi di Jantung Puncak Jaya: TNI-Polri Gelar Patroli Skala Besar, Berangus Kriminalitas Lewat Pendekatan Humanis

Keterangan Gambar : Petugas melakukan pemeriksaan terhadap masyarakat yang melintas saat gelar patroli gabungan skala besar selama dua hari (29-30 Juni 2026). /arsip Tuah Sakti


KORANBATAM.COM - Menjaga stabilitas keamanan di wilayah beranda depan negara tetap menjadi prioritas krusial. Guna memastikan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG Kewilayahan Yonif 136/Tuah Sakti (TS) menggandeng Komando Distrik Militer (Kodim) 1714/Puncak Jaya dan Polres Puncak Jaya untuk menggelar patroli gabungan skala besar.

Operasi penyisiran yang berlangsung selama dua hari (29-30 Juni 2026) ini menyasar sejumlah titik rawan, pusat aktivitas publik serta jalur-jalur utama di Kota Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah.

Langkah preventif ini diambil bukan hanya untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, melainkan juga sebagai tindakan tegas dalam menertibkan kepemilikan senjata tajam (sajam) di tempat umum. Kendati demikian, aparat di lapangan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis dan dialogis kepada warga.

“Sinergi TNI-Polri adalah kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua. Melalui patroli gabungan ini, kami ingin memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh masyarakat, memberikan perlindungan nyata serta rasa aman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujar Letnan Dua (Letda) Infanteri (Inf) Wandy Rumahorbo di sela-sela kegiatan.

Menekan Kriminalitas, Mengawal Pembangunan

Sementara itu, Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas RI-PNG Yonif 136/Tuah Sakti, Letnan Kolonel (Letkol) Inf Yudi Satria Prabowo menegaskan bahwa, pergerakan pasukan gabungan ini merupakan wujud komitmen nyata dalam menjaga kondusivitas di wilayah penugasan.

Menurut Letkol Inf Yudi, rasa aman adalah modal dasar yang tidak bisa ditawar agar roda perekonomian dan pembangunan daerah bisa berjalan cepat.

Poin Utama Fokus Pengamanan:

Penyisiran Titik Rawan: Memetakan dan mengawasi area yang berpotensi memicu gesekan sosial atau tindakan kriminal.

Operasi Sajam Persuasif: Menertibkan penggunaan senjata tajam di ruang publik guna meminimalkan risiko konflik spontan.

Edukasi Kamtibmas: Mengajak masyarakat secara langsung untuk aktif membangun lingkungan yang damai dan menolak aksi premanisme.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Sinergi TNI-Polri akan terus kami perkuat untuk menciptakan situasi yang aman dan damai, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang sekaligus mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Puncak Jaya,” tegas Letkol Inf Yudi, yang juga menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) Raider Khusus (RK) Tuah Sakti tersebut.

Melalui konsistensi operasi pengamanan ini, dinamika sosial di Kota Mulia diharapkan tetap terjaga dan terbebas dari ancaman tindak kriminal, menciptakan ruang hidup yang nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat Papua.

 

(red)




JNE BATAM JNE BATAM- -
Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook

EKONOMI

;