- Prahara Sadap WA di Sekupang Batam, Istri Mengaku Babak Belur Dianiaya Suami
- Upaya Rutan Batam Wujudkan Lingkungan Pemasyarakatan Sehat lewat Tes VCT
- Cegah Sajam dan Senpi Ilegal, Satgas Yonif 136/TS Gelar Sweeping Humanis di Puncak Jaya
- Turun ke Waduk Nongsa, Amsakar Achmad Minta Gangguan Air di Batam Segera Tuntas
- Dankodaeral IV Pimpin Peringatan HUT ke-81 TNI di Batam, Tekankan Pengabdian PRIMA
- Batam Krisis Air Baku Imbas El Nino Ekstrem, BP Batam Kebut Interkoneksi Pipa Duriangkang
- Gaya Hidup Bebas Dompet, CIMB Niaga Rilis OCTO untuk Pejuang Mimpi
- PajamASRun 2026 Segera Digelar, Hadirkan Lari Unik Berkostum Piyama
- Dari Pencuci Piring hingga GM: Perjalanan Ivan Bakara Nakhodai Properti Swiss-Belhotel Batam
- Sempat Kabur ke Bekasi, Pelaku Penggelapan Uang Kios Pasar BTC Bengkong Akhirnya Tumbang
Sukses Gelar Batam Prime Series 2026, BP Batam Kian Mantap Tancap Gas Jadi Hub Sport Tourism Internasional

Keterangan Gambar : Penandatanganan MoU antara Garuda Yaksa Football Academy dan Batam Prime FC mengenai pembentukan Garuda Yaksa Academy Satellite Batam di Ballroom Pacific Hotel, Minggu (23/8/2026) malam. /arsip BP Batam
KORANBATAM.COM - Badan Pengusahaan (BP) Batam resmi menutup rangkaian ajang Batam Prime International Football Series 2026 melalui gelaran Gala Dinner bergengsi di Ballroom Pacific Hotel, Minggu (23/8/2026) malam.
Penutupan turnamen dua hari (22-23 Agustus) ini menandai komitmen kuat BP Batam dalam membangkitkan persepakbolaan lokal sekaligus memantapkan posisi Batam sebagai destinasi sport tourism berkelas dunia.
Ajang internasional ini berhasil mempertemukan talenta dan manajemen sepak bola dari tiga negara tetangga, yakni Indonesia, Singapura, dan Brunei Darussalam.
Manajer Geylang International FC (Singapura), Fahmi Rahmat, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif BP Batam. Menurutnya, kompetisi ini tidak sekadar berfokus pada hasil di lapangan, tetapi juga menjadi jembatan diplomasi olahraga yang efektif.
“Kehadiran kami bukan hanya untuk bertanding, melainkan juga mempererat tali silaturahmi serta bertukar pengalaman antara Singapura, Brunei Darussalam, dan Indonesia melalui olahraga,” ujar Fahmi dalam sambutannya.
Langkah Konkret Pembinaan Usia Dini
Tidak hanya menghadirkan laga antarnegara, perhelatan ini juga melahirkan momentum bersejarah bagi pengembangan bakat muda. Di sela-sela Gala Dinner, dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Garuda Yaksa Football Academy dan Batam Prime FC mengenai pembentukan Garuda Yaksa Academy Satellite Batam.
Penandatanganan dilakukan langsung oleh COO Garuda Yaksa Football Academy, Muhammad Rifandy, bersama Manajer Batam Prime FC, Chandra Ng.
Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam sekaligus Pembina Turnamen, Fary Djemy Francis, mengungkapkan bahwa kerja sama ini menempatkan Batam sebagai pionir pengembangan satelit akademi Garuda Yaksa di Indonesia. Langkah ini diharapkan membuka jalan lebar bagi talenta potensial Kepulauan Riau untuk menembus panggung nasional hingga internasional.
Penggerak Ekonomi dan Pariwisata
Fary menambahkan, pengembangan sektor olahraga berkelas internasional sejalan dengan arahan Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra untuk terus menggali potensi pariwisata berbasis olahraga (sport tourism).
“Selain menjadi wadah pembinaan talenta muda, kami berharap agenda ini berkelanjutan dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat Batam. Terima kasih kepada seluruh tim peserta dari Singapura dan Brunei, serta para sponsor yang telah mendukung penuh,” tutur Fary.
Acara penutupan tersebut turut dihadiri oleh Manajer Indera SC (Brunei Darussalam) Rosdin Aziz, Direktur Perencanaan dan Pengembangan Investasi BP Batam Irfan Syakir Widyasa, serta Direktur Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan BP Batam Benny Syahroni.
(Redaksi KoranBatam)
▴-▴
▴JNE BATAM▴
▴-▴




















































































