- Kala Cangkir Kopi Meruntuhkan Canggung Antara Pimpinan Polisi dan Warga Kampung Tua
- Kado Kemerdekaan: Pertamina Tebar Promo Potongan Harga Bright Gas via Klik Indomaret
- Rapor Hijau Semester I 2026: Investasi Batam Tembus Rp38,97 Triliun, Serap Ribuan Tenaga Kerja
- Berkas P-21, Polsek Bengkong Pelimpahan Tahap II Tersangka Yehezkiel ke Kejari Batam
- Sambut HUT ke-81 RI, Pertamina Sumbagut Tebar Hadiah Spesial lewat MyPertamina
- Legenda Timnas Turun Gunung di Batam International Football Series 2026, Bangkitkan Gelora Sepak Bola Usia Dini
- Dorong Transparansi Lahan, BP Batam Apresiasi Puluhan Penerima Alokasi Lapor Mandiri via LMS
- Sinergi BP Batam dan Ombudsman RI: Perkuat Pelayanan Publik demi Dongkrak Daya Saing Investasi
- Lestarikan Tradisi Perantauan, Punokawan Batam Sajikan Lemper Raksasa 1,5 Meter di Ritual Rebo Wekasan
- Sinergi Tripartit di Kepri: Media, Jaksa, dan BPD Kolaborasi Wujudkan Desa Akuntabel
Tak Perlu Jalan Jauh Lagi, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Bawa Dokter Keliling ke Puncak Jaya

Keterangan Gambar : Tim medis Satgas Tuah Sakti memberikan layanan kesehatan saat gelar aksi keliling di Kampung Onendu, Distrik Nume, Puncak Jaya, Papua Tengah, Kamis (30/7/2026). /arsip Tuah Sakti
KORANBATAM.COM - Keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan di wilayah pedalaman kerap menjadi tantangan besar bagi warga Papua. Menjawab kondisi tersebut, Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Republik Indonesia-Papua Nugini (RI-PNG) Batalyon Infanteri (Yonif) 136/Tuah Sakti (TS) dari Pos Nume menggelar aksi pelayanan kesehatan keliling bagi masyarakat Kampung Onendu, Distrik Nume, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Kamis (30/7/2026).
Langkah jemput bola ini dilakukan demi memastikan warga yang berada di kawasan pelosok dan sulit dijangkau tetap mendapatkan hak pelayanan medis yang layak.
Kedatangan tim medis dan prajurit Satgas Yonif 136/Tuah Sakti di Kampung Onendu disambut hangat oleh para tokoh masyarakat serta puluhan warga setempat.
Balai kampung disulap menjadi posko kesehatan darurat. Warga dari berbagai rentang usia, mulai dari balita hingga lansia tampak antusias mengantre untuk berkonsultasi mengenai keluhan kesehatan mereka.
Dalam kegiatan tersebut, tim kesehatan tidak hanya melakukan pemeriksaan fisik standar seperti pengecekan tekanan darah dan suhu tubuh, tetapi juga menyalurkan obat-obatan gratis yang disesuaikan dengan diagnosis pasien.
Warga pun dibekali edukasi mengenai tata cara konsumsi obat serta pentingnya menjaga sanitasi lingkungan dan pola hidup bersih. Bagi warga yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut, tim medis Satgas langsung mencatat data mereka untuk ditindaklanjuti.
Tak sebatas pelayanan medis, aksi humanis ini juga dimanfaatkan para prajurit untuk membangun komunikasi sosial (Komsos). Di sela-sela pemeriksaan, personel TNI duduk melingkar bersama warga, membuka ruang dialog hangat, mendengarkan aspirasi hingga berbagi cerita. Suasana penuh kekeluargaan dan canda tawa pun tercipta, mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat di garis perbatasan.
Komandan Pos (Danpos) Nume, Kapten Infanteri (Inf) Akhmad Sultoni Yahya, menegaskan bahwa, aksi kepedulian ini merupakan komitmen nyata Satgas dalam membantu memajukan tingkat kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat di wilayah penugasan.
“Kami ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan kesehatan meskipun berada di daerah yang sulit dijangkau. Kehadiran Satgas tidak hanya untuk menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga memberikan solusi nyata yang manfaatnya langsung dirasakan oleh warga,” ujar Kapten Inf Akhmad Sultoni Yahya.
Warga Kampung Onendu mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis ini. Kehadiran para prajurit dinilai berhasil memangkas jarak dan beban biaya yang biasa mereka tempuh hanya untuk berobat ke pusat distrik.
Ke depan, kehadiran Satgas Yonif 136/Tuah Sakti diharapkan terus membawa dampak positif dan menjadi pilar penguat keharmonisan di Papua Tengah.
(red)
▴-▴
▴JNE BATAM▴
▴-▴



















































































