- Calon Prajurit TNI AL Kodaeral IV Menjalani Tes Samapta
- Iptu Sutomo, Kapolsek Jemaja Bertemu Ketua LAM
- Pascabencana, Pertamina Sumbagut Hadir Perkuat Pemulihan Warga di Huntara Ketapiang bersama Direksi dan DPR RI
- Aspers Ksal Cek Langsung Penerimaan Prajurit Baru di Kodaeral IV, Berikut Pesannya
- Rayakan Valentine Sambil Makan Malam Romantis di Ketinggian Hotel Yello Batam
- BP Batam Jawab Tuntutan Warga Sengkuang, Percepat Solusi Air Bersih
- Bupati Batu Bara Tertarik Replikasi Model Investasi dan Air Bersih di Batam
- Warga Tiga Kelurahan di Batuampar Batam Demo: Solat-Mandikan Jenazah Sulit, Hanya Dapat Janji Manis Saja
- Maling Motor Bersenjata Pisau Badik Diringkus Polisi Bengkong, Satu Masih Diburu
- Tingkatkan Kemampuan Tempur Prajurit, Kodaeral IV Gelar Latihan Menembak
Target Tercapai, Penumpang Pelni sepanjang 2025 Tembus 5,15 Juta

Keterangan Gambar : Petugas Pelni mengawasi penumpang saat akan naik ke atas kapal, belum lama ini. /Dok. PELNI Batam
KORANBATAM.COM - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) mencatatkan sebanyak 5.154.080 penumpang telah berlayar dengan menggunakan kapal PELNI di seluruh rute sepanjang tahun 2025. Capaian ini setara dengan 101,15 persen dari realisasi tahun 2024.
Direktur Utama PELNI, Tri Andayani menyampaikan bahwa, realisasi tahun 2025 naik sebesar 101,15 persen dibandingkan tahun 2024 yakni sebanyak 5.095.483 penumpang.
“Capaian ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap layanan angkutan laut PELNI, sekaligus menjadi hasil dari upaya peningkatan pelayanan, kesiapan armada serta pengelolaan operasional yang kami lakukan sepanjang tahun 2025,” ucap wanita yang akrab disapa Anda di Jakarta, Selasa (6/1/2026).
Adapun rincian jumlah penumpang pada kapal penumpang tahun 2025 adalah 4.472.918 atau setara 109,10 persen dari target anggaran 4,1 juta penumpang untuk 2025. Sementara untuk kapal perintis, PELNI melayani 681.162 penumpang atau setara 104,41 persen dari target anggaran 652.417 penumpang.
“Jumlah penumpang keseluruhan yang mencapai lebih dari 5,1 juta orang pada tahun 2025, mencerminkan bahwa layanan PELNI terus dibutuhkan oleh masyarakat untuk mobilitas antarpulau. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mempercayakan perjalanannya kepada PELNI sepanjang tahun ini,” terang dia.
Peran PELNI dalam mendukung pemerataan akses transportasi, khususnya di wilayah tengah dan timur Indonesia, tercermin dari sebaran penumpang sepanjang tahun 2025. Wilayah tengah mendominasi dengan 47,2 persen atau 2.109.876 penumpang, diikuti wilayah timur sebesar 29,4 persen atau 1.317.237 penumpang.
Capaian tersebut menegaskan kontribusi PELNI dalam menghubungkan daerah tertinggal, terluar, terdepan, dan perbatasan (3TP) sekaligus memperkuat peran perusahaan dalam menjaga konektivitas Nusantara.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan guna menyediakan transportasi laut yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat. Kami juga akan terus mendukung konektivitas antarpulau, pemerataan akses wilayah terpencil, serta berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya.
Ruas Terpadat:
1. Belawan - Batam (131.369 penumpang).
2. Batam - Belawan (124.143 penumpang).
3. Makassar - Bau-Bau (81.818 penumpang).
4. Bau-Bau - Makassar (71.192 penumpang).
5. Batam - Tanjung Priok (56.405 penumpang).
Pelabuhan Keberangkatan Terpadat:
1. Makassar (382.982 penumpang).
2. Ambon (290.242 penumpang).
3. Bau-Bau (263.297 penumpang).
4. Surabaya (226.257 penumpang).
5. Tanjung Priok (207.631 penumpang).
Pelabuhan Kedatangan Terpadat:
1. Makassar (385.457 penumpang).
2. Ambon (284.174 penumpang).
3. Bau-Bau (260.539 penumpang).
4. Surabaya (252.311 penumpang).
5. Tanjung Priok (214.857).
(iam)
▴-▴




















































































