Tawa Anak Rempang dan Senyum Harapan di Atas Lahan 18,5 Hektar Sekolah Merah Putih
KORANBATAM.COM 02 Agu 2026, 19:58:32 WIB
dibaca : 222 Pembaca PENDIDIKAN
Tawa Anak Rempang dan Senyum Harapan di Atas Lahan 18,5 Hektar Sekolah Merah Putih

Keterangan Gambar : Rempang Ceria Bersama Sekolah Integrasi Merah Putih, Minggu pagi (2/8/2026). /arsip BP Batam


KORANBATAM.COM - Gelak tawa dan langkah-langkah kecil anak-anak Rempang-Galang mewarnai kawasan Sekolah Terintegrasi Merah Putih, Minggu (2/8/2026) pagi. Melalui helatan bertajuk Rempang Ceria, keceriaan terpancar nyata, menegaskan optimisme baru bahwa mimpi besar generasi muda pesisir ini layak dan siap diperjuangkan melalui fondasi pendidikan yang kokoh.

Kegiatan yang memadukan semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Anak Nasional 2026 tersebut berlangsung semarak. Berbagai perlombaan tradisional hingga permainan hiburan membaurkan ratusan anak dan warga setempat dalam suasana kehangatan serta kebersamaan yang erat.

Kehangatan acara kian terasa saat Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, hadir didampingi Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra. Tak sekadar hadir sebagai pejabat formal, keduanya memilih melebur langsung di tengah kerumunan anak-anak, menyapa hangat, bersalaman, dan mendengarkan cerita polos mereka.

Dalam pengarahannya, Amsakar menegaskan bahwa pembangunan kompleks pendidikan di atas lahan seluas 18,5 hektar ini bukan sekadar tentang fisik bangunan semata. Lebih dari itu, proyek strategis ini merupakan investasi jangka panjang untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang siap mengawal arah pembangunan Kota Batam di masa mendatang.

“Sekolah Terintegrasi Merah Putih akan menjadi wadah untuk mencetak generasi berprestasi, khususnya bagi anak-anak kita di Rempang-Galang. Pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun masa depan daerah,” ujar Amsakar.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada para tokoh masyarakat serta seluruh pihak yang konsisten mendukung kelancaran pembangunan fasilitas pendidikan tersebut.

“Anak-anak kita harus terus dimotivasi dan didorong agar tumbuh menjadi generasi hebat yang mampu menjaga serta melanjutkan pembangunan Batam. Kolaborasi seluruh elemen masyarakat adalah kunci keberhasilan ini,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengungkapkan bahwa senyum dan keceriaan yang terpancar dari wajah anak-anak Rempang menjadi energi moral bagi pemerintah untuk terus menghadirkan kebijakan yang pro-masyarakat.

“Keceriaan anak-anak hari ini menjadi semangat bagi kami untuk terus menghadirkan program-program yang berpihak pada masyarakat. Kami berharap sekolah ini menjadi tempat lahirnya generasi Rempang yang cerdas, berkarakter, dan siap menyongsong masa depan,” tutur Li Claudia.

Ia menambahkan, penyediaan fasilitas pendidikan yang memadai, aman, dan nyaman merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam pemerataan kualitas pendidikan. Dengan lingkungan belajar yang kondusif, anak-anak Rempang-Galang diharapkan mampu mengoptimalkan segenap potensi diri mereka.

Bagi masyarakat dan anak-anak yang hadir, Sekolah Terintegrasi Merah Putih kini bukan lagi sekadar hamparan lahan dan struktur material. Di atas tanah 18,5 hektar itu, kini tergambar jelas wujud ruang kelas yang representatif, perpustakaan modern hingga lapangan olahraga tempat cita-cita setinggi langit mulai dirajut.

 

(red)




- -JNE BATAM JNE BATAM- -
Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook

EKONOMI

;