- Listrik Batam Pulih 100 Persen, BP Batam Kawal Pemulihan Air dan Sektor Industri
- OPINI: Menakar Kejadian Blackout PLN Batam: Murni Gangguan Teknis dan Pentingnya Mitigasi Sistemik
- Di Balik Patroli Simpatik Yonif 136/TS di Puncak Senyum: Jaga Keamanan, Merawat Kesejahteraan
- Olahan Limbah Ikan Pesisir Nongsa Batam Tembus Pasar Malaysia dan Singapura
- BP Batam Gandeng Ombudsman RI, Akselerasi Layanan Publik dan Kepastian Investasi
- Lanud Hang Nadim Guyur Bantuan Air Bersih untuk Warga Sambau Batam
- Mati Listrik di Kepri, Kapolda Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi Hoaks dan Minta PLN Evaluasi
- Banjir Susulan Terjang Padang, Pertamina Pasok Sembako dan LPG Dapur Umum
- Kodaeral IV Siagakan Pasukan dan Alutsista, QRNC Resmi Dibentuk Tanggap Bencana
- Tingkatkan Kepercayaan Publik, Polda Kepri Rilis Slogan Polisi Bersama Masyarakat
Tembus 39 Persen, BP Batam Targetkan Percepatan Pelebaran Jalan Gajah Mada Segmen Fly Over Jadi 6 Lajur

Keterangan Gambar : Penampakan suasana Fly Over-Simpang Lalan Madani, Batam. /arsip BP Batam
KORANBATAM.COM - Badan Pengusahaan (BP) Batam terus mengambil langkah progresif dalam memacu percepatan pembangunan infrastruktur konektivitas kota. Fokus utama pergerakan ini tertuju pada proyek Peningkatan Jalan Gajah Mada segmen Landing Point Fly Over menuju Simpang Lalan Madani, yang difungsikan sebagai urat nadi mobilitas dan penggerak utama aktivitas ekonomi di Kota Batam.
Berdasarkan catatan rekapitulasi teknis hingga 24 Agustus 2026, realisasi progres fisik pekerjaan telah berhasil menyentuh angka 39,194 persen. Capaian ini menjadi tolok ukur positif dalam upaya penyelesaian proyek agar tetap berada di jalur rencana (on track).
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa seluruh instrumen infrastruktur di bawah naungan BP Batam senantiasa berada dalam pengawasan intensif. Langkah evaluasi berkala diterapkan untuk memastikan setiap tahapan berjalan presisi sesuai target yang telah ditetapkan.
“Kami terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap progres di lapangan. Langkah percepatan didorong secara terukur tanpa sedikit pun mengabaikan aspek mutu teknis maupun keselamatan kerja,” tegas Amsakar saat ditemui di Batam Centre.
Transformasi Menjadi Enam Lajur
Proyek peningkatan Jalan Gajah Mada ini dirancang untuk menjawab tantangan peningkatan volume kendaraan seiring pesatnya pertumbuhan ekonomi kota. Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menjelaskan bahwa jalan arteri tersebut bakal diperlebar menjadi dua jalur utama, dengan masing-masing jalur dibekali tiga lajur kendaraan.
Menurutnya, penataan ruas jalan ini diproyeksikan memberikan dampak langsung bagi kelancaran mobilitas harian masyarakat serta distribusi logistik antarkawasan.
“Pekerjaan peningkatan jalan Landing Point Fly Over-Simpang Lalan Madani ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas wilayah secara signifikan, sekaligus mengurai titik jenuh arus lalu lintas di Batam,” ujar Li Claudia.
Tak hanya memfokuskan energi pada arteri Jalan Gajah Mada, BP Batam juga tengah menggarap rangkaian paket infrastruktur pendukung secara simultan. Pembangunan dan peningkatan jembatan, pembenahan sistem drainase induk guna mengantisipasi genangan, serta revitalisasi fasilitas terminal domestik menjadi bagian integral dari strategi besar BP Batam dalam mewujudkan Batam sebagai kota modern bertaraf internasional.
(Redaksi KoranBatam)
▴-▴
▴JNE BATAM▴
▴-▴





















































































