- Satu Tahun Pengabdian Kodam XIX/Tuah Tambusai: Menunggal Bersama Rakyat, Mengabdi untuk Negeri
- Menyemai Bintang dari Mukakuning: Batam Grassroot Football Festival 2026 Jadi Pijakan Menuju Panggung Dunia
- Memperkuat Barisan Kamtibmas, Polsek Bengkong Rangkul Komunitas Driver Online SMB
- Basarnas Tanjungpinang Ungkap Data Kedaruratan Laut: 20 Laka Laut, 10 Meninggal, 6 Masih Hilang
- Memupuk Nasionalisme di Pegunungan Tengah Papua: Satgas Yonif 136/TS Bagikan Bendera Merah Putih
- Lewat Program Cadiak Pandai, Pertamina Sumbagut Sabet Penghargaan Platinum TJSL & CSR Award 2026
- Semarak HUT ke-81 RI: BP Batam Pamerkan Inovasi dan Unjuk Sinergi di Pawai Pembangunan
- Konferensi Pers Kodaeral IV: Kapal Bendera Tanzania Disergap, 1,3 Ton Ketamine dan 8 WNA Diamankan
- Upaya Satgas Yonif 136/TS Bangun Papua Damai lewat Silaturahmi Door to Door di Wongdama
- Kemanunggalan di Tengah Musibah: Prajurit TNI Padamkan Kebakaran Rumah Warga di Cibereng Indramayu
TNI AL Kodaeral IV Tampilkan Kekuatan Operasi Pantai di Laut Bangka
Latopshantai: Libatkan 1.443 Prajurit Gabungan Unsur Laut-Marinir, Kapal Perang hingga Pesawat Udara

Keterangan Gambar : Latopshantai oleh TNI AL Kodaeral IV di Sungailiat, Bangka, Minggu (15/2/2026). /arsip Dispen Kodaeral IV
KORANBATAM.COM - Dalam menunjukkan kesiapan tempur, profesionalisme serta kemampuan operasi laut terpadu, TNI Angkatan Laut (AL) Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IV melaksanakan Management Control Lapangan (Manlap) Latihan Operasi Pertahanan Pantai (Latopshantai) Tahun Anggaran (TA) 2025 pada Minggu (15/2/2026).
Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) IV, Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko, S.E., M.Tr.Opsla bertindak sebagai Panglima Komando Tugas Gabungan Pertahanan Pantai (Pangkogasgabhantai) dalam melaksanakan pengendalian, pengawasan serta evaluasi dari seluruh tahapan pelaksanaan Latihan Operasi Pertahanan Pantai yang digelar di Pantai Nelayan, Sungailiat di wilayah Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
Kepala Staf Angkatan laut (Ksal) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan bahwa, operasi ini melibatkan sembilan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), tujuh pesawat udara dan 1.443 prajurit gabungan dari unsur laut maupun pasukan pendarat Korps Marinir.
“Latihan ini menjadi pembuktian pentingnya kesiap-siagaan prajurit, ketepatan prosedur serta soliditas dan koordinasi antar unsur dalam mendukung keberhasilan Operasi Pertahanan Lantai,” ujar Ksal Ali.
Dalam keterangan pers dari Dinas Penerangan (Dispen) Kodaeral IV bahwa, kehadiran Dankodaeral IV mendampingi Ksal menegaskan komitmen TNI AL diperbatasan untuk bersinergi antar unsur laut, udara dan marinir pada skenario operasi pertahanan pantai menjadi gambaran konkret kesiapan TNI AL dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan nasional.
Hal tersebut ditunjukkan dengan antusias warga di sekitar Sungailiat saat menyaksikan kehebatan sejumlah prajurit TNI AL dalam latihan.
Rasa kagum dan bangga nampak terlihat dari wajah mereka setelah melihat aksi ledakan, peluncuran roket hingga rentetan tembakan.
“Dengan terlaksananya Latihan Operasi Pertahanan Pantai ini, diharapkan seluruh unsur yang terlibat semakin siap, profesional dan tangguh dalam menghadapi berbagai potensi ancaman di wilayah pantai Indonesia, guna mendukung terjaganya kedaulatan maupun keamanan wilayah pesisir nasional,” tukas Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Kodaeral IV,
Kolonel Laut (KH) Ign. M. Pundjung T., S.Sos., M.Sc., Senin (16/2).
(iam)
▴-▴
▴JNE BATAM▴
▴-▴



















































































