- Batam Blackout Senin Pagi, PLN Buru Penyebab Gangguan dan Opsi Pemulihan
- Rotasi Besar-besaran di Polda Kepri: Enam Dir dan Kabid Resmi Berganti Posisi
- Sasar 2 Titik Rawan di Batam, Ditresnarkoba Polda Kepri Ciduk 21 Positif Narkoba
- Permudah Akses Warga ke Tanjung Banon, BP Batam Siapkan Rute Trans Batam hingga Armada Kapal
- BP Batam Pacu Solusi Krisis Air Nongsa: Dari Interkoneksi Pipa hingga Doa Bersama
- Razia THM Batam: Dua Remaja Terjaring, 7 Kelab Malam Ternama Disisir Petugas
- Film UNIFORM: Cinta di Balik Seragam Siap Tayang 22 Oktober, Angkat Pesona Batam ke Layar Lebar
- Serah Terima Ibu Asuh Polwan Polda Kepri: Fokus Perkuat Peran Operasional dan Kepemimpinan
- Polsek Bengkong Salurkan Paket Sembako Kapolresta Barelang ke Kelompok Nelayan
- Kasrem 033/WP Hadiri Sertijab Kapolda Kepri, Komitmen Sinergitas TNI-Polri Makin Solid
Topang Pertumbuhan Nasional, BP Batam Bukukan Investasi Rp44,01 Triliun Sepanjang 2025

Keterangan Gambar : RDP BP Batam bersama Komisi VI DPR-RI di Jakarta, Kamis (16/7/2026). /arsip BP Batam
KORANBATAM.COM - Badan Pengusahaan (BP) Batam memaparkan capaian kinerja positif Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam sepanjang Tahun Anggaran (TA) 2025 dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR-RI di Jakarta, Kamis (16/7/2026).
Di hadapan parlemen, BP Batam menunjukkan konsistensi sebagai salah satu motor penggerak investasi nasional melalui pertumbuhan ekonomi yang impresif.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, yang hadir didampingi Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra beserta jajaran Deputi, mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Batam pada 2025 sukses menyentuh angka 6,76 persen. Performa makro tersebut tercatat melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di level 5,11 persen.
Akselerasi ini ditopang kuat oleh realisasi investasi yang melonjak tajam. Berdasarkan data Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), total investasi yang masuk ke Batam sepanjang tahun 2025 menembus Rp44,01 triliun. Angka ini mencerminkan lonjakan sebesar 72,83 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sekaligus melampaui target yang ditetapkan lembaga hingga 118,97 persen.
Tidak hanya di sektor riil, kinerja pengelolaan keuangan publik Batam juga menunjukkan rapor hijau. Sepanjang 2025, BP Batam berhasil mengamankan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp1,93 triliun. Berkat kedisiplinan fiskal tersebut, BP Batam optimistis dapat kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan TA 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Jika target ini tercapai, maka Batam akan menggenapi rekor sepuluh kali opini WTP secara berturut-turut sejak tahun 2016.
“Capaian investasi yang terus tumbuh dan proyeksi opini WTP ke-10 ini menjadi bukti valid bahwa Batam tidak hanya mampu menjaga daya saing sebagai tujuan investasi utama, tetapi juga terus memperkuat tata kelola kelembagaan yang transparan, bersih, dan akuntabel,” ujar Amsakar di hadapan anggota komisi.
Menatap tantangan ke depan, Amsakar menegaskan komitmennya untuk melakukan transformasi struktural melalui digitalisasi dan inovasi sistem layanan. BP Batam berencana mempercepat digitalisasi sistem pengelolaan keuangan guna mengoptimalkan potensi penerimaan negara sekaligus memperketat sistem pengendalian intern. Langkah ini diambil demi memastikan setiap rupiah anggaran dapat dikonversi menjadi stimulus pembangunan yang berdampak langsung bagi kemajuan kawasan.
Capaian impresif ini menuai apresiasi positif dari legislatif. Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, memuji performa solid yang ditunjukkan oleh manajemen BP Batam. Menurut Andre, Batam telah berhasil menetapkan standar baku yang baik dalam iklim investasi daerah. Pihaknya berharap BP Batam terus menjadi role model dalam pengembangan investasi nasional melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, pemberian kepastian hukum bagi pelaku usaha, serta penguatan tata kelola kelembagaan yang berkelanjutan.
(red)
▴-▴
▴JNE BATAM▴
▴-▴




















































































