- Komandan Kodaeral IV Terima Al-Quran dari Dewan Pembina Yayasan Muslim Sinar Mas
- Polisi Ringkus Buruh Bangunan Nyolong Motor di Bengkong Kolam
- Kapolsek Batuampar dan Bhayangkari Tebar Kebaikan Ramadan: Bagi Ratusan Takjil Gratis di Lampu Merah
- Momentum Cap Go Meh 2026, Li Claudia Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Alam
- BP Batam Hadirkan Pangan Terjangkau untuk Pegawai dan Masyarakat
- Asita Kepri Gelar Buka Bersama dan Ramadhan Charity 2026
- Terhentinya Petualangan Bandit Jalanan Perampas Gelang Emas Viral di Bengkong Batam
- Safari Ramadan di Pulau Karas, Amsakar Tekankan Semangat Kolaborasi Wujudkan Batam Madani
- 49 Ribu Peserta PBI JK Dinonaktifkan, BPJS Kesehatan Imbau Masyarakat Cek Status Kepesertaan
- BP Batam Gandeng Komunitas Promosikan WPP New Nagoya
Tren 5 Tahun Wisman Batam Terus Meroket, 2025 Tembus 1.613.202 Kunjungan

Keterangan Gambar : Momen saat Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata (tiga dari kanan), menyambut Wisman pertama tahun 2026 di Pelabuhan Gold Coast Ferry Terminal International Bengkong, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (1/1/2026). /Dok. Disbudpar Batam
KORANBATAM.COM - Kinerja sektor pariwisata Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) kembali mencatatkan capaian membanggakan. Sepanjang tahun 2025, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) menembus 1.613.202 kunjungan, melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Batam, capaian tersebut melampaui target Pemerintah Kota (Pemkot) Batam melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam yang sebelumnya mematok 1,5 juta kunjungan, atau surplus sebesar 113.202 kunjungan.
Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata mengatakan bahwa, peningkatan ini sekaligus memperkuat tren positif kunjungan wisman ke Batam dalam lima tahun terakhir yang terus menunjukkan pertumbuhan signifikan.
Pada 2021, jumlah wisman tercatat hanya 2.651 kunjungan. Angka tersebut melonjak pada 2022 menjadi 565.936 kunjungan, kemudian meningkat kembali pada 2023 sebesar 1.192.931 kunjungan.
Tren pertumbuhan berlanjut pada 2024 dengan 1.326.831 kunjungan hingga mencapai puncak baru pada 2025 sebanyak 1.613.202 kunjungan.
“Capaian ini menegaskan posisi Batam sebagai pintu masuk utama wisatawan mancanegara di Provinsi Kepri. Sepanjang 2025, Batam berkontribusi sekitar 79,58 persen dari total kunjungan wisman ke Kepri yang tercatat sebanyak 2.027.037 kunjungan,” terang Ardiwinata kepada KoranBatam, Rabu (4/2/2026).
Dari sisi kebangsaan, kunjungan wisman ke Batam masih didominasi wisatawan asal Singapura dengan total 789.674 kunjungan.
Posisi kedua ditempati wisatawan asal Malaysia sebanyak 418.330 kunjungan. Selanjutnya, peringkat ketiga hingga kelima masing-masing diisi oleh wisatawan asal China sebanyak 53.275 kunjungan, India sebanyak 45.338 kunjungan serta Filipina sebanyak 25.283 kunjungan.
“Dominasi wisman dari Singapura dan Malaysia mencerminkan kuatnya peran Batam sebagai destinasi lintas batas yang didukung oleh kedekatan geografis, kemudahan konektivitas transportasi laut dan udara serta pengembangan daya tarik wisata yang semakin beragam,” kata dia.
Secara bulanan, puncak kunjungan wisman ke Batam terjadi pada Desember 2025 dengan total 195.525 kunjungan. Lonjakan tersebut sejalan dengan momentum libur akhir tahun dan meningkatnya mobilitas perjalanan internasional.
“Capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan pariwisata. Alhamdulillah, kunjungan wisatawan mancanegara tahun 2025 melampaui target yang telah ditetapkan. Ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah, pelaku usaha pariwisata, dan masyarakat dalam menjaga iklim pariwisata Batam yang aman, nyaman, dan berdaya saing,” ucap Ardiwinata.
Ia menambahkan, posisi strategis Batam sebagai gerbang internasional turut memperkuat arus kunjungan wisatawan asing.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat promosi, meningkatkan kualitas penyelenggaraan event serta mendorong pengembangan destinasi dan ekonomi kreatif agar Batam semakin kompetitif sebagai tujuan wisata internasional,” imbuhnya.
Secara nasional, Provinsi Kepri menempati peringkat tiga besar pintu masuk wisman Indonesia sepanjang 2025 dengan total 2.027.037 kunjungan, berada di bawah Bali dengan 6.948.754 kunjungan dan Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta sebanyak 2.762.538 kunjungan. Kontribusi Batam menjadi penopang utama capaian tersebut.
“Dengan tren pertumbuhan yang konsisten dalam lima tahun terakhir, sektor pariwisata Batam diproyeksikan terus menjadi salah satu motor penggerak perekonomian daerah sekaligus memperkuat posisi Kepulauan Riau sebagai destinasi unggulan nasional,” tutup Ardiwinata.
(iam)
▴-▴


















































































